Tertimpa Dahan Pohon Besar, 9 Orang Tewas saat Wisata di Mattabulu
Minggu, 03 Nov 2024 20:34
Insiden mengenaskan menimpa warga di Kabupaten Soppeng, yang hendak berwisata di Situs Pettabulue Desa Mattabulu Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Minggu, (03/11/2024). Foto: Yusuf Mandu
SOPPENG - Insiden mengenaskan menimpa warga di Kabupaten Soppeng, yang hendak berwisata di Situs Pettabulue Desa Mattabulu Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Minggu, (03/11/2024).
Pohon besar yang berada di area tersebut tumbang dan menimpa pondokan hingga mengakibatkan sembilan orang tewas dan delapan lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Pelaksana BPBD Soppeng Syahrani mengatakan, para korban datang ke situs Petta Bulu Matanre Mattabulu, untuk berwisata sambil membawa makanan sesajian dengan niat bayar hajatan.
"Sekitar pukul 11.00 WITA tiba-tiba hujan disertai dengan angin kencang dan suara petir menyambar pohon besar mengakibatkan tangkai besar tersebut jatuh dan menimpa rumah tempat istirahat pada saat makan siang sehingga pengunjung langsung berhamburan histeris," kata dia saat dikonfirmasi
Dirinya mengatakan, setelah insiden pihaknya langsung melakukan evakuasi terhdap para korban dan dilarikan ke rumah sakit. "Korban yang meningga dibawa langsung oleh keluarganya ke rumah duka," katanya.
Diketahui identitas korban meninggal yakni
1. Rosmini umur 37 tahun
2. Marnuni 34 tahun
3. Asse 40 tahun
4. Ikada
5. Wammenneng 60 tahun
6. Karyati 55 tahun
7. Agus
8. Rabiah 50 tahun
9. Nuraeni
Korban luka yakni
1. Sulfiana 20 Tahun
2. Satriana 27 Tahun
3. Hj. Nafisah 66 tahun
4. Taju
5. Sakkatang 33 tahun
6. Nur Indah Sari 39 tahun
7. Iruse 35 tahun
8. Iwan 36 tahun
Pohon besar yang berada di area tersebut tumbang dan menimpa pondokan hingga mengakibatkan sembilan orang tewas dan delapan lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Pelaksana BPBD Soppeng Syahrani mengatakan, para korban datang ke situs Petta Bulu Matanre Mattabulu, untuk berwisata sambil membawa makanan sesajian dengan niat bayar hajatan.
"Sekitar pukul 11.00 WITA tiba-tiba hujan disertai dengan angin kencang dan suara petir menyambar pohon besar mengakibatkan tangkai besar tersebut jatuh dan menimpa rumah tempat istirahat pada saat makan siang sehingga pengunjung langsung berhamburan histeris," kata dia saat dikonfirmasi
Dirinya mengatakan, setelah insiden pihaknya langsung melakukan evakuasi terhdap para korban dan dilarikan ke rumah sakit. "Korban yang meningga dibawa langsung oleh keluarganya ke rumah duka," katanya.
Diketahui identitas korban meninggal yakni
1. Rosmini umur 37 tahun
2. Marnuni 34 tahun
3. Asse 40 tahun
4. Ikada
5. Wammenneng 60 tahun
6. Karyati 55 tahun
7. Agus
8. Rabiah 50 tahun
9. Nuraeni
Korban luka yakni
1. Sulfiana 20 Tahun
2. Satriana 27 Tahun
3. Hj. Nafisah 66 tahun
4. Taju
5. Sakkatang 33 tahun
6. Nur Indah Sari 39 tahun
7. Iruse 35 tahun
8. Iwan 36 tahun
(GUS)
Berita Terkait
News
Edukasi Safety Riding Sasar Kecamatan dengan Angka Kecelakaan Tinggi
Asmo Sulsel memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara melalui program edukasi safety riding di tiga kecamatan dengan angka kecelakaan lalu lintas tertinggi di Kota Makassar.
Jum'at, 26 Jun 2026 11:03
News
Pertamina Tingkatkan Pengaturan Antrean SPBU di Bone Usai Insiden Kecelakaan
Pertamina telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU terkait untuk melakukan evaluasi dan memperkuat pengaturan antrean kendaraan guna menjaga keselamatan pengguna jalan maupun konsumen.
Sabtu, 06 Jun 2026 15:21
News
Cuaca Ekstrem, Ini Kesalahan Berkendara yang Paling Sering Jadi Pemicu Kecelakaan
Memasuki musim hujan yang disertai angin kencang dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, potensi kecelakaan lalu lintas turut meningkat. Bukan semata karena kondisi jalan yang basah dan licin, namun juga dipicu oleh berbagai kesalahan berkendara
Selasa, 10 Feb 2026 16:50
Sulsel
Pelaku Penabrak Pejalan Kaki di Punagaya Dituntut 4 Tahun Penjara
Proses hukum kasus kecelakaan yang menewaskan seorang pejalan kaki di Punagaya terus bergulir. Pelaku yang menabrak korban hingga meninggal dunia kini dituntut 4 tahun penjara oleh JPU.
Kamis, 04 Des 2025 15:19
News
Syahbandar Jeneponto Identifikasi 4 Kapal Diduga Penabrak KLM Asia Mulia
Penyebab insiden tenggelamnya KLM Asia Mulia di Perairan Bantaeng-Jeneponto pada Kamis 19 Juni 2025 lalu, hingga kini belum diketahui secara pasti.
Sabtu, 28 Jun 2025 05:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Baru Tiga Tahun Berdiri, SD Islam Athirah Bone Koleksi 24 Prestasi
2
Pertamina Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU se-Sulawesi
3
Bupati Jeneponto Ajak NU Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah
4
Bupati Bantaeng Dukung Rencana Pembangunan PLTGU 2x400 MW untuk Kawasan Industri
5
FEB UNM dan Pegadaian Perkuat Kapasitas UMKM di Bulukumba Lewat Program PKM
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Baru Tiga Tahun Berdiri, SD Islam Athirah Bone Koleksi 24 Prestasi
2
Pertamina Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU se-Sulawesi
3
Bupati Jeneponto Ajak NU Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah
4
Bupati Bantaeng Dukung Rencana Pembangunan PLTGU 2x400 MW untuk Kawasan Industri
5
FEB UNM dan Pegadaian Perkuat Kapasitas UMKM di Bulukumba Lewat Program PKM