Pengawasan APBD, Kadir Cek Ruang Kelas dan Masjid yang Sedang Dibangun di SMK 02 Makassar
Selasa, 02 Des 2025 18:06
Anggota DPRD Sulsel, Kadir Halid melakukan pengawasan APBD di SMK 02 Makassar pada Selasa (02/12/2025). Foto: Muhaimin
MAKASSAR - Anggota DPRD Sulsel, Kadir Halid melakukan pengawasan APBD di SMK 02 Makassar pada Selasa (02/12/2025). Dalam pelaksanaannya, ia menyerap aspirasi dari pihak sekolah dan meninjau ruang kelas yang sementara dibangun.
Kepala Sekolah SMK 02 Makassar, Mansyur sangat senang Kadir Halid memilih sekolahnya menjadi titik pengawasan. Kesempatan ini pun dimanfaatkannya dengan baik untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi.
"Sekolah kami membutuhkan tambahan toilet. Apalagi siswa yang ada di SMK 02 Makassar mencapai 1500-an orang," kata Mansyur.
Selain itu, SMK 02 Makassar juga membutuhkan masjid untuk beribadah. Saat ini untuk sementara, gedung olahraga yang dijadikan tempat ibadah.
Adapun masjid SMK 02 Makassar masih sementara pembangunan yang direncanakan dua lantai. Pembiayaan bangunan ini merupakan swadaya dari para alumni.
"Pembangunannya sudah satu tahun. Total anggaran yang sudah dihabiskan sekira Rp1 miliar lebih, yang merupakan sumbangan alumni," ujar Mansyur.
"Kalau taksiran para alumni, butuh lagi Rp4 sampai Rp5 miliar agar pembangunannya selesai. Makanya kami butuh bantuan dari Pak Dewan (Kadir) untuk memperjuangkan bangunan ini," sambungnya.
SMK 02 Makassar juga kerap mengalami banjir saat musim hujan tiba. Makanya guru punya aspirasi agar dibuatkan drainase di Jalan Pancasila.
Kadir Halid menyambut baik seluruh aspirasi dalam pengawasan ini. Ia bahkan sempat berkeliling untuk melihat lingkungan sekolah.
Kadir meninjau bangunan kelas yang sementara dibangun. Ia mengapresiasi struktur bangunan dalam pengerjaan ruang kelas ini.
"Bagus ini bangunannya, kokoh. Besinya juga pakai yang nomor 16. Semoga bisa diselesaikan tepat Waktu," ungkapnya.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini menggaransi akan memperjuangkan penambahan toilet di SMK 02 Makassar. Kadir juga mengapresiasi pembangunan masjid yang diinisiasi oleh para alumni.
"Saya minta agar pihak sekolah memberikan proposal kepada saya. Nanti saya sampaikan kepada Pak Gubernur. Pak Gubernur kalau bangun masjid, punya perhatian lebih. Saya yakin, pasti akan dibantu," jelasnya.
Dalam pengawasan itu, Kadir turut menyumbang Rp5 juta dari kantong pribadinya. Ia berjanji seluruh aspirasi dari SMK 02 Makassar bakal diperjuangkan di DPRD Sulsel.
Kepala Sekolah SMK 02 Makassar, Mansyur sangat senang Kadir Halid memilih sekolahnya menjadi titik pengawasan. Kesempatan ini pun dimanfaatkannya dengan baik untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi.
"Sekolah kami membutuhkan tambahan toilet. Apalagi siswa yang ada di SMK 02 Makassar mencapai 1500-an orang," kata Mansyur.
Selain itu, SMK 02 Makassar juga membutuhkan masjid untuk beribadah. Saat ini untuk sementara, gedung olahraga yang dijadikan tempat ibadah.
Adapun masjid SMK 02 Makassar masih sementara pembangunan yang direncanakan dua lantai. Pembiayaan bangunan ini merupakan swadaya dari para alumni.
"Pembangunannya sudah satu tahun. Total anggaran yang sudah dihabiskan sekira Rp1 miliar lebih, yang merupakan sumbangan alumni," ujar Mansyur.
"Kalau taksiran para alumni, butuh lagi Rp4 sampai Rp5 miliar agar pembangunannya selesai. Makanya kami butuh bantuan dari Pak Dewan (Kadir) untuk memperjuangkan bangunan ini," sambungnya.
SMK 02 Makassar juga kerap mengalami banjir saat musim hujan tiba. Makanya guru punya aspirasi agar dibuatkan drainase di Jalan Pancasila.
Kadir Halid menyambut baik seluruh aspirasi dalam pengawasan ini. Ia bahkan sempat berkeliling untuk melihat lingkungan sekolah.
Kadir meninjau bangunan kelas yang sementara dibangun. Ia mengapresiasi struktur bangunan dalam pengerjaan ruang kelas ini.
"Bagus ini bangunannya, kokoh. Besinya juga pakai yang nomor 16. Semoga bisa diselesaikan tepat Waktu," ungkapnya.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini menggaransi akan memperjuangkan penambahan toilet di SMK 02 Makassar. Kadir juga mengapresiasi pembangunan masjid yang diinisiasi oleh para alumni.
"Saya minta agar pihak sekolah memberikan proposal kepada saya. Nanti saya sampaikan kepada Pak Gubernur. Pak Gubernur kalau bangun masjid, punya perhatian lebih. Saya yakin, pasti akan dibantu," jelasnya.
Dalam pengawasan itu, Kadir turut menyumbang Rp5 juta dari kantong pribadinya. Ia berjanji seluruh aspirasi dari SMK 02 Makassar bakal diperjuangkan di DPRD Sulsel.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Hasil Pengawasan, DPRD Sulsel Toleransi 3,8 Cm Ketebalan Aspal Jalan Hertasning
Rombongan Komisi D DPRD Sulawesi Selatan melakukan evaluasi dan pengecekan proyek multi years di Jalan Hertasning, Makassar, Kamis (05/03/2026).
Kamis, 05 Mar 2026 17:12
Sulsel
Sultan Tajang Soroti Rehab Masjid 99 Kubah: Sudah Dianggarkan Rp4,5 Miliar, Kok Masih Bocor
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Sultan Tajang, menegaskan bahwa dengan anggaran Rp4,5 miliar, persoalan atap seharusnya dapat dituntaskan.
Rabu, 04 Mar 2026 22:16
Sulsel
Anggaran Perbaikan Rp4,5 Miliar Masjid 99 Kubah Disorot: Bukan Perbaiki, Malah Tambah Bocor
Komisi D DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) menyoroti penggunaan anggaran sebesar Rp4,5 miliar untuk rehabilitasi Masjid 99 Kubah Asmaul Husna yang dinilai tidak efektif.
Rabu, 04 Mar 2026 16:37
Sulsel
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Ketidakprofesionalan Pengerjaan Proyek Jalan Hertasning
DPRD Sulawesi Selatan melalui Komisi D melakukan kunjungan lapangan terhadap pengerjaan Jalan Hertasning, Kota Makassar, Selasa (03/03/2026).
Selasa, 03 Mar 2026 18:33
Sulsel
Silaturahmi FD-PNI, Cicu Gaungkan Keadilan untuk Daerah Penghasil Nikel
Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi menyuarakan pentingnya keadilan bagi daerah penghasil nikel, baik dari sisi manfaat ekonomi maupun dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Senin, 02 Mar 2026 21:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler