Mentan RI Gerak Cepat Tangani Banjir di Bone, Bawa Bantuan Pangan Rp9 Miliar
Senin, 11 Mei 2026 13:18
Menteri Amran Sulaiman menyerahkan bantuan untuk korban banjir kepada Bupati Bone, Asman Sulaiman, Senin (11/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Justang Muhammad
BONE - Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, khususnya di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Penanganan bencana melibatkan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman yang dikenal sebagai “Trio Sulaiman”.
Banjir yang terjadi pada Jumat (8/5/2026) merendam permukiman warga dan menyebabkan korban jiwa di sejumlah titik.
Sejak Jumat subuh, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir. Pemerintah Kabupaten Bone kemudian mendirikan posko bencana, dapur umum, serta menyalurkan santunan kepada warga terdampak.
Selanjutnya, pada Sabtu (9/5/2026), Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman turut meninjau lokasi banjir di Kabupaten Bone. Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar dan 500 paket bantuan untuk masyarakat terdampak.
Penanganan bencana semakin diperkuat dengan kedatangan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Bone, Senin (11/5/2026). Di tengah agenda nasionalnya, Mentan RI hadir langsung membawa bantuan senilai Rp9 miliar untuk masyarakat terdampak banjir.
Kedatangan Mentan RI disambut Bupati Bone Andi Asman Sulaiman didampingi Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bone.
Penyerahan bantuan dipusatkan di Posko Bencana Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian RI secara simbolis menyerahkan 33 truk bantuan pangan dan sembako senilai Rp9 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bone. Bantuan itu terdiri atas beras, minyak goreng, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya untuk masyarakat terdampak banjir.
Selain bantuan pemerintah, Andi Amran Sulaiman juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp1 miliar. Bantuan tambahan turut diberikan Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman sebesar Rp500 juta.
Santunan kepada anak yatim dan berbagai bantuan kemanusiaan lainnya juga disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir.
Di hadapan warga, Menteri Pertanian RI mengaku tergerak untuk datang langsung membantu masyarakat Bone yang tengah dilanda musibah.
“Saya tergerak hati saya, karena daerah lain saja bencana saya datang, apalagi ini kampung saya yang membutuhkan bantuan,” kata Andi Amran Sulaiman.
Mentan RI juga menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang menyebabkan korban meninggal dunia dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami terima laporan kemarin, bahwa di Panyula, Bone, Sulawesi Selatan, ada bencana. Dan ada korban meninggal, ada dua orang, bahkan ada yang sakit dan seterusnya,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertanian bersama rombongan turut meninjau kondisi sungai di kawasan terdampak banjir. Dari hasil peninjauan ditemukan adanya pendangkalan sungai yang cukup parah sehingga memperburuk aliran air saat curah hujan tinggi.
“Kami datang langsung mewakili pemerintah melihat kenapa terjadi banjir. Ternyata terjadi pendangkalan sungai yang cukup panjang. Insyaallah satu minggu kita selesaikan,” katanya.
Ia menegaskan, penanganan pendangkalan sungai menjadi perhatian serius pemerintah dan merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan bencana di daerah.
Sementara itu, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap masyarakat Bone yang terdampak banjir.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bone bersama seluruh unsur terkait terus bergerak melakukan penanganan darurat, pendistribusian bantuan, hingga percepatan pemulihan pascabanjir di berbagai wilayah terdampak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 141/Toddopuli, Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Badan Pangan Nasional, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Ketua DPRD Kabupaten Bone, Kapolres Bone, Dandim 1407/Bone, Danyon C Brimob, Danyon Armed Kawali, perwakilan Bulog, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai, kepala OPD Pemprov Sulsel, kepala OPD Kabupaten Bone, para camat, lurah, serta tamu undangan lainnya.
Penanganan bencana melibatkan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman yang dikenal sebagai “Trio Sulaiman”.
Banjir yang terjadi pada Jumat (8/5/2026) merendam permukiman warga dan menyebabkan korban jiwa di sejumlah titik.
Sejak Jumat subuh, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir. Pemerintah Kabupaten Bone kemudian mendirikan posko bencana, dapur umum, serta menyalurkan santunan kepada warga terdampak.
Selanjutnya, pada Sabtu (9/5/2026), Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman turut meninjau lokasi banjir di Kabupaten Bone. Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar dan 500 paket bantuan untuk masyarakat terdampak.
Penanganan bencana semakin diperkuat dengan kedatangan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Bone, Senin (11/5/2026). Di tengah agenda nasionalnya, Mentan RI hadir langsung membawa bantuan senilai Rp9 miliar untuk masyarakat terdampak banjir.
Kedatangan Mentan RI disambut Bupati Bone Andi Asman Sulaiman didampingi Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bone.
Penyerahan bantuan dipusatkan di Posko Bencana Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian RI secara simbolis menyerahkan 33 truk bantuan pangan dan sembako senilai Rp9 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bone. Bantuan itu terdiri atas beras, minyak goreng, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya untuk masyarakat terdampak banjir.
Selain bantuan pemerintah, Andi Amran Sulaiman juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp1 miliar. Bantuan tambahan turut diberikan Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman sebesar Rp500 juta.
Santunan kepada anak yatim dan berbagai bantuan kemanusiaan lainnya juga disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir.
Di hadapan warga, Menteri Pertanian RI mengaku tergerak untuk datang langsung membantu masyarakat Bone yang tengah dilanda musibah.
“Saya tergerak hati saya, karena daerah lain saja bencana saya datang, apalagi ini kampung saya yang membutuhkan bantuan,” kata Andi Amran Sulaiman.
Mentan RI juga menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang menyebabkan korban meninggal dunia dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami terima laporan kemarin, bahwa di Panyula, Bone, Sulawesi Selatan, ada bencana. Dan ada korban meninggal, ada dua orang, bahkan ada yang sakit dan seterusnya,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertanian bersama rombongan turut meninjau kondisi sungai di kawasan terdampak banjir. Dari hasil peninjauan ditemukan adanya pendangkalan sungai yang cukup parah sehingga memperburuk aliran air saat curah hujan tinggi.
“Kami datang langsung mewakili pemerintah melihat kenapa terjadi banjir. Ternyata terjadi pendangkalan sungai yang cukup panjang. Insyaallah satu minggu kita selesaikan,” katanya.
Ia menegaskan, penanganan pendangkalan sungai menjadi perhatian serius pemerintah dan merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan bencana di daerah.
Sementara itu, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap masyarakat Bone yang terdampak banjir.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bone bersama seluruh unsur terkait terus bergerak melakukan penanganan darurat, pendistribusian bantuan, hingga percepatan pemulihan pascabanjir di berbagai wilayah terdampak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 141/Toddopuli, Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Badan Pangan Nasional, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Ketua DPRD Kabupaten Bone, Kapolres Bone, Dandim 1407/Bone, Danyon C Brimob, Danyon Armed Kawali, perwakilan Bulog, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai, kepala OPD Pemprov Sulsel, kepala OPD Kabupaten Bone, para camat, lurah, serta tamu undangan lainnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Mentan Amran Sulaiman Tawarkan Kolaborasi Pertanian kepada Unismuh Makassar
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, membuka peluang kolaborasi pengembangan sektor pertanian bersama Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:57
News
Sambut Mahasiswa Baru, Unismuh Hadirkan Mentan Amran Sulaiman Beri Kuliah Tamu
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dijadwalkan memberikan Kuliah Tamu dalam pembukaan Ta’aruf Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Tahun Akademik 2026/2027
Jum'at, 11 Sep 2026 16:33
News
Respons Cepat Tuntutan Peternak, Mentan Pastikan Penyerapan MBG dan Pakan Subsidi Bulog
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dengan tegas menyatakan komitmen pemerintah untuk membela dan melindungi peternak kecil dari potensi praktik merugikan oleh perusahaan besar.
Selasa, 11 Agu 2026 11:09
News
Kementan Genjot Indeks Pertanaman Lewat Gerakan Tanam Serempak di 25 Provinsi
Kementan menggelar Gerakan Tanam Serempak di 25 provinsi sebagai upaya mempercepat peningkatan indeks pertanaman dan mendukung swasembada pangan.
Sabtu, 01 Agu 2026 07:41
News
Mentan Bongkar Dugaan Mafia Beras Fortifikasi, Harga Tembus Rp42 Ribu per Kg
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membongkar dugaan praktik permainan dalam penjualan beras fortifikasi yang dipasarkan dengan harga jauh di atas kewajaran.
Kamis, 30 Jul 2026 16:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN dan Komisi IX Ajak Warga Gowa Perkuat Keluarga Cegah Stunting
2
Husniah Talenrang Tersangka, Kabupaten Gowa Bakal Dipimpin Plt Bupati
3
Sinergi dan Inovasi Bawa Sulsel Raih TPID Award dan TP2DD Championship 2026
4
PSMTI-FORKITA Bone Gelar Bakti Sosial, Ratusan Warga Dilayani
5
YPKDS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Program Penanganan HIV
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN dan Komisi IX Ajak Warga Gowa Perkuat Keluarga Cegah Stunting
2
Husniah Talenrang Tersangka, Kabupaten Gowa Bakal Dipimpin Plt Bupati
3
Sinergi dan Inovasi Bawa Sulsel Raih TPID Award dan TP2DD Championship 2026
4
PSMTI-FORKITA Bone Gelar Bakti Sosial, Ratusan Warga Dilayani
5
YPKDS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Program Penanganan HIV