Pemkab Gowa Ubah Arah Fokus Pengelolaan Dana Desa

Kamis, 06 Nov 2025 17:46
Pemkab Gowa Ubah Arah Fokus Pengelolaan Dana Desa
Penyerahan cendera mata Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2025 di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Kamis (6/11). Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
Comment
Share
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama BPKP Perwakilan Sulawesi Selatan meningkatkan arah pengelolaan dana desa dari awalnya berfokus pada serapan anggaran menjadi dampak nyata bagi masyarakat.

Hal ini dilakukan melalui pelaksanaan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2025 di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Kamis (6/11).

Kegiatan ini diarahkan untuk menilai sejauh mana Dana Desa benar-benar menghadirkan perubahan sosial dan ekonomi di tingkat akar rumput, bukan sekadar terserap dalam laporan keuangan.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menegaskan bahwa tolok ukur pembangunan desa kini harus berorientasi pada hasil dan dampak. Ia menilai keberhasilan tidak cukup diukur dari penyelesaian administrasi, tapi dari perubahan yang dirasakan masyarakat.

“Apakah pendapatan warga meningkat, apakah irigasi berfungsi, apakah jalan membuka akses usaha, itu yang harus menjadi fokus,” ujar Talenrang.

Pada tahun 2025, Kabupaten Gowa mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp121,27 miliar dengan realisasi 75 persen. Namun, Talenrang menilai angka ini baru berarti jika mencerminkan kemajuan kesejahteraan masyarakat desa.

Berdasarkan evaluasi, sebanyak 76 desa kini berstatus mandiri dan 42 desa berstatus maju, tanpa ada desa yang tertinggal. Seluruh 121 BUMDes juga telah aktif dan menjadi penggerak ekonomi lokal.

“Data ini menunjukkan desa-desa di Gowa mulai membangun kekuatan ekonominya sendiri. Ini sinyal positif dari arah kebijakan yang berpihak pada hasil nyata,” terangnya.

Lanjut Bupati Talenrang, Pemerintah Kabupaten Gowa saat ini memperkuat pendekatan pembangunan berbasis hasil (result-based development).

Evaluasi tidak hanya menilai penyerapan anggaran, tetapi juga menimbang nilai manfaatnya. Setiap kepala desa didorong meningkatkan kemampuan perencanaan, tata kelola, dan pelaporan berbasis kinerja.

“Setiap rupiah Dana Desa harus menjadi pengungkit kesejahteraan, bukan sekadar proyek sementara. Desa perlu tumbuh menjadi pusat kemandirian ekonomi dan solidaritas sosial,” tegasnya.

Menurut Talenrang, Dana Desa adalah instrumen perubahan sosial yang harus mendorong kemandirian dan daya saing masyarakat. Pemkab Gowa akan memperluas dukungan bagi pengembangan ekonomi produktif desa, terutama sektor UMKM dan potensi unggulan berbasis sumber daya lokal.

Ditemui di tempat yang sama, Koordinator Pengawasan Akuntabilitas Keuangan Daerah 2 BPKP Sulawesi Selatan, Indra Kurniawan sekaligus ketua panitia kegiatan menyebut kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan berorientasi hasil.

“Kami ingin pengawasan tidak berhenti pada kepatuhan, tetapi menghasilkan nilai manfaat bagi warga. Dana Desa harus terasa dampaknya di lapangan,” ujarnya.

Workshop ini dihadiri Anggota Komite IV DPD RI, Andi Muhammad Ihsan sebagai narasumber, Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Selatan, Rasono, Kepala Kanwil Perbendaharaan Sulawesi Selatan, Supendi, Perwakilan Kejaksaan Negeri Gowa, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, sejumlah pimpinan SKPD dan para camat serta kepala desa se-Kabupaten Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
Gowa Jadi Lokasi Riset UNM soal Tata Kelola Dana Desa
Sulsel
Gowa Jadi Lokasi Riset UNM soal Tata Kelola Dana Desa
Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penelitian mengenai penguatan sistem pencegahan korupsi dalam pengelolaan dana desa berbasis digital governance di Kabupaten Gowa.
Rabu, 12 Agu 2026 08:42
268 Lulusan Polbangtan Gowa Didorong Bawa Inovasi ke Sektor Pertanian
News
268 Lulusan Polbangtan Gowa Didorong Bawa Inovasi ke Sektor Pertanian
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mendorong lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menjadi inovator dan penggerak pembangunan pertanian. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Wisuda Polbangtan Gowa 2026 di Aula Syekh Yusuf, Kampus I Polbangtan Gowa, Senin (10/8/2026).
Senin, 10 Agu 2026 15:39
Cegah Kerugian Daerah, Pimpinan OPD Diperingatkan Pentingnya Fungsi Pengawasan
Sulsel
Cegah Kerugian Daerah, Pimpinan OPD Diperingatkan Pentingnya Fungsi Pengawasan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui penguatan sistem pengawasan serta pencegahan kerugian daerah.
Minggu, 09 Agu 2026 06:17
Bupati Gowa Lepas 92 Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional XII 2026
News
Bupati Gowa Lepas 92 Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional XII 2026
Ketua Mabicab dan Kwarcab Pramuka Gowa, Sitti Husniah Talenrang melepas 92 peserta dari Kontingen Kwarcab Gowa yang akan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 sekaligus mengukuhkan Pramuka Garuda di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Jumat (7/8).
Jum'at, 07 Agu 2026 21:20
Buka Rakor TPID, Sekda Gowa Tekankan 4 Poin Pengendalian Inflasi Daerah
Sulsel
Buka Rakor TPID, Sekda Gowa Tekankan 4 Poin Pengendalian Inflasi Daerah
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter menegaskan, pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas inflasi di Kabupaten Gowa.
Rabu, 05 Agu 2026 16:17
Berita Terbaru