Bupati Irwan Berupaya Wujudkan Kota Pinrang yang Indah dan Tertata
Selasa, 06 Mei 2025 15:05
Bupati Andi Irwan Hamid memimpin rapat koordinasi di Ruang Rapat Bupati, Selasa (06/05/2025). Foto: Humas Pemkab Pinrang
PINRANG - Komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam mewujudkan kota yang tertata dan nyaman kembali ditegaskan melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Andi Irwan Hamid di Ruang Rapat Bupati, Selasa (06/05/2025).
Rapat ini membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), kebersihan kota, penerangan jalan, hingga penertiban reklame dan bangunan.
Dalam arahannya, Bupati Irwan menekankan bahwa penataan PKL bukan untuk merugikan pedagang, melainkan sebagai upaya menjaga keteraturan dan keindahan ruang publik.
Dirinya berharap, seluruh pedagang tetap mendapatkan ruang usaha yang layak namun tetap memperhatikan aspek estetika dan ketertiban kota.
"Ini bukan soal melarang, tapi menata. Kita ingin agar para pedagang tetap bisa mencari nafkah, namun tidak mengganggu ketertiban umum dan tetap menjaga keindahan kota," tegas Bupati Irwan.
Lebih lanjut, Bupati Irwan juga menyoroti perlunya peningkatan penerangan jalan umum, terutama di titik-titik rawan kriminalitas.
Menurutnya, pencahayaan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di malam hari.
Sementara itu, penertiban reklame dan baliho juga menjadi perhatian serius. Bupati Irwan meminta agar pemasangan reklame dilakukan secara terpusat di titik-titik tertentu yang telah ditentukan, agar tidak merusak wajah kota dan mengganggu pandangan estetika.
Dalam kesempatan ini, Bupati Irwan juga menegaskan pentingnya penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sesuai dengan tata ruang kota. Ia menegaskan agar tidak ada bangunan yang berdiri tanpa memperhatikan aturan dan estetika kota.
"Tata ruang itu harus dihargai. Jangan sampai kita membangun kota yang semrawut hanya karena kelalaian dalam perizinan," ujar Bupati Irwan.
Bupati Irwan juga mendorong agar seluruh regulasi yang berhubungan dengan usaha dan pelayanan publik dapat disederhanakan, sehingga tidak menjadi beban masyarakat yang ingin berusaha secara legal dan tertib.
Terkait pelaksanaan penertiban, Bupati Irwan meminta perangkat daerah untuk membentuk tim terpadu yang bertugas melakukan penataan secara humanis dan persuasif.
Sosialisasi akan menjadi langkah awal sebelum penertiban dilakukan, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang mengutamakan komunikasi dan pemahaman bersama.
Kawasan seperti Jalan Juanda, Lasinrang Park, dan beberapa ruas jalan dalam kota menjadi titik fokus dalam penataan, mengingat tingginya aktivitas PKL dan masyarakat di kawasan tersebut.
"Kita ingin kota ini tetap hidup dengan aktivitas warganya, tapi juga harus tertib dan enak dipandang. Maka penataan ini harus dilakukan dengan pendekatan yang baik, adil, dan manusiawi," tutupnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk menjadikan kota Pinrang sebagai kota yang tertata, nyaman, aman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Rapat ini membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), kebersihan kota, penerangan jalan, hingga penertiban reklame dan bangunan.
Dalam arahannya, Bupati Irwan menekankan bahwa penataan PKL bukan untuk merugikan pedagang, melainkan sebagai upaya menjaga keteraturan dan keindahan ruang publik.
Dirinya berharap, seluruh pedagang tetap mendapatkan ruang usaha yang layak namun tetap memperhatikan aspek estetika dan ketertiban kota.
"Ini bukan soal melarang, tapi menata. Kita ingin agar para pedagang tetap bisa mencari nafkah, namun tidak mengganggu ketertiban umum dan tetap menjaga keindahan kota," tegas Bupati Irwan.
Lebih lanjut, Bupati Irwan juga menyoroti perlunya peningkatan penerangan jalan umum, terutama di titik-titik rawan kriminalitas.
Menurutnya, pencahayaan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di malam hari.
Sementara itu, penertiban reklame dan baliho juga menjadi perhatian serius. Bupati Irwan meminta agar pemasangan reklame dilakukan secara terpusat di titik-titik tertentu yang telah ditentukan, agar tidak merusak wajah kota dan mengganggu pandangan estetika.
Dalam kesempatan ini, Bupati Irwan juga menegaskan pentingnya penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sesuai dengan tata ruang kota. Ia menegaskan agar tidak ada bangunan yang berdiri tanpa memperhatikan aturan dan estetika kota.
"Tata ruang itu harus dihargai. Jangan sampai kita membangun kota yang semrawut hanya karena kelalaian dalam perizinan," ujar Bupati Irwan.
Bupati Irwan juga mendorong agar seluruh regulasi yang berhubungan dengan usaha dan pelayanan publik dapat disederhanakan, sehingga tidak menjadi beban masyarakat yang ingin berusaha secara legal dan tertib.
Terkait pelaksanaan penertiban, Bupati Irwan meminta perangkat daerah untuk membentuk tim terpadu yang bertugas melakukan penataan secara humanis dan persuasif.
Sosialisasi akan menjadi langkah awal sebelum penertiban dilakukan, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang mengutamakan komunikasi dan pemahaman bersama.
Kawasan seperti Jalan Juanda, Lasinrang Park, dan beberapa ruas jalan dalam kota menjadi titik fokus dalam penataan, mengingat tingginya aktivitas PKL dan masyarakat di kawasan tersebut.
"Kita ingin kota ini tetap hidup dengan aktivitas warganya, tapi juga harus tertib dan enak dipandang. Maka penataan ini harus dilakukan dengan pendekatan yang baik, adil, dan manusiawi," tutupnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk menjadikan kota Pinrang sebagai kota yang tertata, nyaman, aman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Tegaskan Politik Kehadiran, PSI Sulsel Serahkan 5 Ambulans untuk Warga Pinrang
Ketua DPW PSI Sulawesi Selatan, Muammar Ferirae Gandi Rusdi, menyerahkan lima unit ambulans untuk pelayanan masyarakat.
Selasa, 17 Feb 2026 13:55
Sulsel
Kehadiran Produsen Alat Pertanian Tambah Pilihan dan Ringankan Beban Petani Pinrang
Keberadaan produsen alat pendukung produksi pertanian di Kabupaten Pinrang menjadi salah satu bentuk dukungan nyata bagi daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu kabupaten penyangga pangan nasional di Provinsi Sulawesi Selatan.
Senin, 26 Jan 2026 15:24
Sulsel
Pertahankan Predikat Terbaik se-Sulsel, Bupati Pinrang Tinjau Layanan Publik
Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid meninjau layanan publik di Kelurahan Penrang dan Kelurahan Jaya, serta fasilitas layanan kesehatan di Puskesmas Salo, Kamis (22/01/2025).
Kamis, 22 Jan 2026 12:44
Sulsel
FK UMI Bersama AMDA & AMSA UMI Tebar Akses Kesehatan Gratis di Pinrang
Mengusung tema “One Day, Endless Change: Spreading Health and Hope with AMSA-UMI”, bakti sosial ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Senin, 19 Jan 2026 17:52
Sulsel
Paripurna APBD Perubahan 2025, Pemkab Pinrang Fokus Tingkatkan Layanan Publik
Pemerintah Kabupaten Pinrang kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan anggaran yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Senin, 29 Sep 2025 15:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrasi “Empirik” Islam
2
Ahli Waris Persoalkan Keabsahan Pernikahan Almarhum H. A.M. Sirajoeddin
3
TP Salurkan 5000 Paket Sembako Murah untuk Warga Parepare
4
Fadel Taupan Anshar Ajak Pengurus KNPI Sulsel Solid Menuju Pelantikan
5
Hasil Pengawasan, DPRD Sulsel Toleransi 3,8 Cm Ketebalan Aspal Jalan Hertasning
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrasi “Empirik” Islam
2
Ahli Waris Persoalkan Keabsahan Pernikahan Almarhum H. A.M. Sirajoeddin
3
TP Salurkan 5000 Paket Sembako Murah untuk Warga Parepare
4
Fadel Taupan Anshar Ajak Pengurus KNPI Sulsel Solid Menuju Pelantikan
5
Hasil Pengawasan, DPRD Sulsel Toleransi 3,8 Cm Ketebalan Aspal Jalan Hertasning