Jelang Musim Hujan, Warga Desa Lentu Jeneponto Gotong Royong Bersihkan Irigasi
Sabtu, 01 Nov 2025 18:28
Gotong royong warga Desa Lentu bersama jajaran pemerintahan dan TNI-Polri membersihkan jaringan irigrasi. Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
JENEPONTO - Berbekal cangkul dan peralatan lainnya, ratusan warga Desa Lentu, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, Sulawesi Selatan berbondong-bondong menuju ke saluran irigasi wilayah jaringan D.I Tamanroya, Dusun Campagaya, Desa Lentu, Sabtu (1/11/2025).
Tidak hanya warga, beberapa anggota TNI-Polri dan jajaran Pemerintah Kabupaten Jeneponto juga turut ambil bagian dalam aksi gotong royong membersihkan saluran irigasi.
Warga Desa Lentu dikenal secara rutin melakukan gotong royong membersihkan saluran irigasi setiap jelang musim hujan.
Turut hadir dalam aksi gotong royong ini, Danramil 03 Tamalatea Kapten Marzuki, Kordinator BPP Kecamatan Bontoramba, perangkat Desa Lentu dan tokoh masyarakat
Terlihat, semangat kebersamaan sangat terasa di sepanjang aliran irigasi. Mereka bahu-membahu membersihkan sumbatan, mengangkat sampah, bonggol kayu, dan lumpur yang menumpuk
Aktivitas ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah risiko bencana.
Kepala Desa Lentu Sirajuddin mengatakan, kondisi di sekitar bantaran saluran irigasi wilayah jaringan D.I memang rutin dibersihkan dan itu masuk agenda tahunan jelang musim tanam.
"Hari ini kita bersihkan sumbatan di aliran irigasi karena banyak sampah, dan bonggol pohon. Debit air jadi kecil dan mengganggu aliran ke sawah. Selain gotong royong, kita juga melakukan penanaman pohon untuk memperkuat struktur tanah," Jelaa Sirajuddin Kepala Desa Lentu.
Sirajuddin menambahkan, kegiatan seperti ini bukan kali pertama dilakukan. Namun, setiap musim tanam kita berhotong-royong dan ini berkat dukungan penuh dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemdes, masyarakat, dan unsur pemerintah lainnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Ini bentuk sinergi antara pemerintah desa, kelompok masyarakat, serta TNI dan Polri dalam upaya pelestarian lingkungan.Selain membersihkan irigasi, kegiatan ini juga bagian dari penghormatan kepada alam dan leluhur," ujar Sirajuddin.
Aksi ini, lanjut Sirajuddin, merupakan respon cepat terhadap keluhan para petani yang terdampak penurunan debit air akibat sedimentasi dan tumpukan sampah di saluran irigasi. Targetnya adalah memastikan air dapat mengalir lancar ke lahan pertanian warga saat musim tanam.
"Saluran irigasi wilayah jaringan D.I ini sangat penting untuk pertanian bagi daerah Kecamatan Bontoramba dan Kecamatan lainnya," katanya.
"Alhamdulillah masyarakat dan pemerintah bisa turun bersama supaya aliran air tetap lancar dan hasil panen aman dan tahun ini petani sukses," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah desa Lentu berharap sinergi antara masyarakat, aparat, dan pemerintah daerah terus berlanjut di wilayah lain di Kabupaten Jeneponto.
Tidak hanya warga, beberapa anggota TNI-Polri dan jajaran Pemerintah Kabupaten Jeneponto juga turut ambil bagian dalam aksi gotong royong membersihkan saluran irigasi.
Warga Desa Lentu dikenal secara rutin melakukan gotong royong membersihkan saluran irigasi setiap jelang musim hujan.
Turut hadir dalam aksi gotong royong ini, Danramil 03 Tamalatea Kapten Marzuki, Kordinator BPP Kecamatan Bontoramba, perangkat Desa Lentu dan tokoh masyarakat
Terlihat, semangat kebersamaan sangat terasa di sepanjang aliran irigasi. Mereka bahu-membahu membersihkan sumbatan, mengangkat sampah, bonggol kayu, dan lumpur yang menumpuk
Aktivitas ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah risiko bencana.
Kepala Desa Lentu Sirajuddin mengatakan, kondisi di sekitar bantaran saluran irigasi wilayah jaringan D.I memang rutin dibersihkan dan itu masuk agenda tahunan jelang musim tanam.
"Hari ini kita bersihkan sumbatan di aliran irigasi karena banyak sampah, dan bonggol pohon. Debit air jadi kecil dan mengganggu aliran ke sawah. Selain gotong royong, kita juga melakukan penanaman pohon untuk memperkuat struktur tanah," Jelaa Sirajuddin Kepala Desa Lentu.
Sirajuddin menambahkan, kegiatan seperti ini bukan kali pertama dilakukan. Namun, setiap musim tanam kita berhotong-royong dan ini berkat dukungan penuh dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemdes, masyarakat, dan unsur pemerintah lainnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Ini bentuk sinergi antara pemerintah desa, kelompok masyarakat, serta TNI dan Polri dalam upaya pelestarian lingkungan.Selain membersihkan irigasi, kegiatan ini juga bagian dari penghormatan kepada alam dan leluhur," ujar Sirajuddin.
Aksi ini, lanjut Sirajuddin, merupakan respon cepat terhadap keluhan para petani yang terdampak penurunan debit air akibat sedimentasi dan tumpukan sampah di saluran irigasi. Targetnya adalah memastikan air dapat mengalir lancar ke lahan pertanian warga saat musim tanam.
"Saluran irigasi wilayah jaringan D.I ini sangat penting untuk pertanian bagi daerah Kecamatan Bontoramba dan Kecamatan lainnya," katanya.
"Alhamdulillah masyarakat dan pemerintah bisa turun bersama supaya aliran air tetap lancar dan hasil panen aman dan tahun ini petani sukses," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah desa Lentu berharap sinergi antara masyarakat, aparat, dan pemerintah daerah terus berlanjut di wilayah lain di Kabupaten Jeneponto.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemkab Maros Percepat Swasembada Lewat Perbaikan Irigasi
Pemerintah Kabupaten Maros mempercepat program swasembada pangan melalui peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi di sejumlah kecamatan.
Selasa, 27 Jan 2026 06:55
Sulsel
Pernah Tangani Proyek Bersoal! DPRD Sulsel Tak Mau Orang Bermasalah Tangani Proyek Irigasi
Komisi D DPRD Sulsel merekomendasikan pergantian team leader yang mengerjakan paket irigasi multi years 2025-2027. Rekomendasi ini disampaikan dalam rapat kerja bersama pemenang tender managemen konstruksi (MK) di Kantor sementara DPRD Sulsel, Makassar pada Senin (19/01/2026).
Senin, 19 Jan 2026 18:15
News
Asmo Sulsel Berikan Edukasi Berkendara Aman di Musim Hujan
Asmo Sulsel memberikan edukasi safety riding kepada 70 karyawan PT Malindo Feedmill Tbk terkait berkendara aman di musim hujan.
Jum'at, 14 Nov 2025 19:09
News
Grup Astra Makassar Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana di Musim Hujan
Grup Astra Makassar menunjukkan komitmennya terhadap kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat melalui kegiatan Refreshment Unit Tanggap Darurat.
Senin, 27 Okt 2025 20:23
Sulsel
Jelang Musim Penghujan, Pemkab Gowa Benahi Sejumlah Drainase
Mengantisipasi genangan dan banjir saat musim penghujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mulai melakukan pembenahan sejumlah drainase di titik-titik rawan.
Rabu, 22 Okt 2025 11:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Sulsel Tegaskan Persoalan Syamsuriati Tak Bisa Disamakan dengan Kasus Guru Lutra
2
Mesin Sering Rusak! DPRD Sulsel Minta Segera Ganti KMP Balibo untuk Penyeberangan Bira-Pamatata
3
Perkuat Sinergi Nasional, Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas 2026 di Sentul
4
Kebakaran di Sorowako Hanguskan 3 Rumah, Seorang Lansia Tak Tertolong
5
Sembilan Nelayan Jadi Korban Kebakaran Kapal di Pelabuhan Paotere
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Sulsel Tegaskan Persoalan Syamsuriati Tak Bisa Disamakan dengan Kasus Guru Lutra
2
Mesin Sering Rusak! DPRD Sulsel Minta Segera Ganti KMP Balibo untuk Penyeberangan Bira-Pamatata
3
Perkuat Sinergi Nasional, Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas 2026 di Sentul
4
Kebakaran di Sorowako Hanguskan 3 Rumah, Seorang Lansia Tak Tertolong
5
Sembilan Nelayan Jadi Korban Kebakaran Kapal di Pelabuhan Paotere