Tersandung Kasus Dugaan Pelecehan, Oknum Komisioner Bawaslu Wajo Mengundurkan Diri
Kamis, 18 Sep 2025 22:34
Ilustrasi dari Yayasan Kesehatan Perempuan (ykp.or.id)
WAJO - Oknum Komisioner Bawaslu Wajo berinisial HO resmi mengundurkan diri usai dilaporkan kasus dugaan pelecehan seksual, Kamis (18/9/2025).
Pengunduran tersebut dibenarkan Ketua Bawaslu Wajo, Andi Hasnadi saat dikonfirmasi.
"Betul, sudah resmi mundur dan surat pengunduran dirinya disetujui dan diputuskan Bawaslu RI," ujar Andi Hasnadi.
Ia menerangkan, saat ini surat pengunduran HO telah diterima dan berada di Bawaslu Wajo.
"Suratnya sudah keluar dan sudah kami terima. Tapi sebelum itu kami konfirmasi dulu ke Bawaslu Provinsi apakah bisa disebar atau tidak," tambahnya.
Sebelumnya, HO mengundurkan diri sebagai komisioner Bawaslu setelah dilaporkan rekan kerjanya, perempuan inisial SH.
SH mengaku melaporkan HO usai mengaku mendapat pelecehan seksual. Kasus itu telah dilaporkan ke Mapolres Wajo sejak 17 Juni 2025 lalu.
"Iya, awal kejadian tahun 2023. Terakhir saya dilecehkan awal tahun 2025. Saya laporkan karena sudah resah dan saya harus bicara kepada publik," papar SH.
Selain pidana, SH juga melaporkan HO di ranah etik. SH mengadukan pimpinannya itu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Republik Indonesia (RI) dan telah disetujui untuk sidang.
DKPP telah melayangkan surat panggilan kepada Pengadu dengan nomor surat 2535/PS.DKPP/SET-04/IX/2025. Sidang etik ini bakal digelar di KPU Sulsel pada Jumat, 26 September 2025 pukul 09.00 WITA.
Pengunduran tersebut dibenarkan Ketua Bawaslu Wajo, Andi Hasnadi saat dikonfirmasi.
"Betul, sudah resmi mundur dan surat pengunduran dirinya disetujui dan diputuskan Bawaslu RI," ujar Andi Hasnadi.
Ia menerangkan, saat ini surat pengunduran HO telah diterima dan berada di Bawaslu Wajo.
"Suratnya sudah keluar dan sudah kami terima. Tapi sebelum itu kami konfirmasi dulu ke Bawaslu Provinsi apakah bisa disebar atau tidak," tambahnya.
Sebelumnya, HO mengundurkan diri sebagai komisioner Bawaslu setelah dilaporkan rekan kerjanya, perempuan inisial SH.
SH mengaku melaporkan HO usai mengaku mendapat pelecehan seksual. Kasus itu telah dilaporkan ke Mapolres Wajo sejak 17 Juni 2025 lalu.
"Iya, awal kejadian tahun 2023. Terakhir saya dilecehkan awal tahun 2025. Saya laporkan karena sudah resah dan saya harus bicara kepada publik," papar SH.
Selain pidana, SH juga melaporkan HO di ranah etik. SH mengadukan pimpinannya itu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Republik Indonesia (RI) dan telah disetujui untuk sidang.
DKPP telah melayangkan surat panggilan kepada Pengadu dengan nomor surat 2535/PS.DKPP/SET-04/IX/2025. Sidang etik ini bakal digelar di KPU Sulsel pada Jumat, 26 September 2025 pukul 09.00 WITA.
(UMI)
Berita Terkait
News
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Polres Wajo berhasil mengungkap kasus hilangnya perempuan bernama Paramitha Titania Anggelica (28) asal Bottodongga, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo dua tahun lalu.
Senin, 10 Agu 2026 21:21
Sulsel
Bos PO Bintang Zahira Akui Bus Beroperasi Sebelum TNKB Terbit, Alasan Kejar Cicilan
Bos Perusahaan Otobus (PO) PT Bintang Zahira Trans, Junawir ternyata menyadari sejak awal busnya dioperasionalkan secara ilegal.
Senin, 27 Jul 2026 14:33
News
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
Bus Bintang Zahira yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pelecehan penumpang perempuan, diduga tidak layak beroperasi.
Kamis, 23 Jul 2026 12:12
News
32 Anak di Makassar Diduga jadi Korban Pelecehan Seksual Pemilik Warung
DPPPA Kota Makassar memberikan pendampingan kepada puluhan anak yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pemilik warung di depan salah satu sekolah di Kecamatan Manggala.
Selasa, 21 Jul 2026 18:10
Sulsel
Kondektur Diduga Lecehkan Penumpang Perempuan di Bus, Korban Lapor Polisi
Dugaan pelecahan terhadap perempuan di moda transportasi bus kembali terjadi. Peristiwa memilukan tersebut dialami seorang perempuan di atas bus Bintang Zahira bernomor polisi DD 7175 XX berwarna hijau toska.
Minggu, 19 Jul 2026 19:24
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PKKMB UNM, Prof Hasmyati Harap Jadi Momentum Transformasi Kampus
2
Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
3
Unhas Kembangkan Teknologi Pascapanen untuk Konversi Kopi Robusta di Bululumba
4
Kolaborasi PLN & Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan Makassar
5
Reses di Balantang, Bangkit Soroti Dugaan Ketidakadilan Penerimaan Tenaga Kerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PKKMB UNM, Prof Hasmyati Harap Jadi Momentum Transformasi Kampus
2
Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
3
Unhas Kembangkan Teknologi Pascapanen untuk Konversi Kopi Robusta di Bululumba
4
Kolaborasi PLN & Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan Makassar
5
Reses di Balantang, Bangkit Soroti Dugaan Ketidakadilan Penerimaan Tenaga Kerja