Bupati Gowa Minta Bantuan Varietas Inggul dan Sarana Pertanian ke Kementan
Kamis, 20 Mar 2025 15:37
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang saat Rapat Koordinasi Satgas Swasembada Pangan bersama Kementerian Pertanian RI. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus berupaya meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Gowa. Salah satunya dengan mempercepat proses masa tanam.
Hal tersebut disampaikan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang pada Rapat Koordinasi Satgas Swasembada Pangan bersama Kementerian Pertanian RI di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (20/3).
"Pemerintah Kabupaten Gowa selalu mendukung setiap program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian, khususnya dalam mempercepat pertanaman padi sesuai target yang diberikan. Bahkan saat ini sedang berlangsung panen dengan luas kurang lebih 18.000 hektare dan rencana tanamnya di April-Mei 2025," katanya.
Pada kesempatan itu, dirinya menegaskan setiap kecamatan melalui peran multisektor antara lain, camat, penyuluh, hingga petani harus mampu mencapai target yang telah diberikan oleh pemerintah pusat. Termasuk melaporkan setiap progres ke SKPD terkait.
"Saya tekankan kepada camat, penyuluh, petani terutama mereka yang siap membantu para petani untuk siap ditarget. Jadi kita mendukung program percepatan yang disampaikan oleh pemerintah pusat, apalagi Gowa dengan luas lahan pertanian di urutan kelima memungkinkan untuk Gowa bisa jadi baik, lebih maju, dan menjadi role model bagi semuanya," jelasnya.
Olehnya demi mendukungan hal ini, dirinya juga meminta kementerian pertanian dapat memberikan bantuan benih varietas unggul dan bersertifikat, serta sarana pendukug prpduksi pertanian berupa alat tanam padi (transplanter), traktor dan combine.
"Di sini juga termasuk kami mensukseskan swasembada pangan melalui Gowa Sejahtera. Masyarakat yang mempunyai lahan pertanian namun terkendala dibibit pasti kami bantu, tetapi kami berharap untuk lebih di bantu lagi melalui pemerintah pusat agar masyarakat, khususnya petani bisa mendapatkan hasil pertanian yang lebih baik dan berkualitas sesuai dengan target yang diharapkan oleh kita semua," harapnya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang pada Rapat Koordinasi Satgas Swasembada Pangan bersama Kementerian Pertanian RI di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (20/3).
"Pemerintah Kabupaten Gowa selalu mendukung setiap program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian, khususnya dalam mempercepat pertanaman padi sesuai target yang diberikan. Bahkan saat ini sedang berlangsung panen dengan luas kurang lebih 18.000 hektare dan rencana tanamnya di April-Mei 2025," katanya.
Pada kesempatan itu, dirinya menegaskan setiap kecamatan melalui peran multisektor antara lain, camat, penyuluh, hingga petani harus mampu mencapai target yang telah diberikan oleh pemerintah pusat. Termasuk melaporkan setiap progres ke SKPD terkait.
"Saya tekankan kepada camat, penyuluh, petani terutama mereka yang siap membantu para petani untuk siap ditarget. Jadi kita mendukung program percepatan yang disampaikan oleh pemerintah pusat, apalagi Gowa dengan luas lahan pertanian di urutan kelima memungkinkan untuk Gowa bisa jadi baik, lebih maju, dan menjadi role model bagi semuanya," jelasnya.
Olehnya demi mendukungan hal ini, dirinya juga meminta kementerian pertanian dapat memberikan bantuan benih varietas unggul dan bersertifikat, serta sarana pendukug prpduksi pertanian berupa alat tanam padi (transplanter), traktor dan combine.
"Di sini juga termasuk kami mensukseskan swasembada pangan melalui Gowa Sejahtera. Masyarakat yang mempunyai lahan pertanian namun terkendala dibibit pasti kami bantu, tetapi kami berharap untuk lebih di bantu lagi melalui pemerintah pusat agar masyarakat, khususnya petani bisa mendapatkan hasil pertanian yang lebih baik dan berkualitas sesuai dengan target yang diharapkan oleh kita semua," harapnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
El Nino Mengancam, Mentan Amran Klaim Cadangan Pangan Aman
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah ancaman El Nino ekstrem yang diperkirakan terjadi pada April hingga Oktober 2026.
Kamis, 26 Mar 2026 21:47
Sulsel
Ziarah Makam Arung Palakka, Bone dan Gowa Perkuat Sinergi Pembangunan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menerima kunjungan Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, dalam rangka ziarah ke makam Raja Bone ke-XV, Latenritatta Datu Mario atau Arung Palakka.
Kamis, 26 Mar 2026 16:49
Sulsel
Manfaatkan Momentum Idulfitri, Bupati Gowa Kembali Kunjungi Tokoh Masyarakat
Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah ini terus dimanfaatkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang untuk mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Kamis, 26 Mar 2026 15:06
Sulsel
Hadirkan Tokoh Adat-Akademisi, AMSY Kupas Patriotisme dan Syiar Islam Syekh Yusuf
Syekh Yusuf merupakan tokoh nasional yang berasal dari Kabupaten Gowa. Dia bukan hanya pahlawan bagi Indonesia tapi jejaknya sampai ke cape town Afrika Selatan.
Kamis, 26 Mar 2026 10:08
Sulsel
Pererat Sinergi Pemerintah dan Tokoh Adat, Bupati Gowa Lakukan Kunjungan Silaturahmi
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang bersama Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Jeneberang, Khaerul Aco melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Tokoh Adat, Andi Syamsuddin A. Idjo Patta Sassu
Rabu, 25 Mar 2026 11:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Antisipasi El Nino, Pemkab Sidrap Percepat Musim Tanam
2
Waspada! Penipuan Pekerti Berbayar Rp1,8 Juta Catut Nama Plt Rektor UNM
3
El Nino Mengancam, Mentan Amran Klaim Cadangan Pangan Aman
4
Di PSBM XXVI, Appi Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi Makassar
5
Dekan FIB Unhas Ungkap Sejarah dan Motivasi Merantau Orang Bugis-Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Antisipasi El Nino, Pemkab Sidrap Percepat Musim Tanam
2
Waspada! Penipuan Pekerti Berbayar Rp1,8 Juta Catut Nama Plt Rektor UNM
3
El Nino Mengancam, Mentan Amran Klaim Cadangan Pangan Aman
4
Di PSBM XXVI, Appi Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi Makassar
5
Dekan FIB Unhas Ungkap Sejarah dan Motivasi Merantau Orang Bugis-Makassar