TNI AD Bangun Jembatan Pengganti Gondola yang Viral di Maros
Selasa, 13 Jan 2026 13:54
Anggota TNI dari Kodim 1442 Maros menijau jembatan gondola yang viral beberapa hari terakhir. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Jembatan yang menghubungkan Desa Bontomanurung dan Desa Bontomatinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, yang selama ini diakses menggunakan gondola sepanjang 400 meter dan sempat viral, akan mulai dikerjakan tahun ini. Pembangunan jembatan tersebut akan dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat.
Komandan Kodim 1422/Maros, Letkol Arm Agung Yuhono, mengatakan pengerjaan jembatan akan dimulai pada Januari 2026. Proses pembangunan akan melibatkan TNI bersama masyarakat setempat dengan pola kerja bakti.
“Sesuai arahan presiden, yang viral-viral dipantau oleh sekretaris kabinet. Beliau memerintahkan wilayah-wilayah yang viral untuk langsung dibangun. Termasuk jembatan viral yang menampilkan siswa menggunakan gondola di Maros,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).
Agung menyebutkan, tahapan awal pengerjaan telah dimulai dengan mendatangkan alat berat dan material bangunan ke lokasi. Dalam proses konstruksi, TNI akan dibantu oleh satuan Zeni Daerah Militer (Zidam) Kodam XIV/Hasanuddin.
“Kodam itu punya Zidam, yaitu satuan di bawah Kodam yang bertugas di bidang Zeni meliputi perencanaan, pengawasan konstruksi, pemeliharaan materil zeni hingga pengelolaan aset dan perbekalan air. Zidam ini kerja-kerjanya seperti PU, jika di instansi pemerintah,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini akan dimulai setelah dilakukan peninjauan langsung oleh Kazidam XIV/Hasanuddin Kolonel Czi Prastiwanto yang didampingi Dandim 1422/Maros dan Danramil Tompobulu.
“Bila sesuai rencana, setelah ditinjau kemarin, maka jembatan ini akan mulai dikerjakan bulan ini,” katanya.
Agung memperkirakan pengerjaan jembatan akan memakan waktu sekitar satu bulan. Namun, durasi tersebut masih bergantung pada kondisi cuaca.
“Mungkin pengerjaannya akan memakan waktu sekitar satu bulanan. Insya Allah selesai. Mungkin dengan kondisi cuaca saat ini, mungkin bisa mundur-mundur sedikit dari prediksi. Tapi targetnya selesai dalam sebulan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPUTRPKPP) Kabupaten Maros, Muhammad Alif Husnaeni, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu.
Alif menjelaskan, sehari setelah rapat tersebut, Kementerian Dalam Negeri menggelar rapat koordinasi secara virtual bersama seluruh gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia. Dalam rapat itu, batas akhir penyetoran data ditetapkan pada 4 Desember 2025. Sesuai arahan Presiden, pelaksanaan teknis di lapangan dikerjakan oleh TNI.
“Kabupaten Maros mengusulkan beberapa jembatan gantung, termasuk jembatan Tompobulu. Jadi bukan TNI mengambil alih, tapi memang penanganannya diarahkan untuk dikerjakan oleh TNI,” tegas Alif.
Diketahui, gondola yang selama ini digunakan warga dibangun oleh pemilik lahan karena belum adanya jembatan permanen yang menghubungkan Desa Bontomanurung dan Desa Bontomatinggi. Fasilitas tersebut juga digunakan oleh siswa di Dusun Makmur, Desa Bontomanurung, yang harus menyeberangi sungai menggunakan gondola untuk menuju sekolah.
Komandan Kodim 1422/Maros, Letkol Arm Agung Yuhono, mengatakan pengerjaan jembatan akan dimulai pada Januari 2026. Proses pembangunan akan melibatkan TNI bersama masyarakat setempat dengan pola kerja bakti.
“Sesuai arahan presiden, yang viral-viral dipantau oleh sekretaris kabinet. Beliau memerintahkan wilayah-wilayah yang viral untuk langsung dibangun. Termasuk jembatan viral yang menampilkan siswa menggunakan gondola di Maros,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).
Agung menyebutkan, tahapan awal pengerjaan telah dimulai dengan mendatangkan alat berat dan material bangunan ke lokasi. Dalam proses konstruksi, TNI akan dibantu oleh satuan Zeni Daerah Militer (Zidam) Kodam XIV/Hasanuddin.
“Kodam itu punya Zidam, yaitu satuan di bawah Kodam yang bertugas di bidang Zeni meliputi perencanaan, pengawasan konstruksi, pemeliharaan materil zeni hingga pengelolaan aset dan perbekalan air. Zidam ini kerja-kerjanya seperti PU, jika di instansi pemerintah,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini akan dimulai setelah dilakukan peninjauan langsung oleh Kazidam XIV/Hasanuddin Kolonel Czi Prastiwanto yang didampingi Dandim 1422/Maros dan Danramil Tompobulu.
“Bila sesuai rencana, setelah ditinjau kemarin, maka jembatan ini akan mulai dikerjakan bulan ini,” katanya.
Agung memperkirakan pengerjaan jembatan akan memakan waktu sekitar satu bulan. Namun, durasi tersebut masih bergantung pada kondisi cuaca.
“Mungkin pengerjaannya akan memakan waktu sekitar satu bulanan. Insya Allah selesai. Mungkin dengan kondisi cuaca saat ini, mungkin bisa mundur-mundur sedikit dari prediksi. Tapi targetnya selesai dalam sebulan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPUTRPKPP) Kabupaten Maros, Muhammad Alif Husnaeni, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu.
Alif menjelaskan, sehari setelah rapat tersebut, Kementerian Dalam Negeri menggelar rapat koordinasi secara virtual bersama seluruh gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia. Dalam rapat itu, batas akhir penyetoran data ditetapkan pada 4 Desember 2025. Sesuai arahan Presiden, pelaksanaan teknis di lapangan dikerjakan oleh TNI.
“Kabupaten Maros mengusulkan beberapa jembatan gantung, termasuk jembatan Tompobulu. Jadi bukan TNI mengambil alih, tapi memang penanganannya diarahkan untuk dikerjakan oleh TNI,” tegas Alif.
Diketahui, gondola yang selama ini digunakan warga dibangun oleh pemilik lahan karena belum adanya jembatan permanen yang menghubungkan Desa Bontomanurung dan Desa Bontomatinggi. Fasilitas tersebut juga digunakan oleh siswa di Dusun Makmur, Desa Bontomanurung, yang harus menyeberangi sungai menggunakan gondola untuk menuju sekolah.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Setelah Viral, Guru Honorer dan Kepsek SDN 7 Bontoramba Jeneponto Berdamai
Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Basri, memastikan guru honorer UPT SDN 7 Bontoramba, Sri Kurnia Rahayu, tidak dipecat dan tetap menjalankan tugas.
Senin, 12 Jan 2026 20:27
News
Viral Guru Honorer di Jeneponto Dipecat, Diduga Diganti Adik Kepsek yang Lolos PPPK
Seorang guru honorer perempuan di SDN 7 Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, diduga diberhentikan secara sepihak oleh kepala sekolah setempat.
Sabtu, 10 Jan 2026 18:16
Sulsel
Kasi Intel Korem 141 Toddopuli Ingatkan Prajurit TNI Jeneponto Disiplin dan Moral
Personel Kodim 1425 Jeneponto menerima arahan dan penekanan dari Kasi Intel Korem 141 Toddopuli, Kolonel Kav Heru Wibowo Sofa di Aula Vyati Makodim 1425 Jeneponto, Jalan Lanto Dg Pasewang
Senin, 22 Des 2025 16:57
Makassar City
Personel TNI-Polisi Diterjunkan Jaga Kondusivitas saat Pemilihan RT/RW
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan rapat koordinasi bersama Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana; dan Dandim 1408/Makassar, Letkol Kav. Ino Dwi Setyo Darmawan.
Rabu, 03 Des 2025 10:20
Sulsel
Dandim 1422/Maros Pastikan Tidak Ada Anggota TNI Terlibat Penimbunan Solar
Praktik penimbunan BBM subsidi kembali mencuat di Kabupaten Maros. Aparat Kodim 1422/Maros menemukan tumpukan solar subsidi di sebuah rumah di Kecamatan Bontoa setelah menerima laporan dari warga.
Senin, 17 Nov 2025 18:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Setelah Viral, Guru Honorer dan Kepsek SDN 7 Bontoramba Jeneponto Berdamai
2
Cuaca Eksrem, Wali Kota Makassar Tetapkan Status Siaga
3
Gebyar Awal Tahun, PLN Beri Potongan 50% Tambah Daya
4
Bank Sulselbar Jeneponto Rayakan HUT ke-65, Tegaskan Dukungan Pembangunan Daerah
5
Perkuat Pemberdayaan Perempuan, Nasabah PNM Mekaar Dibekali Literasi Keuangan dan Digital
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Setelah Viral, Guru Honorer dan Kepsek SDN 7 Bontoramba Jeneponto Berdamai
2
Cuaca Eksrem, Wali Kota Makassar Tetapkan Status Siaga
3
Gebyar Awal Tahun, PLN Beri Potongan 50% Tambah Daya
4
Bank Sulselbar Jeneponto Rayakan HUT ke-65, Tegaskan Dukungan Pembangunan Daerah
5
Perkuat Pemberdayaan Perempuan, Nasabah PNM Mekaar Dibekali Literasi Keuangan dan Digital