Kantor Desa Paselloreng Wajo Berdiri di Atas Lahan Kementerian BUMN
Jum'at, 31 Mar 2023 16:13
Kantor Desa Paselloreng Kabupaten Wajo, berdiri di lahan aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PTPN XIV. Foto: Istimewa
WAJO - Kantor Desa Paselloreng Kabupaten Wajo, berdiri di lahan aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PTPN XIV.
Kondisi ini membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo meminta kepada Pemkab Wajo untuk segera melakukan Koordinasi dengan pihak terkait.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Wajo, Taqwa Gaffar mengatakan, sejak pembangunan proyek strategi nasional Bendungan Paselloreng, teritorial wilayah Desa Paselloreng sebaagian besar sudah tidak ada.
Bahkan Kantor Desa Paselloreng saat ini, berdiri di wilayah Bekkae milik PTPN XIV atau berada di atas lahan aset milik kementerian BUMN
"Kantor desa dibangun menggunakan ADD yang bersumber dari APBD namun lahan tempat berdirinya bagunan bukan milik aset desa atau aset Pemkab Wajo," ujarnya, Kamis (30/3/2023).
Menurut Politisi Partai NasDem itu, pada awal Ramadan lalu sejumlah mahasiswa datang menyambangi gedung DPRD Kabupaten Wajo untuk menanyakan permasalahan tersebut.
Sebab jika dibiarkan maka pembangunan yang dilakukan Pemerintah Desa Paselloreng akan menjadi temuan Inspektorat atau BPK.
"Kami dorong Pemkab Wajo untuk segera melakukan koordinasi dengan PTPN atau Kementrian BUMN selaku pemilik aset agar status Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Paselloreng segera menjadi aset desa. Hal itu perlu dilakukan sebab pembangunan pemerintah desa menggunakan ADD yang bersumber dari APBD," jelasnya.
Di sisi lain, Mantan Ketua Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB), Herianto Ardi menjelaskan, salain persoalan HGU, banyak lahan milik Desa Paselloreng rata- rata hibah yang tidak tercatat di Aset Pemda dan sangat rawan di gugat oleh orang perorang
"Memang perlu aset daerah ini di inventarisasi karena masih banyak aset yang tidak terdaftar di Aset," tandasnya.
Kondisi ini membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo meminta kepada Pemkab Wajo untuk segera melakukan Koordinasi dengan pihak terkait.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Wajo, Taqwa Gaffar mengatakan, sejak pembangunan proyek strategi nasional Bendungan Paselloreng, teritorial wilayah Desa Paselloreng sebaagian besar sudah tidak ada.
Bahkan Kantor Desa Paselloreng saat ini, berdiri di wilayah Bekkae milik PTPN XIV atau berada di atas lahan aset milik kementerian BUMN
"Kantor desa dibangun menggunakan ADD yang bersumber dari APBD namun lahan tempat berdirinya bagunan bukan milik aset desa atau aset Pemkab Wajo," ujarnya, Kamis (30/3/2023).
Menurut Politisi Partai NasDem itu, pada awal Ramadan lalu sejumlah mahasiswa datang menyambangi gedung DPRD Kabupaten Wajo untuk menanyakan permasalahan tersebut.
Sebab jika dibiarkan maka pembangunan yang dilakukan Pemerintah Desa Paselloreng akan menjadi temuan Inspektorat atau BPK.
"Kami dorong Pemkab Wajo untuk segera melakukan koordinasi dengan PTPN atau Kementrian BUMN selaku pemilik aset agar status Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Paselloreng segera menjadi aset desa. Hal itu perlu dilakukan sebab pembangunan pemerintah desa menggunakan ADD yang bersumber dari APBD," jelasnya.
Di sisi lain, Mantan Ketua Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB), Herianto Ardi menjelaskan, salain persoalan HGU, banyak lahan milik Desa Paselloreng rata- rata hibah yang tidak tercatat di Aset Pemda dan sangat rawan di gugat oleh orang perorang
"Memang perlu aset daerah ini di inventarisasi karena masih banyak aset yang tidak terdaftar di Aset," tandasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Andi Rosman Komitmen Lakukan Pencegahan Korupsi di Lingkup Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Andi Rosman menyampaikan komitmennya untuk melakukan pencegahan korupsi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo.
Kamis, 09 Jul 2026 18:29
Sulsel
Pemkab Wajo Serius Lindungi Kekayaan Intelektual Daerah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Wajo resmi menandatangani nota kesepakatan di bidang Kekayaan Intelektual, komitmen bersama untuk memastikan kekayaan budaya dan inovasi Wajo
Rabu, 03 Jun 2026 17:00
Sulsel
Polisi Segera Periksa Eks Sekwan Wajo soal Dugaan Korupsi Anggaran Reses DPRD
Kepolisian Resor (Polres) Wajo akan segera memeriksa mantan Sekretaris Dewan (Sekwan), Sainal Hayat soal kasus dugaan korupsi anggaran makan minum reses Anggota DPRD Wajo tahun 2023
Rabu, 20 Mei 2026 13:44
Sulsel
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
Mantan Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Wajo , Sainal Hayat mempersilahkan aparat kepolisian untuk masuk mengusut kasus dugaan korupsi anggaran makan minum reses anggota DPRD Wajo tahun 2023, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 16:20
Sulsel
Pembangunan Infrastruktur di Wajo Terus Digenjot, 53 Ruas Jalan Tuntas Diperbaiki Ditengah Efisiensi
Pembangunan Infrastruktur jalan di Kabupaten Wajo terus di genjot. Sejumlah ruas jalan yang masuk dalam kategori rusak berat dan sedang kini telah di perbaiki
Jum'at, 03 Apr 2026 17:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pengusaha Muda Jeneponto Syamsul Alam Gabung PKS, Terinspirasi Aksi Sosial Partai
2
159 Siswa Baru SMA Islam Athirah Bukit Baruga Ikuti Quranic Camp
3
Tabrakan Motor dengan Mobil Pick Up di Malili, Dua Pelajar SMP Tewas
4
Legislator DPRD Makassar Desak PT GMTD Tbk Segera Bangun Masjid di Green River View
5
Pertamina Percepat Distribusi Biosolar Lewat Tambahan Mobil Tangki & Operasional 24 Jam
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pengusaha Muda Jeneponto Syamsul Alam Gabung PKS, Terinspirasi Aksi Sosial Partai
2
159 Siswa Baru SMA Islam Athirah Bukit Baruga Ikuti Quranic Camp
3
Tabrakan Motor dengan Mobil Pick Up di Malili, Dua Pelajar SMP Tewas
4
Legislator DPRD Makassar Desak PT GMTD Tbk Segera Bangun Masjid di Green River View
5
Pertamina Percepat Distribusi Biosolar Lewat Tambahan Mobil Tangki & Operasional 24 Jam