Kadir Halid Serap Aspirasi Warga Parang Layang Soal Drainase dan Jalan Lorong
Selasa, 24 Feb 2026 17:22
Anggota DPRD Sulsel, Kadir Halid melaksanakan reses di Jalan Tinumbu, Kelurahan Parang Layang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Selasa (24/02/2026). Foto: Muhaimin
MAKASSAR - Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Kadir Halid melaksanakan reses masa persidangan II Tahun Anggaran 2025/2026 di Jalan Tinumbu, Kelurahan Parang Layang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Selasa (24/02/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi legislator untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan infrastruktur yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius. Salah satu isu utama yang mengemuka adalah persoalan drainase yang kerap memicu genangan air saat musim hujan.
Menurut warga, sistem drainase di sejumlah titik belum berfungsi optimal. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan dan kerusakan jalan lingkungan.
Menanggapi hal tersebut, Kadir Halid mengakui bahwa persoalan drainase menjadi masalah yang hampir merata di Kota Makassar. Ia menyebutkan, pemerintah kota saat ini telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Drainase sebagai langkah percepatan penanganan.
“Drainase memang menjadi perhatian bersama. Kita tentu mendorong agar Satgas Drainase ini bekerja maksimal dan terkoordinasi, sehingga persoalan genangan bisa segera teratasi,” ujarnya di hadapan warga.
Selain drainase, aspirasi lain yang disampaikan warga berkaitan dengan kondisi lorong-lorong permukiman. Mereka meminta agar paving blok yang saat ini terpasang dapat diganti dengan pengaspalan karena dinilai lebih kuat dan tahan lama.
Warga menilai paving blok kerap mengalami kerusakan dan bergelombang, sehingga menyulitkan akses kendaraan maupun pejalan kaki. Pengaspalan dianggap menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan lingkungan.
Kadir Halid menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah provinsi maupun dikoordinasikan dengan pemerintah kota. Ia berharap hasil reses ini dapat segera ditindaklanjuti demi peningkatan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan infrastruktur yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius. Salah satu isu utama yang mengemuka adalah persoalan drainase yang kerap memicu genangan air saat musim hujan.
Menurut warga, sistem drainase di sejumlah titik belum berfungsi optimal. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan dan kerusakan jalan lingkungan.
Menanggapi hal tersebut, Kadir Halid mengakui bahwa persoalan drainase menjadi masalah yang hampir merata di Kota Makassar. Ia menyebutkan, pemerintah kota saat ini telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Drainase sebagai langkah percepatan penanganan.
“Drainase memang menjadi perhatian bersama. Kita tentu mendorong agar Satgas Drainase ini bekerja maksimal dan terkoordinasi, sehingga persoalan genangan bisa segera teratasi,” ujarnya di hadapan warga.
Selain drainase, aspirasi lain yang disampaikan warga berkaitan dengan kondisi lorong-lorong permukiman. Mereka meminta agar paving blok yang saat ini terpasang dapat diganti dengan pengaspalan karena dinilai lebih kuat dan tahan lama.
Warga menilai paving blok kerap mengalami kerusakan dan bergelombang, sehingga menyulitkan akses kendaraan maupun pejalan kaki. Pengaspalan dianggap menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan lingkungan.
Kadir Halid menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah provinsi maupun dikoordinasikan dengan pemerintah kota. Ia berharap hasil reses ini dapat segera ditindaklanjuti demi peningkatan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Hasil Pengawasan, DPRD Sulsel Toleransi 3,8 Cm Ketebalan Aspal Jalan Hertasning
Rombongan Komisi D DPRD Sulawesi Selatan melakukan evaluasi dan pengecekan proyek multi years di Jalan Hertasning, Makassar, Kamis (05/03/2026).
Kamis, 05 Mar 2026 17:12
Sulsel
Sultan Tajang Soroti Rehab Masjid 99 Kubah: Sudah Dianggarkan Rp4,5 Miliar, Kok Masih Bocor
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Sultan Tajang, menegaskan bahwa dengan anggaran Rp4,5 miliar, persoalan atap seharusnya dapat dituntaskan.
Rabu, 04 Mar 2026 22:16
Sulsel
Anggaran Perbaikan Rp4,5 Miliar Masjid 99 Kubah Disorot: Bukan Perbaiki, Malah Tambah Bocor
Komisi D DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) menyoroti penggunaan anggaran sebesar Rp4,5 miliar untuk rehabilitasi Masjid 99 Kubah Asmaul Husna yang dinilai tidak efektif.
Rabu, 04 Mar 2026 16:37
Sulsel
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Ketidakprofesionalan Pengerjaan Proyek Jalan Hertasning
DPRD Sulawesi Selatan melalui Komisi D melakukan kunjungan lapangan terhadap pengerjaan Jalan Hertasning, Kota Makassar, Selasa (03/03/2026).
Selasa, 03 Mar 2026 18:33
Sulsel
Silaturahmi FD-PNI, Cicu Gaungkan Keadilan untuk Daerah Penghasil Nikel
Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi menyuarakan pentingnya keadilan bagi daerah penghasil nikel, baik dari sisi manfaat ekonomi maupun dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Senin, 02 Mar 2026 21:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler