Karantina Sulsel Ajak Stakeholder Pelabuhan Makassar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Kamis, 11 Jun 2026 11:21
Karantina Sulsel menggelar kegiatan bertajuk Sinergitas Antar Stakeholders Lingkup Pelabuhan Laut Soekarno Hatta Makassar Dirangkaikan dengan Sensus Ekonomi 2026 pada Kamis hari ini. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Sulawesi Selatan alias Karantina Sulsel menggelar kegiatan bertajuk Sinergitas Antar Stakeholders Lingkup Pelabuhan Laut Soekarno Hatta Makassar Dirangkaikan dengan Sensus Ekonomi 2026 pada Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di kantor BBKHIT Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, itu diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai instansi dan pelaku usaha. Hadir di antaranya perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), Otoritas Pelabuhan Makassar, PT Pelni, Bea Cukai, Pelindo, Indonesian National Shipowners Association (INSA), serta sejumlah pelaku usaha.
Kepala Karantina Sulsel, Sitti Chadidjah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Terlebih, Sulsel merupakan provinsi pertama pencanangan agenda nasional ini.
"Sebagai bentuk dukungan terhadap Sensus Ekonomi 2026, kami melaksanakan sosialisasi kepada para stakeholder pelabuhan. Juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ini juga menjadi bagian dari sinergi antara Karantina dan BPS dalam menyukseskan agenda nasional tersebut," ujarnya.
Menurut Chadidjah, Karantina Sulsel merupakan bagian dari ekosistem Pelabuhan Laut Soekarno Hatta Makassar yang memiliki peran strategis sebagai hub utama perdagangan di kawasan Indonesia Timur. Aktivitas ekspor dan impor yang berlangsung di pelabuhan tersebut menjadi salah satu penggerak roda perekonomian daerah maupun nasional.
Ia mengungkapkan, pergerakan komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan asal Sulawesi Selatan saat ini telah menjangkau 63 negara tujuan ekspor.
"Pelabuhan Makassar memiliki posisi yang sangat strategis. Dari Sulawesi Selatan, pergerakan komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan sudah menembus 63 negara. Ini menunjukkan pentingnya peran seluruh entitas pelabuhan dalam mendukung perdagangan dan pertumbuhan ekonomi," katanya.
Chadidjah menambahkan, pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap layanan karantina agar semakin optimal dalam mendukung kelancaran arus perdagangan, khususnya komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan. Namun, keberhasilan pelaksanaan tugas di lingkungan pelabuhan tidak dapat dilakukan secara sendiri.
"Kami menyadari Karantina (Sulsel) tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi, koordinasi, komunikasi, dan komitmen yang kuat dari seluruh entitas di pelabuhan laut agar pelayanan dan pengawasan dapat berjalan lebih efektif," ujarnya.
Terkait Sensus Ekonomi 2026, Chadidjah menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menyediakan data yang komprehensif mengenai kondisi perekonomian Indonesia. Sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali itu diharapkan mampu menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran.
Karena itu, ia mengajak seluruh stakeholder pelabuhan dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
"Diharapkan data yang dihasilkan nantinya menjadi bahan penyusunan program yang tepat sasaran. Kami mengajak seluruh stakeholder untuk mendukung dan berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026," pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di kantor BBKHIT Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, itu diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai instansi dan pelaku usaha. Hadir di antaranya perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), Otoritas Pelabuhan Makassar, PT Pelni, Bea Cukai, Pelindo, Indonesian National Shipowners Association (INSA), serta sejumlah pelaku usaha.
Kepala Karantina Sulsel, Sitti Chadidjah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Terlebih, Sulsel merupakan provinsi pertama pencanangan agenda nasional ini.
"Sebagai bentuk dukungan terhadap Sensus Ekonomi 2026, kami melaksanakan sosialisasi kepada para stakeholder pelabuhan. Juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ini juga menjadi bagian dari sinergi antara Karantina dan BPS dalam menyukseskan agenda nasional tersebut," ujarnya.
Menurut Chadidjah, Karantina Sulsel merupakan bagian dari ekosistem Pelabuhan Laut Soekarno Hatta Makassar yang memiliki peran strategis sebagai hub utama perdagangan di kawasan Indonesia Timur. Aktivitas ekspor dan impor yang berlangsung di pelabuhan tersebut menjadi salah satu penggerak roda perekonomian daerah maupun nasional.
Ia mengungkapkan, pergerakan komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan asal Sulawesi Selatan saat ini telah menjangkau 63 negara tujuan ekspor.
"Pelabuhan Makassar memiliki posisi yang sangat strategis. Dari Sulawesi Selatan, pergerakan komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan sudah menembus 63 negara. Ini menunjukkan pentingnya peran seluruh entitas pelabuhan dalam mendukung perdagangan dan pertumbuhan ekonomi," katanya.
Chadidjah menambahkan, pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap layanan karantina agar semakin optimal dalam mendukung kelancaran arus perdagangan, khususnya komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan. Namun, keberhasilan pelaksanaan tugas di lingkungan pelabuhan tidak dapat dilakukan secara sendiri.
"Kami menyadari Karantina (Sulsel) tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi, koordinasi, komunikasi, dan komitmen yang kuat dari seluruh entitas di pelabuhan laut agar pelayanan dan pengawasan dapat berjalan lebih efektif," ujarnya.
Terkait Sensus Ekonomi 2026, Chadidjah menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menyediakan data yang komprehensif mengenai kondisi perekonomian Indonesia. Sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali itu diharapkan mampu menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran.
Karena itu, ia mengajak seluruh stakeholder pelabuhan dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
"Diharapkan data yang dihasilkan nantinya menjadi bahan penyusunan program yang tepat sasaran. Kami mengajak seluruh stakeholder untuk mendukung dan berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026," pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Karantina Goes to Campus, Ajak Mahasiswa Unhas Lindungi Kekayaan Hayati Indonesia
Balai Besar Karantina Sulawesi Selatan menggelar kegiatan bertajuk Karantina Goes to Campus di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, belum lama ini.
Senin, 12 Okt 2026 08:27
News
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota
Kawasan TPA Bintang Lima Antang, Makassar, mulai diarahkan tidak sekadar menjadi tempat pengelolaan sampah, tapi diproyeksikan menjadi hutan kota.
Senin, 05 Okt 2026 12:30
Sulsel
Bapenda dan BPN Gowa Integrasikan Data Pertanahan dan Pajak
Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gowa terkait integrasi data pertanahan dan perpajakan daerah serta pemanfaatan Peta Zona Nilai Tanah.
Senin, 28 Sep 2026 15:34
News
Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi Stakeholder Dukung Transformasi Pelabuhan Makassar
Pelindo Regional 4 memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan melalui Sharing with Stakeholder di Sevara Cafe, Makassar, Selasa (22/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 09:34
News
Komisi V DPR Tinjau Pelabuhan Makassar, Dorong Layanan Makin Andal
Komisi V DPR RI meninjau langsung kesiapan keselamatan, keamanan, serta kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.
Sabtu, 19 Sep 2026 12:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yura Yunita Meriahkan Puncak HUT ke-74 KALLA di NIPAH PARK
2
Arum Spink Pertanyakan MRC Bulukumba Tak Masuk Daftar Voters KLB PSSI Sulsel
3
Pemkab Gowa Harap Operasi Patuh Pallawa 2026 Pacu Kesadaran Berkendara
4
UMI Latih 31 Imam Rawatib, Perkuat Budaya Kampus Islami dan Pendidikan Karakter
5
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yura Yunita Meriahkan Puncak HUT ke-74 KALLA di NIPAH PARK
2
Arum Spink Pertanyakan MRC Bulukumba Tak Masuk Daftar Voters KLB PSSI Sulsel
3
Pemkab Gowa Harap Operasi Patuh Pallawa 2026 Pacu Kesadaran Berkendara
4
UMI Latih 31 Imam Rawatib, Perkuat Budaya Kampus Islami dan Pendidikan Karakter
5
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal