Unhas Beri Bantuan Benih dan Bibit Hasil Riset Unggulan ke Pemkot Parepare
Rabu, 14 Mei 2025 19:26
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa memberikan benih dan bibit hasil riset ke Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, Rabu (14/5/2025). Foto: Istimewa
PAREPARE - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Jamaluddin Jompa menyerahkan bantuan benih Jagung Jago dan bibit Ayam Allope kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, Rabu (14/5/2025).
Bantuan itu diterima langsung Wali Kota Parepare, Tasming Hamid di daerah lahan pertanian Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Rektor Unhas, Prof JJ sapaan akrabnya menjelaskan, bantuan ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat sektor pertanian dan peternakan Parepare.
Kata dia, penyerahan bantuan benih merupakan bentuk komitmen Unhas dalam mendukung kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi-inovasi unggulan dari kampus.
“Jagung Jago merupakan hasil riset unggulan Unhas yang tidak hanya memiliki tampilan yang baik, tetapi juga terbukti memberikan hasil panen yang optimal. Kami ingin membangun kepercayaan di tengah masyarakat bahwa benih jagung ini bukan sekadar produk akademik, namun benar-benar bisa dirasakan manfaatnya secara langsung,” jelasnya.
Guru Besar Ilmu Biologi dan Ekologi Kelautan itu menuturkan, dengan bantuan benih unggul, Kota Parepare diharapkan bisa menjadi salah satu sentra benih unggul, serta kawasan prioritas untuk pengembangan benih Jagung Jago ke depan.
“Hadirnya benih unggul dan Ayam Allope ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas petani dan peternak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Unhas berkomitmen untuk hadir bersama masyarakat dalam membangun pertanian dan peternakan yang maju dan mandiri,” ujarnya.
Sementara, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasi atas bantuan benih unggul Unhas. Pemkot Parepare siap menjadi laboratorium kolaboratif untuk kerja sama dan berharap agar sinergi ini terus ditingkatkan.
Kemudian, Tasming Hamid menambahkan, daerah yang dipimpinnya sangat terbuka terhadap berbagai inisiatif yang dapat mendorong kemajuan daerah, termasuk di sektor pertanian dan peternakan. Dirinya meyakini bahwa sektor pertanian dan peternakan di Parepare memiliki potensi untuk terus ditingkatkan.
"Kehadiran jagung dengan kualitas unggul, seperti yang diperkenalkan saat ini, menjadi momentum bersejarah. Dari tampilan fisiknya yang besar dan menjanjikan, kami berharap varietas ini dapat tumbuh optimal di wilayah kami dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Apa yang Unhas lakukan ini adalah anugerah bagi masyarakat Parepare," ungkapnya.
Setelah penyerahan secara simbolis, kemudian dilanjutkan dengan penanaman perdana yang dilakukan Rektor Unhas bersama Wali Kota Parepare dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kegiatan ini dihadiri juga Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) beserta anggota, Dekan Fakultas Pertanian, Dekan Fakultas Peternakan, dan jajaran pimpinan Unhas lainnya. Turut hadir pula jajaran Kepala Dinas dan pimpinan OPD Pemkot Parepare, termasuk para petani dan penyuluh.
Sebagai informasi, Jagung Jago Unhas merupakan varietas jagung hibrida unggul yang dikembangkan oleh peneliti pertanian Unhas. Varietas ini memiliki tongkol yang lebih besar dan padat.
Lalu mampu ditanam hingga ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Jagung Jago telah mendapatkan sertifikasi sebagai benih jagung hibrida unggulan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Untuk Ayam Allope sendiri merupakan jenis ayam buras atau ayam kampung lokal yang dikembangkan oleh Laboratorium Produksi Ternak Unggas Fakultas Peternakan Unhas. Ayam ini hasil seleksi dan diberi asam amino L-Arginine melalui sistem in-ovo feeding saat inkubasi untuk meningkatkan performa setelah menetas. Tujuan pengembangan Ayam Allope adalah untuk mengutamakan variasi ayam lokal dan memiliki jenis ayam khas Indonesia.
Bantuan itu diterima langsung Wali Kota Parepare, Tasming Hamid di daerah lahan pertanian Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Rektor Unhas, Prof JJ sapaan akrabnya menjelaskan, bantuan ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat sektor pertanian dan peternakan Parepare.
Kata dia, penyerahan bantuan benih merupakan bentuk komitmen Unhas dalam mendukung kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi-inovasi unggulan dari kampus.
“Jagung Jago merupakan hasil riset unggulan Unhas yang tidak hanya memiliki tampilan yang baik, tetapi juga terbukti memberikan hasil panen yang optimal. Kami ingin membangun kepercayaan di tengah masyarakat bahwa benih jagung ini bukan sekadar produk akademik, namun benar-benar bisa dirasakan manfaatnya secara langsung,” jelasnya.
Guru Besar Ilmu Biologi dan Ekologi Kelautan itu menuturkan, dengan bantuan benih unggul, Kota Parepare diharapkan bisa menjadi salah satu sentra benih unggul, serta kawasan prioritas untuk pengembangan benih Jagung Jago ke depan.
“Hadirnya benih unggul dan Ayam Allope ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas petani dan peternak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Unhas berkomitmen untuk hadir bersama masyarakat dalam membangun pertanian dan peternakan yang maju dan mandiri,” ujarnya.
Sementara, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasi atas bantuan benih unggul Unhas. Pemkot Parepare siap menjadi laboratorium kolaboratif untuk kerja sama dan berharap agar sinergi ini terus ditingkatkan.
Kemudian, Tasming Hamid menambahkan, daerah yang dipimpinnya sangat terbuka terhadap berbagai inisiatif yang dapat mendorong kemajuan daerah, termasuk di sektor pertanian dan peternakan. Dirinya meyakini bahwa sektor pertanian dan peternakan di Parepare memiliki potensi untuk terus ditingkatkan.
"Kehadiran jagung dengan kualitas unggul, seperti yang diperkenalkan saat ini, menjadi momentum bersejarah. Dari tampilan fisiknya yang besar dan menjanjikan, kami berharap varietas ini dapat tumbuh optimal di wilayah kami dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Apa yang Unhas lakukan ini adalah anugerah bagi masyarakat Parepare," ungkapnya.
Setelah penyerahan secara simbolis, kemudian dilanjutkan dengan penanaman perdana yang dilakukan Rektor Unhas bersama Wali Kota Parepare dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kegiatan ini dihadiri juga Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) beserta anggota, Dekan Fakultas Pertanian, Dekan Fakultas Peternakan, dan jajaran pimpinan Unhas lainnya. Turut hadir pula jajaran Kepala Dinas dan pimpinan OPD Pemkot Parepare, termasuk para petani dan penyuluh.
Sebagai informasi, Jagung Jago Unhas merupakan varietas jagung hibrida unggul yang dikembangkan oleh peneliti pertanian Unhas. Varietas ini memiliki tongkol yang lebih besar dan padat.
Lalu mampu ditanam hingga ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Jagung Jago telah mendapatkan sertifikasi sebagai benih jagung hibrida unggulan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Untuk Ayam Allope sendiri merupakan jenis ayam buras atau ayam kampung lokal yang dikembangkan oleh Laboratorium Produksi Ternak Unggas Fakultas Peternakan Unhas. Ayam ini hasil seleksi dan diberi asam amino L-Arginine melalui sistem in-ovo feeding saat inkubasi untuk meningkatkan performa setelah menetas. Tujuan pengembangan Ayam Allope adalah untuk mengutamakan variasi ayam lokal dan memiliki jenis ayam khas Indonesia.
(MAN)
Berita Terkait
News
Mahasiswa KKN-T Unhas Ajak Siswa SD Belajar Peduli Lingkungan Lewat Ecoprint
Mahasiswa KKN-T Pengelolaan Sampah Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengajak siswa UPTD SD Negeri 56 Parepare belajar mencintai lingkungan melalui Workshop Pelatihan dan Pembuatan Tote Bag Ecoprint.
Selasa, 04 Agu 2026 15:05
News
Mahasiswa Unhas Ciptakan RICEVA, Paper Strip Alami untuk Usir Kutu Beras
Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) mengembangkan inovasi pengusir kutu beras bernama RICEVA (Rice Protection with Natural Volatile Aroma).
Sabtu, 01 Agu 2026 18:23
Sulsel
Buka Kegiatan Peningkatan TRC BPBD, Tasming Hamid: Tugas Itu Mulia
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid membuka secara langsung kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Kemampuan Manajerial Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare di markas BPBD, Sabtu (01/08/2026).
Sabtu, 01 Agu 2026 16:02
News
Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Desa Kalempang Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk
Mahasiswa KKN Gelombang 116 Tematik Inovasi Desa Universitas Hasanuddin menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah dapur di Desa Kalempang, Senin (27/7/2026).
Rabu, 29 Jul 2026 18:13
News
FEB Unhas Edukasi Masyarakat Balleangin Kelola Sampah Bernilai Ekonomi
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Hibah Internal Peningkatan Kinerja Utama (KIPKU) FEB Unhas yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-78 FEB Unhas.
Senin, 27 Jul 2026 17:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
2
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
3
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
4
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
5
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
2
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
3
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
4
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
5
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio