Bupati Adnan Buka Rakor Apkasi Terkait Isu Strategis Nasional dan Daerah
Kamis, 23 Jan 2025 17:13
Sekretaris Jenderal Apkasi Adnan Purichta Ichsan membuka Rapat Koordinasi Terkait Isu-isu Strategis Nasional dan Daerah. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, yang juga Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) membuka Rapat Koordinasi Terkait Isu-isu Strategis Nasional dan Daerah, Kamis (23/1/2025). Pembukaan dilakukan virtual dari Ruang Kerja Bupati.
Adnan mengatakan dalam hal kebijakan nasional yang berhubungan dengan daerah, Apkasi telah menjadi mitra strategis pemerintah, DPR RI dan DPD RI. Di mana Apkasi sering kali dimintai pendapat, saran dan masukan sebelum kebijakan tersebut disahkan menjadi undang-undang atau peraturan pemerintah.
“Tantangan Apkasi sebagai organisasi pemerintah daerah terbesar di Indonesia semakin besar, mengingat banyak kewenangan pemerintah daerah yang telah ditarik ke provinsi atau dikembalikan ke pusat. Sehingga melalui Rakor ini kami ingin mendapatkan masukan tentang isu-isu strategis yang berdampak terhadap daerah sekaligus mendiskusikan solusi terbaik atas isu yang diangkat,” ungkapnya.
Orang nomor satu di Gowa itu menyebut di awal tahun ini, Apkasi telah mendapatkan tiga undangan untuk menjadi narasumber, yakni terkait penerapan SIPD secara penuh sebagai aplikasi umum bidang pemerintahan daerah, kemudian terkait solusi guna ulang dan rancangan peta jalan pengurangan sampah, dan pembahasan masalah tata kelola pemerintahan desa.
“Isu-isu ini tentunya berdampak langsung maupun tidak langsung kepada kita di daerah. Kami meyakini ke depan, akan banyak lagi undangan kepada Apkasi untuk membahas isu-isu strategis lainnya dan tentunya kita harus siap dengan segala pendapat, saran dan masukan,” jelasnya.
Olehnya itu, ia meminta, isu-isu yang muncul tidak berhenti di Rakor ini, tapi dibutuhkan tindak lanjut pembahasan secara kontinyu yang melibatkan anggota. Menurutnya dengan keterlibatan anggota, maka Apkasi akan semakin memahami isu-isu apa yang berdampak terhadap daerah dan solusi-solusi yang dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan yang ada.
“Tentu kami, Dewan Pengurus Apkasi akan selalu berupaya keras agar kebijakan-kebijakan yang diterbitkan oleh Pemerintah tidak merugikan daerah dengan melakukan advokasi dan lobby-lobby ke DPRI RI dan Kementerian seperti yang telah kami lakukan selama ini,” tutup Adnan.
Rakor ini diikuti seluruh pengurus dan anggota Apkasi.
Adnan mengatakan dalam hal kebijakan nasional yang berhubungan dengan daerah, Apkasi telah menjadi mitra strategis pemerintah, DPR RI dan DPD RI. Di mana Apkasi sering kali dimintai pendapat, saran dan masukan sebelum kebijakan tersebut disahkan menjadi undang-undang atau peraturan pemerintah.
“Tantangan Apkasi sebagai organisasi pemerintah daerah terbesar di Indonesia semakin besar, mengingat banyak kewenangan pemerintah daerah yang telah ditarik ke provinsi atau dikembalikan ke pusat. Sehingga melalui Rakor ini kami ingin mendapatkan masukan tentang isu-isu strategis yang berdampak terhadap daerah sekaligus mendiskusikan solusi terbaik atas isu yang diangkat,” ungkapnya.
Orang nomor satu di Gowa itu menyebut di awal tahun ini, Apkasi telah mendapatkan tiga undangan untuk menjadi narasumber, yakni terkait penerapan SIPD secara penuh sebagai aplikasi umum bidang pemerintahan daerah, kemudian terkait solusi guna ulang dan rancangan peta jalan pengurangan sampah, dan pembahasan masalah tata kelola pemerintahan desa.
“Isu-isu ini tentunya berdampak langsung maupun tidak langsung kepada kita di daerah. Kami meyakini ke depan, akan banyak lagi undangan kepada Apkasi untuk membahas isu-isu strategis lainnya dan tentunya kita harus siap dengan segala pendapat, saran dan masukan,” jelasnya.
Olehnya itu, ia meminta, isu-isu yang muncul tidak berhenti di Rakor ini, tapi dibutuhkan tindak lanjut pembahasan secara kontinyu yang melibatkan anggota. Menurutnya dengan keterlibatan anggota, maka Apkasi akan semakin memahami isu-isu apa yang berdampak terhadap daerah dan solusi-solusi yang dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan yang ada.
“Tentu kami, Dewan Pengurus Apkasi akan selalu berupaya keras agar kebijakan-kebijakan yang diterbitkan oleh Pemerintah tidak merugikan daerah dengan melakukan advokasi dan lobby-lobby ke DPRI RI dan Kementerian seperti yang telah kami lakukan selama ini,” tutup Adnan.
Rakor ini diikuti seluruh pengurus dan anggota Apkasi.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Gowa Lepas 1.421 JCH, Wamenhaj Tegaskan Kuota Transparan dan Berkeadilan
Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, bersama Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menghadiri Bimbingan Manasik Haji dan Pelepasan Jemaah Haji Reguler Kabupaten Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf, Sabtu (7/2).
Sabtu, 07 Feb 2026 18:37
Sulsel
Empat Ranperda Gowa Disepakati Dibahas, DPRD Bentuk Pansus
Empat Ranperda Kabupaten Gowa disepakati untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan setelah Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa, Jumat (6/2).
Sabtu, 07 Feb 2026 09:56
Sulsel
Menko Pangan Bareng Pemkab Gowa Perketat Kontrol Mutu MBG Jelang Ramadan
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan Program MBG berjalan sesuai standar mutu, terutama menjelang Ramadan.
Jum'at, 06 Feb 2026 20:08
Sulsel
Sekda Gowa Tekankan Komitmen Lintas Sektor Wujudkan Kabupaten Sehat
Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan pentingnya komitmen dan konsistensi lintas sektor dalam menjalankan program Kabupaten Sehat.
Jum'at, 06 Feb 2026 10:45
Sulsel
Gowa Mulai Tertibkan Reklame Ilegal, Pendekatan Humanis Didahulukan
Pemerintah Kabupaten Gowa mulai memperketat penertiban reklame yang tidak berizin maupun telah habis masa berlakunya.
Kamis, 05 Feb 2026 15:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
2
Jalan Rusak Ganggu Akses Pasar, Walkot Munafri Perintahkan Perbaikan Cepat
3
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri
4
Bone Mulai Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bernilai Rp20 Triliun
5
Penggusuran? BUKAN. Ini Penertiban
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
2
Jalan Rusak Ganggu Akses Pasar, Walkot Munafri Perintahkan Perbaikan Cepat
3
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri
4
Bone Mulai Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bernilai Rp20 Triliun
5
Penggusuran? BUKAN. Ini Penertiban