Pertamina Perketat Pengawasan Distribusi Solar Subsidi di Bone
Sabtu, 13 Des 2025 17:52
Pertamina Patra Niaga merespons beredarnya pemberitaan terkait dugaan praktik mafia Solar di Kabupaten Bone. Foto/Istimewa
BONE - Pertamina Patra Niaga merespons beredarnya pemberitaan terkait dugaan praktik mafia Solar di Kabupaten Bone. Informasi yang berkembang di tengah masyarakat tersebut menimbulkan perhatian luas, terutama menyangkut potensi penyimpangan dalam distribusi Solar subsidi yang sejatinya diperuntukkan bagi konsumen yang berhak.
Menanggapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penyaluran Solar subsidi telah dilengkapi dengan mekanisme pengawasan yang ketat untuk memastikan ketepatan sasaran. Proses tersebut mencakup verifikasi dokumen konsumen, pencatatan transaksi melalui sistem digital, serta pengawasan berlapis di tingkat lembaga penyalur.
Setiap indikasi penyalahgunaan di lapangan akan ditindaklanjuti melalui pengecekan menyeluruh sesuai dengan ketentuan internal perusahaan dan regulasi pemerintah.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga, T. Muhammad Rum, menyampaikan bahwa perusahaan secara berkelanjutan memperkuat pengawasan dan memastikan seluruh SPBU menjalankan prosedur distribusi secara disiplin.
“Energi bersubsidi ditujukan untuk masyarakat yang berhak, sehingga pengelolaan di lapangan harus dijalankan dengan cermat. Kami sudah mengaktifkan langkah-langkah pengecekan untuk memastikan layanan di SPBU mengikuti mekanisme yang berlaku. Jika ada proses hukum atau penyelidikan dari pihak berwenang, kami siap berkolaborasi untuk memastikan fakta lapangan terverifikasi secara jelas," ungkap dia.
Senada dengan itu, SBM Sulselbar Fuel II, Muhammad Ridho Hasbullah, menegaskan bahwa setiap potensi penyimpangan di lembaga penyalur akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
“Apabila terbukti bahwa Solar yang dimaksud merupakan BBM bersubsidi dan ditemukan adanya pelanggaran di tingkat SPBU, maka SPBU tersebut akan kami berikan pembinaan sesuai prosedur. Hal ini juga telah menjadi perhatian khusus dalam penguatan pengawasan kami,” ujarnya.
Pertamina Patra Niaga juga mengajak seluruh operator SPBU, pengelola lembaga penyalur, serta konsumen untuk bersama-sama menjaga integritas penyaluran Solar subsidi. Peran aktif masyarakat melalui penyampaian informasi dan laporan menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan di lapangan.
Masyarakat dapat melaporkan kendala maupun indikasi penyalahgunaan dengan menyertakan bukti melalui saluran resmi Pertamina Call Center (PCC) 135.
Sebagai program nasional, distribusi BBM subsidi membutuhkan sinergi berbagai pihak agar pelaksanaannya tepat guna dan tepat sasaran. Untuk itu, Pertamina Patra Niaga terus meningkatkan upaya monitoring, termasuk pemanfaatan sistem digital dan pelaksanaan audit berkala terhadap lembaga penyalur.
Melalui langkah-langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi informasi kepada publik serta memastikan penyaluran energi berjalan sesuai regulasi dan mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Bone dan Sulawesi Selatan secara umum.
Menanggapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penyaluran Solar subsidi telah dilengkapi dengan mekanisme pengawasan yang ketat untuk memastikan ketepatan sasaran. Proses tersebut mencakup verifikasi dokumen konsumen, pencatatan transaksi melalui sistem digital, serta pengawasan berlapis di tingkat lembaga penyalur.
Setiap indikasi penyalahgunaan di lapangan akan ditindaklanjuti melalui pengecekan menyeluruh sesuai dengan ketentuan internal perusahaan dan regulasi pemerintah.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga, T. Muhammad Rum, menyampaikan bahwa perusahaan secara berkelanjutan memperkuat pengawasan dan memastikan seluruh SPBU menjalankan prosedur distribusi secara disiplin.
“Energi bersubsidi ditujukan untuk masyarakat yang berhak, sehingga pengelolaan di lapangan harus dijalankan dengan cermat. Kami sudah mengaktifkan langkah-langkah pengecekan untuk memastikan layanan di SPBU mengikuti mekanisme yang berlaku. Jika ada proses hukum atau penyelidikan dari pihak berwenang, kami siap berkolaborasi untuk memastikan fakta lapangan terverifikasi secara jelas," ungkap dia.
Senada dengan itu, SBM Sulselbar Fuel II, Muhammad Ridho Hasbullah, menegaskan bahwa setiap potensi penyimpangan di lembaga penyalur akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
“Apabila terbukti bahwa Solar yang dimaksud merupakan BBM bersubsidi dan ditemukan adanya pelanggaran di tingkat SPBU, maka SPBU tersebut akan kami berikan pembinaan sesuai prosedur. Hal ini juga telah menjadi perhatian khusus dalam penguatan pengawasan kami,” ujarnya.
Pertamina Patra Niaga juga mengajak seluruh operator SPBU, pengelola lembaga penyalur, serta konsumen untuk bersama-sama menjaga integritas penyaluran Solar subsidi. Peran aktif masyarakat melalui penyampaian informasi dan laporan menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan di lapangan.
Masyarakat dapat melaporkan kendala maupun indikasi penyalahgunaan dengan menyertakan bukti melalui saluran resmi Pertamina Call Center (PCC) 135.
Sebagai program nasional, distribusi BBM subsidi membutuhkan sinergi berbagai pihak agar pelaksanaannya tepat guna dan tepat sasaran. Untuk itu, Pertamina Patra Niaga terus meningkatkan upaya monitoring, termasuk pemanfaatan sistem digital dan pelaksanaan audit berkala terhadap lembaga penyalur.
Melalui langkah-langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi informasi kepada publik serta memastikan penyaluran energi berjalan sesuai regulasi dan mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Bone dan Sulawesi Selatan secara umum.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Sulawesi Imbau Warga Tak Percaya Hoaks Kenaikan Harga Pertalite
Pertamina menegaskan, informasi mengenai harga dan layanan BBM sebaiknya tidak dijadikan rujukan jika tidak berasal dari sumber resmi.
Kamis, 24 Sep 2026 12:35
Sulsel
Pasokan LPG 3 Kg di Pinrang Normal, Pertamina Tambah 18.480 Tabung
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Pinrang hingga 18.480 tabung untuk menjaga ketersediaan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Rabu, 23 Sep 2026 18:47
News
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
Akses warga di kawasan pegunungan Kabupaten Enrekang kini lebih aman setelah Jembatan Gantung Desa Kaluppini, Kecamatan Enrekang, direhabilitasi melalui program CSR Pertamina.
Rabu, 23 Sep 2026 18:34
News
Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM di Seluruh Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan dan penyesuaian distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Sulawesi.
Rabu, 23 Sep 2026 13:59
News
Pertamina Perkuat Suplai LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyesuaikan penyaluran LPG 3 Kg di sejumlah wilayah sepanjang September 2026 untuk merespons perkembangan kebutuhan masyarakat.
Selasa, 22 Sep 2026 10:29
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano