Perkuat Tata Kelola Informasi, DiskominfoSP Gowa Monitoring dan Evaluasi PPID
Selasa, 14 Okt 2025 13:11
Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tahun 2025. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Gowa melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tahun 2025.
Pertemuan ini berlangsung di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (13/10).
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni mengatakan, arahan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan informasi publik disetiap perangkat daerah perlu dilakukan.
Sehingga, Monev tersebut memiliki beberapa tujuan penting. Salah satunya bertujuan untuk menguatkan kelembagaan dan peran PPID dalam melakukan pelayanan informasi publik sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
"Kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kesamaan persepsi antar badan publik di Kabupaten Gowa dalam menyusun Daftar Informasi Publik (DIP)," katanya.
Adapun sasaran kegiatan dilaksanakannya Monev tersebut antara lain, agar peserta mampu menyediakan usulan Daftar Informasi Publik dan Daftar Informasi yang Dikecualikan.
Kemudian, mengevaluasi ketersediaan Dokumen Informasi Publik Tahun 2025 sebagai upaya peningkatan kinerja di tahun mendatang, dan mengklasifikasikan informasi sebagai rujukan dalam penyusunan Daftar Informasi yang Dikecualikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh PPID pelaksana di lingkungan Pemkab Gowa dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik yang cepat, tepat dan transparan serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan partisipatif.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan partisipatif.
Menurutnya, melalui peran PPID, masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi yang benar, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Akses terhadap informasi publik yang terbuka menjadi sarana bagi masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan, memberikan masukan, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
"Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini menjadi momentum penting untuk menilai sejauh mana kinerja kita dalam memberikan pelayanan informasi publik, sekaligus menjadi sarana perbaikan dan penguatan di masa mendatang," ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga sebagai proses refleksi yang harus dimaknai secara mendalam. Melalui evaluasi, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi kekuatan yang sudah ada sekaligus menemukan kelemahan yang perlu segera diperbaiki.
"Hasil dari kegiatan ini akan menjadi dasar bagi langkah-langkah strategis ke depan agar pelayanan informasi publik di Kabupaten Gowa semakin baik dan sesuai dengan harapan masyarakat," jelasnya.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai refleksi, pembelajaran, dan penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan dipercaya masyarakat.
"Dengan semangat kebersamaan, kita optimis Kabupaten Gowa dapat menjadi contoh daerah yang konsisten dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Harapan kita semua adalah terciptanya pemerintahan yang transparan dan dipercaya masyarakat," tutupnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari admin PPID pelaksana perwakilan setiap SKPD dan kecamatan lingkup Pemkab Gowa.
Pertemuan ini berlangsung di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (13/10).
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni mengatakan, arahan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan informasi publik disetiap perangkat daerah perlu dilakukan.
Sehingga, Monev tersebut memiliki beberapa tujuan penting. Salah satunya bertujuan untuk menguatkan kelembagaan dan peran PPID dalam melakukan pelayanan informasi publik sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
"Kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kesamaan persepsi antar badan publik di Kabupaten Gowa dalam menyusun Daftar Informasi Publik (DIP)," katanya.
Adapun sasaran kegiatan dilaksanakannya Monev tersebut antara lain, agar peserta mampu menyediakan usulan Daftar Informasi Publik dan Daftar Informasi yang Dikecualikan.
Kemudian, mengevaluasi ketersediaan Dokumen Informasi Publik Tahun 2025 sebagai upaya peningkatan kinerja di tahun mendatang, dan mengklasifikasikan informasi sebagai rujukan dalam penyusunan Daftar Informasi yang Dikecualikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh PPID pelaksana di lingkungan Pemkab Gowa dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik yang cepat, tepat dan transparan serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan partisipatif.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan partisipatif.
Menurutnya, melalui peran PPID, masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi yang benar, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Akses terhadap informasi publik yang terbuka menjadi sarana bagi masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan, memberikan masukan, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
"Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini menjadi momentum penting untuk menilai sejauh mana kinerja kita dalam memberikan pelayanan informasi publik, sekaligus menjadi sarana perbaikan dan penguatan di masa mendatang," ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga sebagai proses refleksi yang harus dimaknai secara mendalam. Melalui evaluasi, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi kekuatan yang sudah ada sekaligus menemukan kelemahan yang perlu segera diperbaiki.
"Hasil dari kegiatan ini akan menjadi dasar bagi langkah-langkah strategis ke depan agar pelayanan informasi publik di Kabupaten Gowa semakin baik dan sesuai dengan harapan masyarakat," jelasnya.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai refleksi, pembelajaran, dan penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan dipercaya masyarakat.
"Dengan semangat kebersamaan, kita optimis Kabupaten Gowa dapat menjadi contoh daerah yang konsisten dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Harapan kita semua adalah terciptanya pemerintahan yang transparan dan dipercaya masyarakat," tutupnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari admin PPID pelaksana perwakilan setiap SKPD dan kecamatan lingkup Pemkab Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata Provinsi Sulawesi Selatan mulai dioperasikan untuk tahap pertama di Jalan Malino Kelurahan Tamarunang, Kecmaatan Somba Opu, Jumat (11/9).
Sabtu, 12 Sep 2026 17:48
News
Pemkab Gowa Siapkan Rp1,5 Miliar Dukung Program TMMD di Bontonompo
Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat kolaborasi dengan TNI melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun 2026.
Jum'at, 11 Sep 2026 08:33
Sulsel
Pemkab Gowa dan Taspen Kerja Sama Tingkatkan Kesejahteraan ASN
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menjalin kerja sama dengan PT Taspen untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gowa.
Senin, 07 Sep 2026 16:12
Sulsel
Gowa Jadi Tuan Rumah, Darmawangsyah Apresiasi Kemah Pramuka Madrasah se-Sulsel
Kabupaten Gowa menjadi tuan rumah Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang diikuti 2.389 peserta dari berbagai daerah di Sulsel.
Kamis, 03 Sep 2026 08:51
Sulsel
Workshop Bela Negara di Gowa Soroti Tantangan Nasionalisme di Era Digital
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata berkaitan dengan peperangan atau tugas TNI dan Polri. Menurutnya, bela negara merupakan tanggung jawab seluruh warga.
Kamis, 27 Agu 2026 20:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
3
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar
4
FIFGROUP Edukasi 100 Siswa SMKS YAPTA Takalar soal Literasi Keuangan
5
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
3
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar
4
FIFGROUP Edukasi 100 Siswa SMKS YAPTA Takalar soal Literasi Keuangan
5
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa