Aktivis Sulsel Desak Pencabutan Izin Distributor Pupuk Bermasalah di Jeneponto
Senin, 23 Des 2024 16:57
Aktivis SPMP Rais Al Jihad (kiri) meminta pemerintah mencabut izin distribusi pupuk subsidi pada distributor nakal. Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
JENEPONTO - Aktivis Simpul Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda Rais Al Jihad mendesak pemerintah agar mencabut izin distributor pupuk subsidi bermasalah di Kabupaten Jeneponto. Ini ia klaim sesuai dengan instruksi Menteri Pertanian RI.
"Saya teringat perintah Menteri Pertanian, cabut izin distributor pupuk subsidi yang naikkan harga," ungkap Rais Al Jihad, Senin (23/12/2024).
Rais juga meminta kepada pihak Direktur Utama Pupuk Indonesia untuk mengambil langkah tegas agar segera menghentikan kerja sama dengan tiga distributor yang bermasalah di Jeneponto.
"Saya minta kepada direktur utama Pupuk Indonesia agar segera mencabut dan menghentikan kerjasamanya kepada tiga distributor bermasalah," ia menegaskan. Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jeneponto telah menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pupuk subsidi beberapa waktu lalu. Tersangka merupakan perwakilan distributor pupuk dari Koperasi Perdagangan Indonesia (KPI) Jeneponto berinisial AR. Akibat kasus dugaan korupsi pupuk bersubsidi tersebut, negara merugi Rp6 miliar.
Berangkat dai kasus tersebut, Rais mendorong penyidik untuk mendalami pihak terkait lainnya, termasuk distributor pupuk CV Anjas dan Puskud. "Kami minta penyidik harus mendalami pihak terkait lainnya termasuk Distributor CV Anjas dan Puskud," tegas Rais Al Jihad kepada SINDO Makassar.
"Saya teringat perintah Menteri Pertanian, cabut izin distributor pupuk subsidi yang naikkan harga," ungkap Rais Al Jihad, Senin (23/12/2024).
Rais juga meminta kepada pihak Direktur Utama Pupuk Indonesia untuk mengambil langkah tegas agar segera menghentikan kerja sama dengan tiga distributor yang bermasalah di Jeneponto.
"Saya minta kepada direktur utama Pupuk Indonesia agar segera mencabut dan menghentikan kerjasamanya kepada tiga distributor bermasalah," ia menegaskan. Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jeneponto telah menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pupuk subsidi beberapa waktu lalu. Tersangka merupakan perwakilan distributor pupuk dari Koperasi Perdagangan Indonesia (KPI) Jeneponto berinisial AR. Akibat kasus dugaan korupsi pupuk bersubsidi tersebut, negara merugi Rp6 miliar.
Berangkat dai kasus tersebut, Rais mendorong penyidik untuk mendalami pihak terkait lainnya, termasuk distributor pupuk CV Anjas dan Puskud. "Kami minta penyidik harus mendalami pihak terkait lainnya termasuk Distributor CV Anjas dan Puskud," tegas Rais Al Jihad kepada SINDO Makassar.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T
Pupuk Indonesia berkomitmen menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai prinsip 7T, yakni tepat sasaran, tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat tempat, dan tepat mutu.
Senin, 08 Jun 2026 16:54
News
Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Dipastikan Sesuai HET
Pemilik CV Semoga Raya, Modernasasi, mengatakan hasil penelusuran di lapangan tidak menemukan pelanggaran dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Kecamatan Cina maupun Kecamatan Amali.
Kamis, 04 Jun 2026 10:42
Sulsel
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
Untuk pertama kalinya, petani terdaftar di Kecamatan Rongkong berhasil melakukan penebusan pupuk bersubsidi yang disalurkan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero).
Sabtu, 16 Mei 2026 12:30
News
Pupuk Indonesia Tindak PPTS di Bone Usai Diduga Gunakan Uang Petani
PT Pupuk Indonesia (Persero) mengambil langkah tegas terhadap penyaluran pupuk bersubsidi yang bermasalah di Kabupaten Bone.
Senin, 11 Mei 2026 06:02
News
Mentan Kumpulkan 170 Bupati, Perkuat Irigasi dan Perkebunan Jaga Produksi Pangan Nasional
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengkonsolidasikan sekitar 170 bupati dari seluruh Indonesia, untuk memperkuat program irigasi dan pengembangan perkebunan sebagai langkah strategis menjaga produksi pangan nasional.
Senin, 20 Apr 2026 23:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
2
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
3
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
4
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
5
Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
2
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
3
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
4
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
5
Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen