Asisten Perekonomian dan Pembangunan Lutim Ajak Generasi Muda Jaga Benda Pusaka
Kamis, 15 Mei 2025 11:02
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Luwu Timur, Masdin melihat koleksi benda pusaka di Pameran Benda Pusaka di Lapangan Andi Nyiwi Park Malili, Rabu (14/05/2025). Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Masdin, membuka Pameran Benda Pusaka yang ditandai dengan pemotongan pita, di Lapangan Andi Nyiwi Park Malili, Rabu (14/05/2025).
Turut hadir Camat Nuha, perwakilan Diskominfo-SP, perwakilan Polres Lutim, pengurus Pompessi Luwu, para Kurator Lutim, para Panitia Penyelenggara dan para Pengunjung Pameran.
Dalam sambutannya, Masdin mengapresiasi kinerja para panitia penyelenggara yang menghadirkan pameran ini.
"Mewakili bapak Bupati, saya mengucapkan terima kasih kepada para panitia khususnya para kurator dan semua pihak yang bekerja keras agar kegiatan ini dapat dilaksanakan," tutur Masdin.
Lebih lanjut, Masdin mengimbau kepada seluruh masyarakat Lutim untuk mau mengenal benda pusaka daerah.
"Saya mengajak kita semua khususnya juga kepada generasi muda untuk mengenal, mencintai dan menjaga pusaka budaya daerah kita," imbau Masdin.
Asisten II setkab Lutim ini juga berharap agar di usia ke 22 Kabupaten Luwu Timur menunjukkan kemajuan yang seimbang.
"Bumi Batara Guru menunjukkan kemajuan yang membanggakan diberbagai bidang. Olehnya itu, Saya berharap di usia ke 22 ini, kemajuan pembangunan dapat seimbang dengan pelestarian budaya dan kearifan lokal kita, agar memperkuat jati diri," harap Masdin.
Sementara itu, Ketua Koordinator Pameran Pusaka, Musran juga mengapresiasi Pemkab Lutim yang senantiasa memberikan dukungan kepada para kurator.
"Pompessi Luwu ini di didirikan oleh Datu Luwu yang tujuannya kami ditugaskan untuk bagaimana mengumpulkan dan menjaga semua pusaka yang ada di Luwu ini," ungkap Musran.
"Kami dari Pompessi Luwu berterima kasih kepada Pemkab Lutim yang senantiasa mendukung kami untuk menghadirkan benda pusaka di event penting seperti ini," ujar Musran.
Terakhir, Musran berharap agar diberikan ruang dan tempat untuk mengedukasi masyarakat terkait benda pusaka.
"Kami berharap adanya dibangun museum di Luwu Timur agar tidak hanya di event penting ini saja dapat dihadirkan benda pusaka kita tetapi ada tempat yang bisa menyimpan benda-benda pusaka Luwu Timur agar kami bisa mengedukasi masyarakat kedepannya," tandas Musran.
Adapun Kegiatan ini dilaksanakan mulai pada tanggal 14 hingga 19 Mei mendatang dan pada tanggal 18 -19 akan dipindahkan lokasinya ke Lapangan Pendidikan.
Turut hadir Camat Nuha, perwakilan Diskominfo-SP, perwakilan Polres Lutim, pengurus Pompessi Luwu, para Kurator Lutim, para Panitia Penyelenggara dan para Pengunjung Pameran.
Dalam sambutannya, Masdin mengapresiasi kinerja para panitia penyelenggara yang menghadirkan pameran ini.
"Mewakili bapak Bupati, saya mengucapkan terima kasih kepada para panitia khususnya para kurator dan semua pihak yang bekerja keras agar kegiatan ini dapat dilaksanakan," tutur Masdin.
Lebih lanjut, Masdin mengimbau kepada seluruh masyarakat Lutim untuk mau mengenal benda pusaka daerah.
"Saya mengajak kita semua khususnya juga kepada generasi muda untuk mengenal, mencintai dan menjaga pusaka budaya daerah kita," imbau Masdin.
Asisten II setkab Lutim ini juga berharap agar di usia ke 22 Kabupaten Luwu Timur menunjukkan kemajuan yang seimbang.
"Bumi Batara Guru menunjukkan kemajuan yang membanggakan diberbagai bidang. Olehnya itu, Saya berharap di usia ke 22 ini, kemajuan pembangunan dapat seimbang dengan pelestarian budaya dan kearifan lokal kita, agar memperkuat jati diri," harap Masdin.
Sementara itu, Ketua Koordinator Pameran Pusaka, Musran juga mengapresiasi Pemkab Lutim yang senantiasa memberikan dukungan kepada para kurator.
"Pompessi Luwu ini di didirikan oleh Datu Luwu yang tujuannya kami ditugaskan untuk bagaimana mengumpulkan dan menjaga semua pusaka yang ada di Luwu ini," ungkap Musran.
"Kami dari Pompessi Luwu berterima kasih kepada Pemkab Lutim yang senantiasa mendukung kami untuk menghadirkan benda pusaka di event penting seperti ini," ujar Musran.
Terakhir, Musran berharap agar diberikan ruang dan tempat untuk mengedukasi masyarakat terkait benda pusaka.
"Kami berharap adanya dibangun museum di Luwu Timur agar tidak hanya di event penting ini saja dapat dihadirkan benda pusaka kita tetapi ada tempat yang bisa menyimpan benda-benda pusaka Luwu Timur agar kami bisa mengedukasi masyarakat kedepannya," tandas Musran.
Adapun Kegiatan ini dilaksanakan mulai pada tanggal 14 hingga 19 Mei mendatang dan pada tanggal 18 -19 akan dipindahkan lokasinya ke Lapangan Pendidikan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
Pemkab Lutim kembali menegaskan bahwa langkah penanganan dampak sosial terkait penyediaan tanah untuk kawasan industri PT IHIP di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, telah dilakukan sesuai dengan koridor hukum dan perjanjian resmi yang mengikat.
Minggu, 09 Agu 2026 12:03
Sulsel
Lahan Laoli Bukan Perampasan! Bupati Luwu Timur Tegaskan Tanah Proyek PSN Sah Milik Pemkab
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) menjelaskan dasar hukum kepemilikan lahan yang menjadi lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri PT Indonesia Huadi Industry Park (IHIP) di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili.
Jum'at, 07 Agu 2026 13:53
Sulsel
Bupati Irwan Prioritaskan Pemulihan Penghidupan Warga Laoli yang Terdampak PSN
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam memberikan tanggapan atas berbagai dinamika yang berkembang terkait pelaksanaan Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) proyek di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili.
Jum'at, 07 Agu 2026 13:10
Sulsel
Pajak Perolehan Tanah Dipotong 75 Persen, Bapenda Sebut Pertama Kali Diterapkan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali membuat gebrakan dalam pelayanan publik.
Kamis, 06 Agu 2026 14:19
News
Konflik Lahan Laoli, Kehadiran Manajer PT KITLT Jadi Sorotan
Konflik panas penolakan pengosongan lahan di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, akhirnya menyingkap tabir gelap.
Senin, 03 Agu 2026 11:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
2
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
3
Bisnis Mencari Efisiensi, Limbah Mulai Dilirik sebagai Sumber Nilai Ekonomi
4
Lima Rancangan Produk Hukum Tana Toraja Diharmonisasi Makassar – Kantor Wilayah
5
Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
2
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
3
Bisnis Mencari Efisiensi, Limbah Mulai Dilirik sebagai Sumber Nilai Ekonomi
4
Lima Rancangan Produk Hukum Tana Toraja Diharmonisasi Makassar – Kantor Wilayah
5
Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman