Pertamina Operasikan STS Kolonodale, Perkuat Distribusi Biosolar B50 di Sulawesi
Jum'at, 24 Jul 2026 17:32
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi resmi mengoperasikan fasilitas Ship to Ship (STS) di Kolonodale sebagai bagian dari penguatan infrastruktur logistik energi di Sulawesi. Foto/Istimewa
MOROWALI - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi resmi mengoperasikan fasilitas Ship to Ship (STS) di Kolonodale sebagai bagian dari penguatan infrastruktur logistik energi di Sulawesi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan distribusi Biosolar B50 sekaligus menjaga pasokan energi ke berbagai wilayah di kawasan timur Sulawesi.
Operasional perdana STS ditandai dengan sandarnya kapal induk MT Marlin 88 berkapasitas 35.000 DWT. Sebelumnya, pada 18 Juli 2026, suplai awal telah dilakukan menggunakan MT Overseas Petromar yang mengangkut masing-masing 15.000 kiloliter (KL) FAME dan 15.000 KL solar. Selanjutnya, distribusi perdana ke terminal tujuan dilaksanakan melalui MT Jasmin XXXVII pada 22 Juli 2026.
Pada tahap awal, Pertamina menyalurkan sebanyak 3.100 KL Biosolar B50 untuk memenuhi kebutuhan Fuel Terminal Kolonodale, Fuel Terminal Moutong, dan Fuel Terminal Poso. Dalam pengembangannya, STS Kolonodale akan menjadi salah satu pusat distribusi yang melayani FT Poso, FT Moutong, IT Gorontalo, FT Kolonodale, IT Kendari, FT Luwuk, FT Banggai, FT Sanana, FT Labuha, hingga FT Ternate, dengan estimasi volume penyaluran mencapai sekitar 79.978 KL setiap bulan.
Fasilitas STS memungkinkan proses alih muat dari kapal induk ke kapal pengangkut dilakukan secara lebih fleksibel dan efisien. Skema tersebut diharapkan mempercepat distribusi BBM ke terminal-terminal tujuan sekaligus memperkuat keandalan rantai pasok energi di kawasan timur Sulawesi.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pengoperasian STS Kolonodale merupakan langkah strategis perusahaan dalam mengembangkan infrastruktur logistik energi guna mendukung ketahanan energi di Sulawesi.
"Pengoperasian perdana STS Kolonodale menjadi salah satu langkah strategis Pertamina dalam memperkuat jaringan distribusi energi di Sulawesi. Dengan dukungan fasilitas ini, proses penyaluran Biosolar B50 menuju berbagai terminal dapat berlangsung lebih efektif sehingga kebutuhan masyarakat di wilayah layanan dapat terpenuhi dengan lebih baik," ujar Lilik.
Ia menambahkan, seluruh aktivitas operasional dijalankan dengan mengedepankan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, serta keandalan distribusi tetap terjaga di setiap tahapan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap operasional STS Kolonodale sebagai upaya meningkatkan efektivitas sistem logistik energi di wilayah Sulawesi.
Pertamina juga memastikan ketersediaan pasokan BBM tetap aman melalui pengelolaan stok dan distribusi yang optimal. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying dan menggunakan energi secara bijak agar penyaluran BBM dapat berlangsung lancar dan merata.
Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait layanan Pertamina atau menemukan kendala maupun indikasi penyimpangan dalam distribusi BBM, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Operasional perdana STS ditandai dengan sandarnya kapal induk MT Marlin 88 berkapasitas 35.000 DWT. Sebelumnya, pada 18 Juli 2026, suplai awal telah dilakukan menggunakan MT Overseas Petromar yang mengangkut masing-masing 15.000 kiloliter (KL) FAME dan 15.000 KL solar. Selanjutnya, distribusi perdana ke terminal tujuan dilaksanakan melalui MT Jasmin XXXVII pada 22 Juli 2026.
Pada tahap awal, Pertamina menyalurkan sebanyak 3.100 KL Biosolar B50 untuk memenuhi kebutuhan Fuel Terminal Kolonodale, Fuel Terminal Moutong, dan Fuel Terminal Poso. Dalam pengembangannya, STS Kolonodale akan menjadi salah satu pusat distribusi yang melayani FT Poso, FT Moutong, IT Gorontalo, FT Kolonodale, IT Kendari, FT Luwuk, FT Banggai, FT Sanana, FT Labuha, hingga FT Ternate, dengan estimasi volume penyaluran mencapai sekitar 79.978 KL setiap bulan.
Fasilitas STS memungkinkan proses alih muat dari kapal induk ke kapal pengangkut dilakukan secara lebih fleksibel dan efisien. Skema tersebut diharapkan mempercepat distribusi BBM ke terminal-terminal tujuan sekaligus memperkuat keandalan rantai pasok energi di kawasan timur Sulawesi.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pengoperasian STS Kolonodale merupakan langkah strategis perusahaan dalam mengembangkan infrastruktur logistik energi guna mendukung ketahanan energi di Sulawesi.
"Pengoperasian perdana STS Kolonodale menjadi salah satu langkah strategis Pertamina dalam memperkuat jaringan distribusi energi di Sulawesi. Dengan dukungan fasilitas ini, proses penyaluran Biosolar B50 menuju berbagai terminal dapat berlangsung lebih efektif sehingga kebutuhan masyarakat di wilayah layanan dapat terpenuhi dengan lebih baik," ujar Lilik.
Ia menambahkan, seluruh aktivitas operasional dijalankan dengan mengedepankan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, serta keandalan distribusi tetap terjaga di setiap tahapan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap operasional STS Kolonodale sebagai upaya meningkatkan efektivitas sistem logistik energi di wilayah Sulawesi.
Pertamina juga memastikan ketersediaan pasokan BBM tetap aman melalui pengelolaan stok dan distribusi yang optimal. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying dan menggunakan energi secara bijak agar penyaluran BBM dapat berlangsung lancar dan merata.
Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait layanan Pertamina atau menemukan kendala maupun indikasi penyimpangan dalam distribusi BBM, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Pastikan Stok BBM Sulsel Aman, Antrean Dipicu Lonjakan Permintaan
Hingga Semester I 2026, penyaluran Biosolar di Sulawesi Selatan telah mencapai sekitar 54 persen dari kuota tahunan, sedangkan Pertalite terealisasi sekitar 49 persen.
Kamis, 23 Jul 2026 08:21
Ekbis
Pertamina Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU se-Sulawesi
Hingga 22 Juli 2026, Biosolar B50 telah tersedia di 590 SPBU yang tersebar di enam provinsi di Sulawesi. Terbanyak di wilayah Sulawesi Selatan.
Rabu, 22 Jul 2026 12:48
News
Pertamina Pastikan Distribusi BBM ke SPBU Bantaeng Sesuai Prosedur
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan proses distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU 74.924.04 di Kabupaten Bantaeng telah dilaksanakan sesuai standar operasional dan ketentuan yang berlaku.
Selasa, 21 Jul 2026 21:41
News
Pertamina Pastikan Operasional SPBU Cokro Berjalan Normal Usai Insiden Antarkonsumen
Berdasarkan informasi awal yang diterima, insiden tersebut diduga berawal dari kesalahpahaman saat proses antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Minggu, 19 Jul 2026 14:49
Ekbis
Pertamina Optimalkan Distribusi BBM, Pasokan Energi Sulawesi Tetap Aman
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mengoptimalkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi tetap aman.
Kamis, 16 Jul 2026 15:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kemensos Salurkan Bantuan Kewirausahaan Bagi Kelompok Rentan di Makassar
2
UMI Perkuat Kerja Sama Pendidikan dengan Atase RI di Timor-Leste, Dorong Internasionalisasi Kampus
3
Sambut HUT Ke-6, Vasaka Hotel Makassar Gelar CSR, Bagikan Susu Bergizi dan Roti
4
Kalla Toyota Rayakan Hari Anak Nasional Lewat KIDDO Bertema ART-venture
5
Fatmawati Rusdi Lepas Ekspor 10,2 Ton Kemiri Luwu ke Jeddah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kemensos Salurkan Bantuan Kewirausahaan Bagi Kelompok Rentan di Makassar
2
UMI Perkuat Kerja Sama Pendidikan dengan Atase RI di Timor-Leste, Dorong Internasionalisasi Kampus
3
Sambut HUT Ke-6, Vasaka Hotel Makassar Gelar CSR, Bagikan Susu Bergizi dan Roti
4
Kalla Toyota Rayakan Hari Anak Nasional Lewat KIDDO Bertema ART-venture
5
Fatmawati Rusdi Lepas Ekspor 10,2 Ton Kemiri Luwu ke Jeddah