Kemenkum Sulsel Dampingi Persiapan Pendaftaran IG Cabai Katokkon Toraja
Selasa, 02 Sep 2025 19:14
Kanwil Kemenkum Sulsel melakukan kunjungan pendampingan ke Dinas Pertanian Kabupaten Toraja Utara untuk mempersiapkan pemeriksaan substantif Indikasi Geografis Cabai Katokkon Toraja.
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melakukan kunjungan pendampingan ke Dinas Pertanian Kabupaten Toraja Utara untuk mempersiapkan pemeriksaan substantif Indikasi Geografis Cabai Katokkon Toraja.
Kunjungan yang dipimpin Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kemenkum Sulsel, Andi Haris, pada Senin (1/9) ini merupakan tindak lanjut instruksi Kepala Kanwil, Andi Basmal, untuk mendorong perlindungan dan pengembangan potensi Indikasi Geografis Sulawesi Selatan.
Tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual diterima Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Toraja Utara, Venti Indriani Pairunan, untuk membahas persiapan menghadapi pemeriksaan substantif yang dijadwalkan 30 September 2025.
"Kami datang langsung untuk mendampingi Pemkab Toraja Utara dan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Cabai Katokkon dalam menghadapi pemeriksaan substantif oleh tim pemeriksa DJKI secara daring," ungkap Andi Haris.
Haris mendorong agar data pendukung dan kelengkapan dokumen deskripsi segera diselesaikan untuk dikirim lebih awal kepada tim pemeriksa. Hal ini bertujuan mempercepat proses perbaikan sehingga sertifikat Indikasi Geografis dapat diserahkan pada peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan.
Menanggapi hal tersebut, Venti menyampaikan bahwa perbaikan data pendukung sementara dilakukan kolaborasi dengan tim Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja dan akademisi.
"Saat ini kami menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Cabai Katokkon di Kabupaten Tana Toraja. Begitu keluar, kami akan segera merampungkan dokumen deskripsinya," ujar Venti.
Selain monitoring Cabai Katokkon, tim juga melakukan inventarisasi potensi Indikasi Geografis lainnya. Hasilnya, terdapat dua potensi yang akan didorong pembentukan MPIG-nya, yaitu Kopi Robusta Toraja dan Beras Pare Ba'ru Toraja.
Dinas Pertanian Toraja Utara berjanji akan bekerja sama dalam upaya pembentukan MPIG kedua produk tersebut. Venti menambahkan, pada September ini akan dilaksanakan pertemuan para pegiat kopi dan berharap tim Kanwil Kemenkum Sulsel dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat.
"Melalui sinergi antarinstansi, kami ingin memastikan produk khas daerah memperoleh perlindungan hukum yang layak dan berkontribusi pada peningkatan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun global," kata Venti.
Andi Haris menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapan Kanwil Kemenkum Sulsel memberikan pendampingan atau fasilitasi bagi Pemkab Toraja Utara.
Terpisah Kakanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal mengungkapakan bahawa Upaya perlindungan kekayaan intelektual komunal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal Indonesia.
Kunjungan yang dipimpin Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kemenkum Sulsel, Andi Haris, pada Senin (1/9) ini merupakan tindak lanjut instruksi Kepala Kanwil, Andi Basmal, untuk mendorong perlindungan dan pengembangan potensi Indikasi Geografis Sulawesi Selatan.
Tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual diterima Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Toraja Utara, Venti Indriani Pairunan, untuk membahas persiapan menghadapi pemeriksaan substantif yang dijadwalkan 30 September 2025.
"Kami datang langsung untuk mendampingi Pemkab Toraja Utara dan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Cabai Katokkon dalam menghadapi pemeriksaan substantif oleh tim pemeriksa DJKI secara daring," ungkap Andi Haris.
Haris mendorong agar data pendukung dan kelengkapan dokumen deskripsi segera diselesaikan untuk dikirim lebih awal kepada tim pemeriksa. Hal ini bertujuan mempercepat proses perbaikan sehingga sertifikat Indikasi Geografis dapat diserahkan pada peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan.
Menanggapi hal tersebut, Venti menyampaikan bahwa perbaikan data pendukung sementara dilakukan kolaborasi dengan tim Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja dan akademisi.
"Saat ini kami menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Cabai Katokkon di Kabupaten Tana Toraja. Begitu keluar, kami akan segera merampungkan dokumen deskripsinya," ujar Venti.
Selain monitoring Cabai Katokkon, tim juga melakukan inventarisasi potensi Indikasi Geografis lainnya. Hasilnya, terdapat dua potensi yang akan didorong pembentukan MPIG-nya, yaitu Kopi Robusta Toraja dan Beras Pare Ba'ru Toraja.
Dinas Pertanian Toraja Utara berjanji akan bekerja sama dalam upaya pembentukan MPIG kedua produk tersebut. Venti menambahkan, pada September ini akan dilaksanakan pertemuan para pegiat kopi dan berharap tim Kanwil Kemenkum Sulsel dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat.
"Melalui sinergi antarinstansi, kami ingin memastikan produk khas daerah memperoleh perlindungan hukum yang layak dan berkontribusi pada peningkatan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun global," kata Venti.
Andi Haris menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapan Kanwil Kemenkum Sulsel memberikan pendampingan atau fasilitasi bagi Pemkab Toraja Utara.
Terpisah Kakanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal mengungkapakan bahawa Upaya perlindungan kekayaan intelektual komunal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal Indonesia.
(GUS)
Berita Terkait
News
Evaluasi Pelayanan Publik Kemenkum Sulsel, Dorong Kualitas dan Kepuasan Masyarakat
Evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus didorong untuk memastikan kualitas layanan semakin baik dan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat.
Sabtu, 15 Agu 2026 09:38
News
Kemenkum Sulsel Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaan Kinerja Pelayanan Kekayaan Intelektual
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menindaklanjuti hasil pemeriksaan kinerja pendahuluan atas pelayanan Kekayaan Intelektual (KI)
Jum'at, 14 Agu 2026 13:30
Sulsel
Sosialisasi KI di Gowa, Kemenkum Sulsel Dorong Pelindungan Hukum Produk Lokal
Di tengah bentang alam dataran tinggi Kabupaten Gowa, Kelurahan Malakaji, Kecamatan Tompobulu, menyimpan potensi produk lokal dan kreativitas masyarakat yang tidak kalah dengan daerah lain.
Kamis, 13 Agu 2026 22:09
News
Semarak Hari Pengayoman ke-81, Kemenkum Sulsel Gelar Turnamen Bulu Tangkis
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar Turnamen Bulu Tangkis dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-81, Kamis (13/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 19:04
News
Dorong Pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual di Kabupaten Jeneponto
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mendorong percepatan pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual (KI) di Kabupaten Jeneponto melalui audiensi dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Rabu (12/8/2026).
Rabu, 12 Agu 2026 20:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
2
Unhas Kembangkan Teknologi Pascapanen untuk Konversi Kopi Robusta di Bululumba
3
Kolaborasi PLN & Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan Makassar
4
Gempa di NTT Tak Ganggu Operasional Bandara Sultan Hasanuddin
5
Reses di Balantang, Bangkit Soroti Dugaan Ketidakadilan Penerimaan Tenaga Kerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
2
Unhas Kembangkan Teknologi Pascapanen untuk Konversi Kopi Robusta di Bululumba
3
Kolaborasi PLN & Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan Makassar
4
Gempa di NTT Tak Ganggu Operasional Bandara Sultan Hasanuddin
5
Reses di Balantang, Bangkit Soroti Dugaan Ketidakadilan Penerimaan Tenaga Kerja