Di Debat Pamungkas, KPU Wajo Ajak Wujudkan Pilkada Tertib dan Damai
Selasa, 12 Nov 2024 11:04
Ketua KPU Wajo, Andi Rahmat Munawar. Foto: Istimewa
WAJO - KPU Wajo menggelar debat publik kedua antar pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati di Sallo Mall, Sengkang, pada Selasa, 12 November 2024.
Kedua Paslon hadir yakni nomor urut 1, H Andi Rosman berpasangan dr Baso Rahmanuddin (Ar Rahman) dan nomor urut 2, Dr Amran Mahmud berpasangan H Amran (Pammase Berlanjut).
Ketua KPU Wajo, Andi Rahmat Munawar bersyukur pelaksanaan debat pertama bisa berjalan dengan lancar. Itu semua berkat rahmat Allah SWT serta kerja sama dan koordinasi semua pihak yang terlibat, sehingga bisa menciptakan iklim yang kondusif.
"Harapan kita pada debat publik kali ini yang merupakan debat publik yang terakhir, kita bisa kembali menyelenggarakan debat pablik yang berjalan dengan lancar, aman dan tertib," ucapnya dalam sambutan.
Rahmat memohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan pada pelaksanaan debat publik kedua ini. Sebab pada saat ini ada beberapa hal yang secara simultan berjalan.
"Namun kami tetap berusaha bagaimana agar kegiatan pelaksanaan debat publik ini berjalan dengan lancar," katanya.
Andi Rahmat melanjutkan, bedasarkan PKPU nomor 13 tahun 2024 pasal 22 ayat 1, disebutkan bahwa materi debat ini berisi tentang visi, misi dan program kerja.
Karena pada debat sebelumnya sudah membahas itu, maka pada debat kedua ini berfokus untuk mempertajam dan memperluas.
Debat pamungkas ini mengusung tema Memajukan dan menyelesaikan persoalan daerah dengan menyerasikan pelaksanaan pembangunan yang berbasis kearifan lokal serta membangun sinergitas dengan para pelaku pembangunan.
"Hal ini kemudian diturunkan menjadi 8 subtema. Dan harapan kami bisa lebih mengeksplorasi gagasan-gagasan para paslon untuk kemajuan daerah kita," terangnya.
Andi Rahmat juga mengajak semua pihak untuk menolak politik uang dan berita hoax. Ia meminta seluruh lapisan masyarakat Wajo untuk berkomitmen menolak hal ini demi mewujudkan Pilkada yang damai.
"Mari kita sama sama menjaga Pilkada di daerah kita agar tetap tenang, tertib, aman dan damai," serunya.
Kedua Paslon hadir yakni nomor urut 1, H Andi Rosman berpasangan dr Baso Rahmanuddin (Ar Rahman) dan nomor urut 2, Dr Amran Mahmud berpasangan H Amran (Pammase Berlanjut).
Ketua KPU Wajo, Andi Rahmat Munawar bersyukur pelaksanaan debat pertama bisa berjalan dengan lancar. Itu semua berkat rahmat Allah SWT serta kerja sama dan koordinasi semua pihak yang terlibat, sehingga bisa menciptakan iklim yang kondusif.
"Harapan kita pada debat publik kali ini yang merupakan debat publik yang terakhir, kita bisa kembali menyelenggarakan debat pablik yang berjalan dengan lancar, aman dan tertib," ucapnya dalam sambutan.
Rahmat memohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan pada pelaksanaan debat publik kedua ini. Sebab pada saat ini ada beberapa hal yang secara simultan berjalan.
"Namun kami tetap berusaha bagaimana agar kegiatan pelaksanaan debat publik ini berjalan dengan lancar," katanya.
Andi Rahmat melanjutkan, bedasarkan PKPU nomor 13 tahun 2024 pasal 22 ayat 1, disebutkan bahwa materi debat ini berisi tentang visi, misi dan program kerja.
Karena pada debat sebelumnya sudah membahas itu, maka pada debat kedua ini berfokus untuk mempertajam dan memperluas.
Debat pamungkas ini mengusung tema Memajukan dan menyelesaikan persoalan daerah dengan menyerasikan pelaksanaan pembangunan yang berbasis kearifan lokal serta membangun sinergitas dengan para pelaku pembangunan.
"Hal ini kemudian diturunkan menjadi 8 subtema. Dan harapan kami bisa lebih mengeksplorasi gagasan-gagasan para paslon untuk kemajuan daerah kita," terangnya.
Andi Rahmat juga mengajak semua pihak untuk menolak politik uang dan berita hoax. Ia meminta seluruh lapisan masyarakat Wajo untuk berkomitmen menolak hal ini demi mewujudkan Pilkada yang damai.
"Mari kita sama sama menjaga Pilkada di daerah kita agar tetap tenang, tertib, aman dan damai," serunya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
TP dan KPU Parepare Bahas Penyelenggaraan Pemilu Berintegritas yang Dipercaya Masyarakat
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parepare menerima kunjungan silaturahmi anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Taufan Pawe.
Rabu, 04 Mar 2026 19:33
Sulsel
Arga Prasetya Ashar Serahkan Sejumlah Bantuan saat Reses di Belawa
Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Arga Prasetya Ashar serahkan satu unit ambulans dan 150 lampu jalan kepada warga.
Jum'at, 30 Jan 2026 19:44
Sulsel
KPU Mengajar di SMA Negeri 2 Bantaeng, Tanamkan Pemahaman Asas Pemilu Generasi Muda
Dengan program KPU Mengajar dapat memberikan pemahaman mendasar tentang kepemiluan, khususnya terkait asas-asas pemilu yang menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan demokrasi di Indonesia.
Kamis, 15 Jan 2026 22:11
Sulsel
KPU Luwu Timur Gandeng Disdukcapil Perkuat Akurasi Data Pemilih Berkelanjutan
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Luwu Timur, Hamdan menegaskan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam menjalankan Program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.
Selasa, 13 Jan 2026 17:41
Sulsel
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Sempange
Musibah kebakaran terjadi di Kelurahan Sempange, Kecamatan Tanasitolo, Wajo. Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif turun langsung memberikan perhatian dan bantuan kepada warga yang terdampak.
Senin, 05 Jan 2026 08:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ilham Ari Fauzi Siapkan Road Show ke 24 Daerah, PPP Sulsel Gaspol Konsolidasi Jelang Muscab
2
Perluas Layanan Kemanusiaan, PMI Mariso Siap Perkuat Peran di Tingkat Kecamatan
3
Pemkot Makassar Batasi Mutasi ASN, Fokus Kendalikan Belanja Pegawai
4
Islam Ibadah dan Islam Politik
5
LBH Pers Makassar Tuntut Kasus Kekerasan Jurnalis Dilanjutkan Lewat Praperadilan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ilham Ari Fauzi Siapkan Road Show ke 24 Daerah, PPP Sulsel Gaspol Konsolidasi Jelang Muscab
2
Perluas Layanan Kemanusiaan, PMI Mariso Siap Perkuat Peran di Tingkat Kecamatan
3
Pemkot Makassar Batasi Mutasi ASN, Fokus Kendalikan Belanja Pegawai
4
Islam Ibadah dan Islam Politik
5
LBH Pers Makassar Tuntut Kasus Kekerasan Jurnalis Dilanjutkan Lewat Praperadilan