Kembali Bertugas, Chaidir Pastikan Tetap Lanjutkan Pembangunan
Kamis, 28 Nov 2024 14:05
AS Chaidir Syam kembali melanjutkan tugasnya sebagai Bupati Maros usai pelaksanaan Pilkada 2024. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - AS Chaidir Syam kembali melaksanakan tugasnya sebagai Bupati Maros setelah berhasil meraih kemenangan dalam Pilkada 2024 berdasarkan hitung cepat internal serta beberapa lembaga survei.
Meskipun terlibat langsung dalam kontestasi Pilkada, Chaidir menegaskan, proses pemerintahan di Kabupaten Maros tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh euforia politik yang menyertai pelaksanaan Pilkada.
"Kita pastikan bahwa roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik, karena euforia Pilkada sudah selesai. Fokus kita kini adalah melanjutkan pembangunan yang sudah direncanakan," ujar Chaidir, Kamis (28/11/2024).
Dia menambahkan, sebagai pemimpin daerah, dirinya memiliki komitmen untuk menyelesaikan program-program yang telah dijanjikan selama periode pertama jabatannya.
Khusus hari ini pihaknya tengah melakukan evaluasi terhadap implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG).
Chaidir mengungkapkan, pihaknya telah berhasil mendapatkan persetujuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terkait pelaksanaan PUG di Maros.
"Alhamdulillah, PUG kita sudah mendapat pengakuan dan penilaian positif dari kementerian. Mudah-mudahan, nilai ini bisa terus bertahan dan bahkan meningkat ke depannya," ujarnya.
Selain itu, Chaidir juga membuka cadangan pangan di Kabupaten Maros sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk konkret dari komitmen Pemerintah Kabupaten Maros dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta memperkuat ekonomi daerah.
“Ini adalah bagian dari upaya kita untuk menjaga ketahanan pangan lokal, serta memastikan bahwa Kabupaten Maros berkontribusi positif terhadap program ketahanan pangan yang digagas oleh pemerintah pusat,” tambahnya.
Dengan semangat untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan dan memperhatikan berbagai sektor strategis.
Chaidir Syam bertekad untuk membawa Kabupaten Maros menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Meskipun terlibat langsung dalam kontestasi Pilkada, Chaidir menegaskan, proses pemerintahan di Kabupaten Maros tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh euforia politik yang menyertai pelaksanaan Pilkada.
"Kita pastikan bahwa roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik, karena euforia Pilkada sudah selesai. Fokus kita kini adalah melanjutkan pembangunan yang sudah direncanakan," ujar Chaidir, Kamis (28/11/2024).
Dia menambahkan, sebagai pemimpin daerah, dirinya memiliki komitmen untuk menyelesaikan program-program yang telah dijanjikan selama periode pertama jabatannya.
Khusus hari ini pihaknya tengah melakukan evaluasi terhadap implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG).
Chaidir mengungkapkan, pihaknya telah berhasil mendapatkan persetujuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terkait pelaksanaan PUG di Maros.
"Alhamdulillah, PUG kita sudah mendapat pengakuan dan penilaian positif dari kementerian. Mudah-mudahan, nilai ini bisa terus bertahan dan bahkan meningkat ke depannya," ujarnya.
Selain itu, Chaidir juga membuka cadangan pangan di Kabupaten Maros sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk konkret dari komitmen Pemerintah Kabupaten Maros dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta memperkuat ekonomi daerah.
“Ini adalah bagian dari upaya kita untuk menjaga ketahanan pangan lokal, serta memastikan bahwa Kabupaten Maros berkontribusi positif terhadap program ketahanan pangan yang digagas oleh pemerintah pusat,” tambahnya.
Dengan semangat untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan dan memperhatikan berbagai sektor strategis.
Chaidir Syam bertekad untuk membawa Kabupaten Maros menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Maros Perkuat Konektivitas Wilayah Lewat Pembangunan Jalan dan Jembatan Strategis
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros meresmikan sejumlah proyek infrastruktur jalan dan jembatan yang tersebar di beberapa kecamatan.
Minggu, 04 Jan 2026 20:14
Sulsel
Sempat Viral, Siswa Sekolah Kolong di Tompobulu Kini Miliki Gedung Belajar
Niat Bupati Maros meresmikan bangunan sekolah kolong di dusun Bara yang sempat viral, akhirnya kandas. Di perjalanan, Chaidir Syam dan rombongan dicegat air bah yang sangat deras.
Minggu, 04 Jan 2026 12:21
Sulsel
Tertinggi Dalam Sejarah, Capaian PAD Maros Tembus Rp329 Miliar
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros tahun 2025 mencatatkan capaian tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan keuangan daerah.
Minggu, 04 Jan 2026 11:50
Sulsel
Pemkab Maros Tunaikan Janji, 4.639 PPPK Paruh Waktu Terima SK
Sebanyak 4.639 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten Maros.
Selasa, 30 Des 2025 18:55
Sulsel
Bupati Maros Larang Masyarakat Rayakan Pergantian Tahun Berlebihan
Melalui surat imbauan resmi yang bernomor bernomor: 100.3.4.2/2/SATPOL PP, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros melarang adanya perayaan yang bersifat hura-hura.
Selasa, 30 Des 2025 16:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pembangunan Stadion Untia Masuk Tahap Tender Terbuka Lewat LPSE Makassar
2
Sempat Viral, Siswa Sekolah Kolong di Tompobulu Kini Miliki Gedung Belajar
3
Tertinggi Dalam Sejarah, Capaian PAD Maros Tembus Rp329 Miliar
4
Bupati Luwu Timur Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang
5
Pilkada Dikembalikan ke DPRD: Jalan Konstitusional atau Kemunduran Demokrasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pembangunan Stadion Untia Masuk Tahap Tender Terbuka Lewat LPSE Makassar
2
Sempat Viral, Siswa Sekolah Kolong di Tompobulu Kini Miliki Gedung Belajar
3
Tertinggi Dalam Sejarah, Capaian PAD Maros Tembus Rp329 Miliar
4
Bupati Luwu Timur Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang
5
Pilkada Dikembalikan ke DPRD: Jalan Konstitusional atau Kemunduran Demokrasi