Pemkab Maros Gratiskan PBB 71 Ribu Objek Pajak Senilai Rp1,4 Miliar
Rabu, 20 Agu 2025 19:23
Bupati Maros, AS Chaidir Syam meladeni pertanyaan awak media baru-baru ini. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros menggratiskan 71.151 objek Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) tahun ini. Total nilai pajak yang digratiskan mencapai sekitar Rp1,4 miliar.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, kebijakan ini sudah berjalan sejak 2017 melalui peraturan bupati.
"Semua PBB dengan nilai Rp20 ribu ke bawah tetap kami gratiskan," ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Maros, Rabu (20/8/2025).
Menurutnya, pertimbangan kebijakan ini karena lahan dengan NJOP di bawah Rp20 ribu umumnya dimiliki warga kurang mampu.
"Luas lahannya tidak besar, pemiliknya juga rata-rata berpenghasilan rendah," lanjut Mantan Ketua DPRD ini.
Bupati dua periode ini memastikan, sejak tahun 2023, belum ada kenaikan PBB-P2.
Ketua DPD PAN ini menegaskan, yang ada hanyalah penyesuaian. Jika sebelumnya hanya tanah yang kena pajak, kini juga termasuk bangunan.
"Jadi sebelumnya hanya pajak bumi, sekarang sudah ada pajak bangunannya. Tapi itu permohonan dari pemilik sendiri," jelasnya.
Selain itu, Pemkab juga memberikan keringanan berupa program penghapusan denda bagi wajib pajak. Kebijakan ini berlaku mulai awal Juli hingga 3 Oktober 2025.
Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
Meski dengan berbagai kebijakan tersebut, Chaidir tetap optimistis target penerimaan PBB tahun ini bisa tercapai.
"Penentuan target kita telah disesuaikan dengan mengurangi nilai penghapusan pajak dan denda," bebernya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kabupaten Maros, Ferdiansyah menambahkan, hingga awal Agustus 2025, realisasi baru mencapai 8,6 persen atau sekitar Rp8,6 miliar dari target.
Ferdiansyah mengatakan, pembayaran biasanya meningkat setelah musim panen padi selesai.
"Kami mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan program bebas denda ini," ujarnya.
Bapenda Maros juga menunggu pemasukan PBB dari PT Angkasa Pura sekitar Rp17 miliar dan dari Grand Mall Maros sekitar Rp1 miliar.
Untuk meningkatkan realisasi PBB, pihaknya bakal jemput bola ke masyarakat.
"Mulai 19 Agustus hingga 30 September 2025, tim optimalisasi pajak daerah akan turun ke 14 kecamatan untuk melaksanakan pembayaran PBB secara online," sebutnya.
Ferdiansyah mengingatkan, jika pembayaran dilakukan setelah 31 Oktober 2025, maka sanksi administrasi akan otomatis diberlakukan.
Dia menyarankan masyarakat tidak menunggu hingga tenggat waktu untuk menghindari denda.
"Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Maros," bebernya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, kebijakan ini sudah berjalan sejak 2017 melalui peraturan bupati.
"Semua PBB dengan nilai Rp20 ribu ke bawah tetap kami gratiskan," ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Maros, Rabu (20/8/2025).
Menurutnya, pertimbangan kebijakan ini karena lahan dengan NJOP di bawah Rp20 ribu umumnya dimiliki warga kurang mampu.
"Luas lahannya tidak besar, pemiliknya juga rata-rata berpenghasilan rendah," lanjut Mantan Ketua DPRD ini.
Bupati dua periode ini memastikan, sejak tahun 2023, belum ada kenaikan PBB-P2.
Ketua DPD PAN ini menegaskan, yang ada hanyalah penyesuaian. Jika sebelumnya hanya tanah yang kena pajak, kini juga termasuk bangunan.
"Jadi sebelumnya hanya pajak bumi, sekarang sudah ada pajak bangunannya. Tapi itu permohonan dari pemilik sendiri," jelasnya.
Selain itu, Pemkab juga memberikan keringanan berupa program penghapusan denda bagi wajib pajak. Kebijakan ini berlaku mulai awal Juli hingga 3 Oktober 2025.
Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
Meski dengan berbagai kebijakan tersebut, Chaidir tetap optimistis target penerimaan PBB tahun ini bisa tercapai.
"Penentuan target kita telah disesuaikan dengan mengurangi nilai penghapusan pajak dan denda," bebernya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kabupaten Maros, Ferdiansyah menambahkan, hingga awal Agustus 2025, realisasi baru mencapai 8,6 persen atau sekitar Rp8,6 miliar dari target.
Ferdiansyah mengatakan, pembayaran biasanya meningkat setelah musim panen padi selesai.
"Kami mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan program bebas denda ini," ujarnya.
Bapenda Maros juga menunggu pemasukan PBB dari PT Angkasa Pura sekitar Rp17 miliar dan dari Grand Mall Maros sekitar Rp1 miliar.
Untuk meningkatkan realisasi PBB, pihaknya bakal jemput bola ke masyarakat.
"Mulai 19 Agustus hingga 30 September 2025, tim optimalisasi pajak daerah akan turun ke 14 kecamatan untuk melaksanakan pembayaran PBB secara online," sebutnya.
Ferdiansyah mengingatkan, jika pembayaran dilakukan setelah 31 Oktober 2025, maka sanksi administrasi akan otomatis diberlakukan.
Dia menyarankan masyarakat tidak menunggu hingga tenggat waktu untuk menghindari denda.
"Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Maros," bebernya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Inovasi Sipakatau Tingkatkan Temuan Kasus TB di Maros hingga 47,65 Persen
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, memaparkan keberhasilan inovasi Sipakatau dalam meningkatkan temuan kasus tuberkulosis (TB) di Kabupaten Maros saat menghadiri ajang penghargaan Tribun Network di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Rabu, 24 Jun 2026 14:13
News
Investor Gorontalo Bidik Jagung Maros, Siapkan Investasi Lebih dari Rp53 Miliar
Keikutsertaan Kabupaten Maros dalam Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo tidak hanya menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan teknologi pertanian.
Sabtu, 20 Jun 2026 17:58
Sulsel
KFC dan Coffee Bean di Maros Menunggak Pajak, Nilainya Rp167 Juta
Dua restoran di Kabupaten Maros tercatat menunggak pajak restoran. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros pun turun langsung melakukan penagihan kepada wajib pajak tersebut, Kamis (18/6/2026).
Kamis, 18 Jun 2026 17:40
News
Menteri Haji Takziah ke Rumah Jemaah Haji Maros yang Wafat di Tanah Suci
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mendatangi rumah duka almarhum Sangkala Manrulu Tonga, jemaah haji asal Kabupaten Maros yang wafat di Arab Saudi.
Minggu, 14 Jun 2026 16:31
Sulsel
Jemaah Haji Kloter 14 Tiba, Bupati dan Wabup Maros Jemput Langsung di Bandara
Bupati Maros, AS Chaidir Syam bersama Wakil Bupati Maros, A Muetazim Mansyur, menyambut langsung kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Maros yang tergabung dalam Kloter 14 Debarkasi Makassar.
Kamis, 11 Jun 2026 16:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Layanan PJM Pastikan Pemindahan Rig di Balikpapan Berjalan Lancar & Aman
2
Perkuat Stabilitas Perbankan, LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan
3
Polda Sulsel Kerahkan 1.500 Personel dalam Apel Sabuk Kamtibmas
4
Lantik 153 Imam Kelurahan, Wali Kota Makassar Tekankan Peran Sosial Masjid
5
Bupati Bantaeng Dorong Penguatan Pengelolaan Keuangan Desa Lewat Siskeudes Online
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Layanan PJM Pastikan Pemindahan Rig di Balikpapan Berjalan Lancar & Aman
2
Perkuat Stabilitas Perbankan, LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan
3
Polda Sulsel Kerahkan 1.500 Personel dalam Apel Sabuk Kamtibmas
4
Lantik 153 Imam Kelurahan, Wali Kota Makassar Tekankan Peran Sosial Masjid
5
Bupati Bantaeng Dorong Penguatan Pengelolaan Keuangan Desa Lewat Siskeudes Online