Musrenbang Tematik Gowa Fokus Bahas Penanganan Stunting dan Miskin Ekstrem
Jum'at, 18 Apr 2025 09:17
Bupati Husniah Talenrang membuka kegiatan Musrenbang Tematik ini di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Kamis (17/4). Foto: Istimewa
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memfokuskan isu penanganan stunting hingga penurunan angka kemiskinan ekstrem dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Kabupaten Gowa Tahun 2025.
Hal tersebut sebagai upaya menunjukkan keseriusan tinggi dalam memerangi kemiskinan ekstrem dan stunting.
Dengan mengangkat tema sentral “Gowa Maju: Kolaborasi Atasi Stunting”, Musrenbang ini menjadi wadah strategis bagi seluruh elemen penting pembangunan untuk merancang rencana aksi yang fokus, terukur, dan memberikan dampak signifikan dalam mengatasi permasalahan yang mengancam kualitas hidup masyarakat.
"Musrenbang ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi wujud nyata komitmen kita menyusun langkah konkret untuk menghapus kemiskinan ekstrem dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Gowa,” kata Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Bukti, saat membuka kegiatan ini di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Kamis (17/4).
Husniah berharap, forum ini mampu melahirkan kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran, mampu menjangkau kelompok masyarakat yang paling rentan secara efektif, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antar berbagai sektor.
Pemkab Gowa juga terus mendorong partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan, memastikan bahwa suara dan kebutuhan mereka didengar.
“Dengan langkah ini, kami optimistis pembangunan di Gowa akan semakin inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan demi mewujudkan Gowa yang lebih maju dan masyarakat yang lebih sejahtera,” ujarnya penuh harap.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Husniah tak lupa memaparkan salah satu program unggulan dalam 100 hari kerja pertamanya, yaitu “Gowa Bersama”.
Akronim yang sarat makna ini merupakan representasi dari visi Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat dan Aman yang ingin diwujudkan di Kabupaten Gowa.
Ketua DPW Puan Sulsel ini kembali memberikan penekanan kepada seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menjalankan program “Gowa Bersama” secara optimal.
Program ini menjadi simbol semangat gotong royong dan kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah secara holistik.
“Saya minta setiap kepala SKPD memberikan perhatian khusus kepada masyarakat miskin ekstrem. Bantu mereka secara langsung, baik melalui bantuan sosial maupun program pemberdayaan,” tegasnya memberikan instruksi yang jelas kepada jajarannya.
Lebih lanjut, Bupati Husniah menekankan pentingnya peran SKPD sebagai orang tua asuh bagi kelompok rentan di masyarakat.
Dengan pendekatan yang humanis ini, para pimpinan SKPD diharapkan dapat lebih memahami kondisi riil di lapangan, merasakan langsung kesulitan yang dihadapi masyarakat, dan bersama-sama menemukan solusi yang tepat dan berkelanjutan.
“Menjadi orang tua asuh adalah tanggung jawab sosial. Ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan Gowa yang lebih maju,” terangnya.
Hal tersebut sebagai upaya menunjukkan keseriusan tinggi dalam memerangi kemiskinan ekstrem dan stunting.
Dengan mengangkat tema sentral “Gowa Maju: Kolaborasi Atasi Stunting”, Musrenbang ini menjadi wadah strategis bagi seluruh elemen penting pembangunan untuk merancang rencana aksi yang fokus, terukur, dan memberikan dampak signifikan dalam mengatasi permasalahan yang mengancam kualitas hidup masyarakat.
"Musrenbang ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi wujud nyata komitmen kita menyusun langkah konkret untuk menghapus kemiskinan ekstrem dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Gowa,” kata Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Bukti, saat membuka kegiatan ini di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Kamis (17/4).
Husniah berharap, forum ini mampu melahirkan kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran, mampu menjangkau kelompok masyarakat yang paling rentan secara efektif, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antar berbagai sektor.
Pemkab Gowa juga terus mendorong partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan, memastikan bahwa suara dan kebutuhan mereka didengar.
“Dengan langkah ini, kami optimistis pembangunan di Gowa akan semakin inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan demi mewujudkan Gowa yang lebih maju dan masyarakat yang lebih sejahtera,” ujarnya penuh harap.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Husniah tak lupa memaparkan salah satu program unggulan dalam 100 hari kerja pertamanya, yaitu “Gowa Bersama”.
Akronim yang sarat makna ini merupakan representasi dari visi Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat dan Aman yang ingin diwujudkan di Kabupaten Gowa.
Ketua DPW Puan Sulsel ini kembali memberikan penekanan kepada seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menjalankan program “Gowa Bersama” secara optimal.
Program ini menjadi simbol semangat gotong royong dan kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah secara holistik.
“Saya minta setiap kepala SKPD memberikan perhatian khusus kepada masyarakat miskin ekstrem. Bantu mereka secara langsung, baik melalui bantuan sosial maupun program pemberdayaan,” tegasnya memberikan instruksi yang jelas kepada jajarannya.
Lebih lanjut, Bupati Husniah menekankan pentingnya peran SKPD sebagai orang tua asuh bagi kelompok rentan di masyarakat.
Dengan pendekatan yang humanis ini, para pimpinan SKPD diharapkan dapat lebih memahami kondisi riil di lapangan, merasakan langsung kesulitan yang dihadapi masyarakat, dan bersama-sama menemukan solusi yang tepat dan berkelanjutan.
“Menjadi orang tua asuh adalah tanggung jawab sosial. Ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan Gowa yang lebih maju,” terangnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan Desa
Pemerintah Kabupaten Gowa mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 untuk mempercepat pembangunan desa melalui kolaborasi TNI, pemerintah, dan masyarakat.
Kamis, 29 Okt 2026 20:19
News
Menjemput Takdir Sejarah di Tanah Bersejarah
Begitulah Darmawangsyah Muin, yang akrab disingkat DM, menjemput takdir politiknya di tanah bersejarah, Gowa. Pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melantiknya sebagai Bupati Gowa ke-12.
Kamis, 29 Okt 2026 13:53
News
Darmawangsyah Prioritas Pelunasan Utang Daerah hingga Pembangunan
Penyelesaian utang daerah, pemenuhan hak aparatur, dan percepatan anggaran pembangunan menjadi prioritas Darmawangsyah Muin setelah resmi dilantik sebagai Bupati Gowa sisa masa jabatan 2025–2030.
Kamis, 29 Okt 2026 08:15
Sulsel
Plt Bupati Gowa Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan yang Tangguh
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengajak generasi muda di Kabupaten Gowa untuk terus membangun karakter yang tangguh dan kuat sebagai bekal menjadi calon pemimpin masa depan.
Rabu, 28 Okt 2026 13:11
Sulsel
Pemkab Gowa Harap Operasi Patuh Pallawa 2026 Pacu Kesadaran Berkendara
Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Polresta Gowa memperkuat kolaborasi untuk menekan pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui Operasi Patuh Pallawa 2026.
Senin, 26 Okt 2026 15:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
2
PPP Sulsel Tegaskan Pemecatan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Aspirasi Seluruh DPW
3
FK UMI dan Hiroshima University Perkuat Kerja Sama Internasional Pendidikan Kedokteran
4
Chery Tawarkan Mobil Listrik hingga SUV Hybrid di GIIAS Makassar 2026
5
Menteri Kebudayaan Percepat Penetapan Cagar Budaya Leang Bulu Sipong
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
2
PPP Sulsel Tegaskan Pemecatan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Aspirasi Seluruh DPW
3
FK UMI dan Hiroshima University Perkuat Kerja Sama Internasional Pendidikan Kedokteran
4
Chery Tawarkan Mobil Listrik hingga SUV Hybrid di GIIAS Makassar 2026
5
Menteri Kebudayaan Percepat Penetapan Cagar Budaya Leang Bulu Sipong