Paripurna DPRD Sulsel, Pemprov Target PAD Rp10,99 Triliun
Senin, 06 Okt 2025 19:45
DPRD Sulsel menggelar rapat paripurna tentang penjelasan Gubernur Sulsel terhadap pengajuan nota keuangan dan Ranperda tentang APBD TA 2026 di Kantor Dinas BMBK Sulsel, Senin (6/10/2025). Foto: IST
MAKASSAR - DPRD Sulsel menggelar rapat paripurna tentang penjelasan Gubernur Sulsel terhadap pengajuan nota keuangan dan Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026 di Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Senin (6/10/2025).
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi memimpin langsung rapat paripurna ini. Hadir lengkap Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.
Penyusunan RAPBD 2026 merupakan tindak lanjut dari Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati bersama sebelumnya. Pemprov Sulsel menetapkan enam arah kebijakan dan prioritas pembangunan pada tahun anggaran 2026.
Diantaranya pemantapan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif, percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal dan inovasi digital, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur strategis yang berkeadilan antarwilayah, penguatan ketahanan pangan dan energi daerah, pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Andi Sudirman menegaskan, untuk mewujudkan target-target tersebut dibutuhkan sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Seiring dengan perkembangan yang kita rasakan saat ini, tuntutan kebutuhan pelayanan di berbagai sektor semakin kompleks dan membutuhkan sumber daya finansial yang memadai,” katanya.
Target pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp10,99 triliun lebih yang bersumber dari komponen pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp5,76 triliun lebih, pendapatan dana transfer sebesar Rp5,22 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp8,99 miliar lebih.
Meski begitu, Gubernur Andi Sudirman menyebutkan adanya tantangan dalam proyeksi pendapatan akibat perubahan alokasi dana transfer dari pusat.
Berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Nomor S-62/PK/2025), dana transfer tahun 2026 mengalami pengurangan secara signifikan dibandingkan alokasi sebelumnya.
“Oleh karena itu, tumpuan PAD yang hingga saat ini masih bertumpu pada pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor, harus diakselerasi oleh sektor lain seperti pertanian, ekonomi kreatif, pariwisata, dan industri,” ujarnya.
Dampak dari dinamika pendapatan tersebut turut memengaruhi struktur belanja daerah. Pemprov Sulsel merencanakan alokasi belanja sebesar Rp10,85 triliun lebih dengan rincian, belanja operasi Rp6,24 triliun lebih, belanja modal Rp2,62 triliun lebih, belanja tidak terduga Rp20 miliar, dan belanja transfer Rp1,96 triliun lebih.
Sementara untuk pembiayaan daerah, pemerintah tidak merencanakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dari tahun sebelumnya. Namun, pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp139 miliar, terdiri dari pembayaran cicilan pokok utang sebesar Rp134 miliar dan penyertaan modal daerah sebesar Rp 5 miliar.
Gubernur Andi Sudirman mengingatkan pentingnya kerja sama seluruh elemen pemerintahan untuk mewujudkan target pembangunan daerah.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada seberapa besar anggaran yang dimiliki, tetapi pada seberapa tepat dan berdaya guna setiap rupiah yang kita belanjakan untuk rakyat,” tandasnya.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi memimpin langsung rapat paripurna ini. Hadir lengkap Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.
Penyusunan RAPBD 2026 merupakan tindak lanjut dari Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati bersama sebelumnya. Pemprov Sulsel menetapkan enam arah kebijakan dan prioritas pembangunan pada tahun anggaran 2026.
Diantaranya pemantapan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif, percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal dan inovasi digital, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur strategis yang berkeadilan antarwilayah, penguatan ketahanan pangan dan energi daerah, pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Andi Sudirman menegaskan, untuk mewujudkan target-target tersebut dibutuhkan sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Seiring dengan perkembangan yang kita rasakan saat ini, tuntutan kebutuhan pelayanan di berbagai sektor semakin kompleks dan membutuhkan sumber daya finansial yang memadai,” katanya.
Target pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp10,99 triliun lebih yang bersumber dari komponen pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp5,76 triliun lebih, pendapatan dana transfer sebesar Rp5,22 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp8,99 miliar lebih.
Meski begitu, Gubernur Andi Sudirman menyebutkan adanya tantangan dalam proyeksi pendapatan akibat perubahan alokasi dana transfer dari pusat.
Berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Nomor S-62/PK/2025), dana transfer tahun 2026 mengalami pengurangan secara signifikan dibandingkan alokasi sebelumnya.
“Oleh karena itu, tumpuan PAD yang hingga saat ini masih bertumpu pada pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor, harus diakselerasi oleh sektor lain seperti pertanian, ekonomi kreatif, pariwisata, dan industri,” ujarnya.
Dampak dari dinamika pendapatan tersebut turut memengaruhi struktur belanja daerah. Pemprov Sulsel merencanakan alokasi belanja sebesar Rp10,85 triliun lebih dengan rincian, belanja operasi Rp6,24 triliun lebih, belanja modal Rp2,62 triliun lebih, belanja tidak terduga Rp20 miliar, dan belanja transfer Rp1,96 triliun lebih.
Sementara untuk pembiayaan daerah, pemerintah tidak merencanakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dari tahun sebelumnya. Namun, pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp139 miliar, terdiri dari pembayaran cicilan pokok utang sebesar Rp134 miliar dan penyertaan modal daerah sebesar Rp 5 miliar.
Gubernur Andi Sudirman mengingatkan pentingnya kerja sama seluruh elemen pemerintahan untuk mewujudkan target pembangunan daerah.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada seberapa besar anggaran yang dimiliki, tetapi pada seberapa tepat dan berdaya guna setiap rupiah yang kita belanjakan untuk rakyat,” tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Pelindo Gandeng Pemprov Sulsel Perkuat Konektivitas Maritim dan Logistik
Pelindo Regional 4 dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan konektivitas maritim dan memperlancar arus logistik.
Senin, 26 Okt 2026 19:10
Sulsel
Puas Hasil MYP di Gowa, LBK Ajak Warga Ikut Merawat Jalan Bu'rung-bu'rung-Bili'-Bili'
Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Lukman B Kady (LBK) mengapresiasi kualitas pekerjaan jalan melalui program multi years project (MYP) di ruas Bu'rung-bu'rung-Bili'-Bili', Kabupaten Gowa, yang kini telah rampung dan diresmikan.
Kamis, 22 Okt 2026 16:47
Sulsel
Paripurna HUT Sulsel ke-357, Keluhan Rakyat Harus Jadi Pelecut Pembangunan Sulsel
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-357 Sulsel.
Senin, 19 Okt 2026 14:27
Ekbis
Vale Indonesia Pamerkan Produk UMKM Binaan di HUT Sulsel ke-357
Produk olahan pangan hingga kerajinan lokal dari Luwu Timur meramaikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (18/10/2026).
Minggu, 18 Okt 2026 21:34
News
Gubernur Lepas Puluhan Ribu Peserta Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Swasembada Pangan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melepas puluhan ribu peserta Jalan Sehat Anti Mager serta perwakilan dari 24 kabupaten/kota yang mengikuti Kirab Swasembada Pangan sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan.
Minggu, 18 Okt 2026 16:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jelang GIIAS Makassar 2026, Suzuki Ungkap Penjualan Tumbuh 39% di Sulsel
2
Unhas Boyong 40 Mahasiswa Internasional Belajar di Kepulauan Sangkarrang
3
Mencari Nasionalisme Pemuda
4
Asa Baru Sepak Bola, Appi Resmi Pimpin Asprov PSSI Sulsel Periode 2026–2030
5
AMI Awards 2026, Wujud Komitmen Majukan Musik Nusantara hingga ke Kancah Internasional
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jelang GIIAS Makassar 2026, Suzuki Ungkap Penjualan Tumbuh 39% di Sulsel
2
Unhas Boyong 40 Mahasiswa Internasional Belajar di Kepulauan Sangkarrang
3
Mencari Nasionalisme Pemuda
4
Asa Baru Sepak Bola, Appi Resmi Pimpin Asprov PSSI Sulsel Periode 2026–2030
5
AMI Awards 2026, Wujud Komitmen Majukan Musik Nusantara hingga ke Kancah Internasional