FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
Kamis, 11 Jun 2026 20:19
Suasana kegiatan Pegadaian Mengajar Keuangan Mahasiswa, di Aula Prof. Abdurrahman A. Basalamah, FEB UMI, Kamis (11/6/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muslim Indonesia (UMI) bekerja sama dengan PT Pegadaian menggelar program Pegadaian Mengajar bertajuk "Optimalisasi Aplikasi EMAS Pegadaian dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa", Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Prof. Abdurrahman A. Basalamah, FEB UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, itu diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai program studi.
Dekan FEB UMI, Dr. Muhammad Syafi’i A. Basalamah, mengatakan program tersebut bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai literasi keuangan, mulai dari investasi emas digital hingga perencanaan keuangan masa depan. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan teknologi keuangan yang aman, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.
"Materi yang disampaikan juga memperkenalkan layanan investasi emas dan ekosistem keuangan digital Pegadaian sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.
“Mahasiswa tidak hanya membutuhkan teori di ruang kelas, tetapi juga wawasan praktis dari para pelaku industri. Kegiatan Pegadaian Mengajar menjadi sarana yang sangat baik untuk memperkuat literasi keuangan mahasiswa sekaligus membangun kesiapan mereka menghadapi tantangan ekonomi dan dunia kerja di masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Pegadaian Pasar Butung yang juga menjadi narasumber utama, Mubarak, menekankan pentingnya membangun kebiasaan investasi sejak usia muda.
"Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang relatif stabil dan dapat menjadi sarana perlindungan nilai terhadap inflasi," sebutnya.
Dalam sesi pemaparan, mahasiswa diperkenalkan dengan Aplikasi EMAS Pegadaian sebagai platform investasi yang praktis, aman, dan mudah diakses. Melalui layanan digital tersebut, generasi muda diharapkan dapat mulai berinvestasi secara lebih terencana dan bertanggung jawab.
Program Pegadaian Mengajar merupakan bagian dari komitmen PT Pegadaian dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda. Program ini juga menjadi upaya perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
Bagi FEB UMI, kegiatan tersebut sejalan dengan visi kampus untuk menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, memiliki kesadaran berinvestasi sejak dini, serta mampu menjadi agen perubahan dalam meningkatkan literasi keuangan di lingkungan sekitarnya.
Sinergi antara perguruan tinggi dan industri ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif. Langkah tersebut sejalan dengan visi "Kampus Berdampak" yang mendorong mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Prof. Abdurrahman A. Basalamah, FEB UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, itu diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai program studi.
Dekan FEB UMI, Dr. Muhammad Syafi’i A. Basalamah, mengatakan program tersebut bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai literasi keuangan, mulai dari investasi emas digital hingga perencanaan keuangan masa depan. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan teknologi keuangan yang aman, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.
"Materi yang disampaikan juga memperkenalkan layanan investasi emas dan ekosistem keuangan digital Pegadaian sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.
“Mahasiswa tidak hanya membutuhkan teori di ruang kelas, tetapi juga wawasan praktis dari para pelaku industri. Kegiatan Pegadaian Mengajar menjadi sarana yang sangat baik untuk memperkuat literasi keuangan mahasiswa sekaligus membangun kesiapan mereka menghadapi tantangan ekonomi dan dunia kerja di masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Pegadaian Pasar Butung yang juga menjadi narasumber utama, Mubarak, menekankan pentingnya membangun kebiasaan investasi sejak usia muda.
"Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang relatif stabil dan dapat menjadi sarana perlindungan nilai terhadap inflasi," sebutnya.
Dalam sesi pemaparan, mahasiswa diperkenalkan dengan Aplikasi EMAS Pegadaian sebagai platform investasi yang praktis, aman, dan mudah diakses. Melalui layanan digital tersebut, generasi muda diharapkan dapat mulai berinvestasi secara lebih terencana dan bertanggung jawab.
Program Pegadaian Mengajar merupakan bagian dari komitmen PT Pegadaian dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda. Program ini juga menjadi upaya perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
Bagi FEB UMI, kegiatan tersebut sejalan dengan visi kampus untuk menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, memiliki kesadaran berinvestasi sejak dini, serta mampu menjadi agen perubahan dalam meningkatkan literasi keuangan di lingkungan sekitarnya.
Sinergi antara perguruan tinggi dan industri ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif. Langkah tersebut sejalan dengan visi "Kampus Berdampak" yang mendorong mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.
(MAN)
Berita Terkait
Sports
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika dan Komputer (Himatik) Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (FT-UNM) resmi membuka rangkaian kegiatan Ice Sport 2026.
Selasa, 14 Jul 2026 20:31
News
PKM UNM Kembangkan Eco-Edu Puntondo, Padukan Matematika & Pendidikan Lingkungan
Universitas Negeri Makassar (UNM) terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026.
Selasa, 14 Jul 2026 15:24
News
Mudassir Hasri Gani Resmi Sandang Doktor Administrasi Publik, Angkat Isu Pemekaran Desa di Takalar
Tokoh pemuda Sulsel, Mudassir Hasri Gani resmi menyandang gelar doktor. Ia berhasil menjalani Ujian Promosi Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik Program Doktor (S-3) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM (07/07/2026).
Selasa, 07 Jul 2026 12:40
Ekbis
Pegadaian VI Sulselbarra Gelar Khitanan Massal, 130 Anak Ikut Jadi Peserta
Kantor Wilayah Kantor Wilayah (Kanwil) PT Pegadaian VI Makassar yang membawahi wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Maluku kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Khitanan Massal Pegadaian Peduli yang diikuti sekitar 130 anak dari berbagai daerah.
Minggu, 05 Jul 2026 11:04
News
IKBIM KIP UNM Tutup Eksplodiksi 2026 di Desa Lassa-Lassa
Kegiatan Eksplodiksi (Eksplorasi, Pengabdian, dan Edukasi) 2026 resmi ditutup di Desa Lassa-lassa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa.
Rabu, 01 Jul 2026 20:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
4
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
5
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
4
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
5
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan