Anggota DPRD Palopo Cendrana Martani Bersama PT Awa Bagi 20.000 Kg Beras

Minggu, 09 Apr 2023 21:00
Anggota DPRD Palopo Cendrana Martani Bersama PT Awa Bagi 20.000 Kg Beras
Anggota DPRD Kota Palopo Cendrana Saputra Martani bersama PT Awa Nyonya Walet membagikan 20.000 kilogram beras selama Ramadan. Foto: SINDO Makasdar/Chaeruddin
Comment
Share
PALOPO - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo dari Partai Demokrat, Cendrana Saputra Martani (CSM) bersama PT Awa Nyonya Walet membagikan 20.000 kilogram beras selama Bulan Suci Ramadan.

20 ton beras kualitas premium ini rencananya dibagikan ke 2.000 kepala keluarga (KK). Beras ini mulai dibagikan Sabtu 8 April hingga beberapa hari ke depan di kediaman Cendrana, Jalan Yos Sudarso (Tanjung Ringgit), Kelurahan Pontap.

Tidak hanya menyasar warga sekitar Pontap, bantuan tersebut juga diserahkan ke warga lain di Kota Palopo, termasuk beberapa warga di Kabupaten Luwu.

Baca juga: Baznas Kota Palopo Salurkan Bantuan untuk 86 Orang Muzakki

"Alhamdulillah, tahun ini kembali kami bersama PT Awa Nyonya Walet membagikan 20 ton beras premium ke warga. Memang rutin kita bagikan setiap tahun, mohon doanya keluarga semua, semoga tiap tahun bisa kami lakukan," ujar Cendrana.

"Sudah menjadi komitmen kami (bersama Nyonya Walet) setiap tahun kita serahkan bantuan beras tepat di bulan suci Ramadan yang penuh berkah dan pada hari ini pembagian beras difokuskan untuk warga Pontap, sementara wilayah lainnya tetap didrop melalui penanggung jawab masing-masing kelurahan," lanjutnya.

Owner PT Awa Nyonya Walet, Evaria, mengucap syukur atas lancarnya usaha mereka hingga saat ini.

Baca juga: Dianggarkan Rp91 Miliar, Menara Pusat Kuliner Palopo Rampung Juni

"Ini pula tentu berkat doa para warga Kota Palopo. Alhamdulillah, usaha kami terus berkembang. Bersama anggota DPRD Kota Palopo, Cendrana, tahun ini kembali kami berbagi khususnya di Bulan Suci Ramadan," ujar Evaria.

"Semoga bantuan ini berkah dan membantu warga di bulan Ramadan," sambung putri dari pengusaha Benglay ini.

Diceritakan soal usahanya, awal mula produksi Nyonya Walet dimulai pada 2020 lalu di Jambi dan sekarang produksinya pindah ke Tangerang Selatan.

Baca juga: Dianggarkan Rp91 Miliar, Menara Pusat Kuliner Palopo Rampung Juni

"Khasiat produk Nyonya Walet sangat baik untuk ibu hamil, ibu menyusui, penyakit asam lambung, serta membuat bayi yang baru lahir menjadi bersih," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Dukung Pelaksanaan Haji, Bulog Mulai Ekspor Beras ke Arab Saudi
Ekbis
Dukung Pelaksanaan Haji, Bulog Mulai Ekspor Beras ke Arab Saudi
Pemerintah melalui Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyepakati rencana ekspor Beras Haji Tahun 2026 yang diusulkan oleh Perum BULOG.
Senin, 09 Feb 2026 20:03
Stok Melimpah, Bulog Sebut Sulsel Pilar Ketahanan Pangan Nasional
News
Stok Melimpah, Bulog Sebut Sulsel Pilar Ketahanan Pangan Nasional
Direktur Utama Perum BULOG, Mayjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, mengapresiasi kinerja Kanwil Sulselbar yang dinilai menunjukkan performa terbaik secara nasional.
Jum'at, 06 Feb 2026 19:43
Mentan Amran: Aceh Surplus Beras 871.000 ton, Tidak Perlu Impor
News
Mentan Amran: Aceh Surplus Beras 871.000 ton, Tidak Perlu Impor
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Provinsi Aceh berada dalam kondisi surplus beras yang sangat besar, sehingga tidak ada alasan bagi siapa pun untuk melakukan impor
Selasa, 25 Nov 2025 19:18
Mentan Amran: Beras Ilegal Ditindak, Sebelum Bersandar di Batam
News
Mentan Amran: Beras Ilegal Ditindak, Sebelum Bersandar di Batam
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali menunjukkan tindakan tegas terhadap masuknya beras ilegal. Setelah sebelumnya menyegel 250 ton beras ilegal di Sabang, kini ia menyegel 40,4 ton beras ilegal di Batam.
Selasa, 25 Nov 2025 19:09
Mentan Amran: Indonesia Kebut Swasembada, Halau Upaya Impor Ilegal
News
Mentan Amran: Indonesia Kebut Swasembada, Halau Upaya Impor Ilegal
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah mempercepat swasembada beras nasional dan menghentikan setiap upaya impor yang bertentangan dengan kebijakan negara.
Minggu, 23 Nov 2025 23:58
Berita Terbaru