Yayasan Madrasah Arifah Gowa Perkuat Kompetensi Guru
Minggu, 18 Jan 2026 17:38
Guru Yayasan Madrasah Arifah Gowa di tengah-tengah kegiatan program induksi dan Penilaian Kinerja Guru (PKG). Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Yayasan Madrasah Arifah Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik.
Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program induksi dan Penilaian Kinerja Guru (PKG) yang dikemas dalam pelatihan guru selama dua hari.
Pelatihan ini dilaksanakan pada Sabtu hingga Minggu, 17–18 Januari 2026, bertempat di ruang kelas Sistem Kredit Semester (SKS) MTs Arifah Gowa.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 16 guru dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan Madrasah Arifah Gowa.
Direktur Madrasah Arifah Gowa, Dr. H. Muh. Nurdin, B., M.Si, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari strategi yayasan dalam menyiapkan guru yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.
“Program induksi dan PKG ini merupakan bentuk keseriusan yayasan dalam meningkatkan kualitas guru. Kami ingin guru-guru Arifah Gowa memiliki kompetensi yang kuat, baik dari sisi pedagogik maupun dalam membangun motivasi belajar siswa,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber nasional yang berkompeten di bidangnya.
Salah satunya Prof. Dr. Muh. Jufri, M.Fisik, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan, yang membawakan materi Strategi Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa.
“Motivasi belajar merupakan kunci keberhasilan pendidikan. Guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang mendorong siswa aktif, percaya diri, dan berdaya saing,” jelas Prof. Jufri.
Selain itu, pelatihan juga diisi oleh Dr. Ayatollah Hidayat, M.Pd serta Dr. Azis Masang, yang memberikan penguatan materi terkait pengembangan profesionalisme guru dan inovasi pembelajaran.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapat pendampingan langsung dari jajaran pimpinan madrasah, yakni Direktur Madrasah Arifah Gowa, Dr. H. Muh. Nurdin, B., M.Si, dan Wakil Direktur I, Mas’ud Kasim, S.Pd., M.Pd.
Wakil Direktur I Madrasah Arifah Gowa, Mas’ud Kasim, S.Pd., M.Pd, berharap pelatihan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.
“Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat langsung diterapkan dalam proses belajar mengajar, sehingga mutu pendidikan di Madrasah Arifah Gowa semakin meningkat,” tuturnya.
Dengan pelaksanaan pelatihan ini, Yayasan Madrasah Arifah Gowa menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi pada peningkatan sumber daya manusia sebagai fondasi utama terwujudnya pendidikan madrasah yang unggul dan berdaya saing.
Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program induksi dan Penilaian Kinerja Guru (PKG) yang dikemas dalam pelatihan guru selama dua hari.
Pelatihan ini dilaksanakan pada Sabtu hingga Minggu, 17–18 Januari 2026, bertempat di ruang kelas Sistem Kredit Semester (SKS) MTs Arifah Gowa.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 16 guru dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan Madrasah Arifah Gowa.
Direktur Madrasah Arifah Gowa, Dr. H. Muh. Nurdin, B., M.Si, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari strategi yayasan dalam menyiapkan guru yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.
“Program induksi dan PKG ini merupakan bentuk keseriusan yayasan dalam meningkatkan kualitas guru. Kami ingin guru-guru Arifah Gowa memiliki kompetensi yang kuat, baik dari sisi pedagogik maupun dalam membangun motivasi belajar siswa,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber nasional yang berkompeten di bidangnya.
Salah satunya Prof. Dr. Muh. Jufri, M.Fisik, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan, yang membawakan materi Strategi Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa.
“Motivasi belajar merupakan kunci keberhasilan pendidikan. Guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang mendorong siswa aktif, percaya diri, dan berdaya saing,” jelas Prof. Jufri.
Selain itu, pelatihan juga diisi oleh Dr. Ayatollah Hidayat, M.Pd serta Dr. Azis Masang, yang memberikan penguatan materi terkait pengembangan profesionalisme guru dan inovasi pembelajaran.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapat pendampingan langsung dari jajaran pimpinan madrasah, yakni Direktur Madrasah Arifah Gowa, Dr. H. Muh. Nurdin, B., M.Si, dan Wakil Direktur I, Mas’ud Kasim, S.Pd., M.Pd.
Wakil Direktur I Madrasah Arifah Gowa, Mas’ud Kasim, S.Pd., M.Pd, berharap pelatihan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.
“Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat langsung diterapkan dalam proses belajar mengajar, sehingga mutu pendidikan di Madrasah Arifah Gowa semakin meningkat,” tuturnya.
Dengan pelaksanaan pelatihan ini, Yayasan Madrasah Arifah Gowa menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi pada peningkatan sumber daya manusia sebagai fondasi utama terwujudnya pendidikan madrasah yang unggul dan berdaya saing.
(MAN)
Berita Terkait
News
TPN XIII Makassar-Gowa Perkuat Kolaborasi Guru & Ekosistem Pendidikan
TPN XIII menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari Bincang Pendidikan, Kelas Pendidik, Kelas Pemimpin, Kelas Kompetensi, hingga Cerdas Cermat Guru (CCG).
Rabu, 08 Jul 2026 15:33
News
Temu Pendidik Nusantara XIII Perkuat Ekosistem Pendidikan dari Daerah
Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) kembali menggelar Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII sebagai ruang kolaborasi bagi para pendidik, sekolah, pemerintah, akademisi, dan komunitas pendidikan.
Senin, 29 Jun 2026 17:27
News
Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026
Kabar baik datang dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama. Insentif bagi guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026.
Rabu, 17 Jun 2026 14:18
News
Perkuat Kolaborasi Pengembangan Pendidikan Profesi Guru
Pimpinan Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (FAI UMI) melaksanakan kegiatan benchmarking di Kampus Pendidikan Profesi Guru (PPG) UIN Alauddin Makassar di Pao-Pao, Senin (25/5/2026).
Senin, 25 Mei 2026 17:12
News
PGRI Makassar Desak Pemerintah Prioritaskan PNS untuk Guru, Bukan PPPK
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Makassar menyoroti kebijakan pemerintah pusat terkait penghentian (cut-off) data guru honorer sejak 31 Desember 2024.
Minggu, 03 Mei 2026 15:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
2
16 Atlet Bulutangkis Peraih Super Tiket Lanjutkan Asa ke Tahap Karantina
3
Lantik BPC Perhumas Makassar, Glory Oyong Tekankan Komunikasi Proaktif dan Empati Krisis
4
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
5
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
2
16 Atlet Bulutangkis Peraih Super Tiket Lanjutkan Asa ke Tahap Karantina
3
Lantik BPC Perhumas Makassar, Glory Oyong Tekankan Komunikasi Proaktif dan Empati Krisis
4
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
5
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi