Wali Kota Appi Tegaskan Masjid Harus Legal, Bersih dan Berfungsi Sosial
Senin, 19 Jan 2026 08:52
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri pelantikan pengurus Harian Masjid Nurul Ittihad, Minggu (18/1/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional, memiliki legalitas wakaf yang jelas, menjaga kebersihan, serta berfungsi sebagai pusat pelayanan sosial masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Munafri saat menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pelantikan Badan Pengurus Harian Masjid Nurul Ittihad masa bakti 2025–2026 di Kelurahan Kalukkuang, Kecamatan Tallo, Minggu (18/1/2026).
Munafri menyoroti masih minimnya masjid di Kota Makassar yang memiliki dokumen wakaf lengkap. Dari ribuan masjid yang ada, menurutnya, jumlah masjid yang telah memiliki legalitas wakaf secara utuh tidak mencapai seratus.
“Ini menjadi persoalan serius. Banyak masjid yang dibangun oleh generasi terdahulu, tetapi proses wakafnya tidak terdokumentasi dengan baik sehingga berpotensi menimbulkan sengketa di kemudian hari,” ujarnya.
Ia menyampaikan, Pemerintah Kota Makassar akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama, Badan Wakaf, dan Badan Amil Zakat untuk mendorong legalisasi aset wakaf masjid. Upaya tersebut juga ditujukan untuk memastikan pengelolaan dana umat berjalan transparan dan dimanfaatkan kembali bagi kepentingan masyarakat.
Selain legalitas, Munafri yang akrab disapa Appi menekankan kebersihan sebagai indikator utama kualitas pengelolaan masjid. Ia menyebut kondisi toilet masjid sebagai cerminan kepedulian pengurus terhadap kenyamanan jamaah.
“Kalau toiletnya tidak bersih, bagaimana kita bisa berharap jamaah merasa nyaman. Kebersihan masjid ini sifatnya fundamental,” tegasnya.
Appi juga mengingatkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi harus hadir sebagai pusat penyelesaian persoalan sosial, ruang komunikasi warga, dan tempat interaksi masyarakat.
Karena itu, ia menekankan agar pengurus masjid yang baru dilantik benar-benar menjalankan peran dan tanggung jawabnya, bukan sekadar tercantum dalam surat keputusan.
Selain itu, Appi mendorong masjid menjadi ruang pembinaan generasi muda dengan pendekatan yang ramah anak. Ia menilai anak-anak tidak seharusnya dijauhkan dari masjid hanya karena perilaku yang masih wajar.
“Biarkan anak-anak bermain di halaman masjid. Jangan dimarahi terus-menerus, karena merekalah generasi penerus yang kelak akan memakmurkan masjid,” kata Appi.
Menjelang bulan suci Ramadan, Munafri juga mengingatkan agar masjid dipersiapkan sebagai pusat kegiatan keagamaan dengan lingkungan yang bersih dan nyaman. Ia mengajak lurah, RT, dan RW untuk bersinergi menjaga kebersihan serta kelancaran akses menuju masjid.
Penegasan itu disampaikan Munafri saat menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pelantikan Badan Pengurus Harian Masjid Nurul Ittihad masa bakti 2025–2026 di Kelurahan Kalukkuang, Kecamatan Tallo, Minggu (18/1/2026).
Munafri menyoroti masih minimnya masjid di Kota Makassar yang memiliki dokumen wakaf lengkap. Dari ribuan masjid yang ada, menurutnya, jumlah masjid yang telah memiliki legalitas wakaf secara utuh tidak mencapai seratus.
“Ini menjadi persoalan serius. Banyak masjid yang dibangun oleh generasi terdahulu, tetapi proses wakafnya tidak terdokumentasi dengan baik sehingga berpotensi menimbulkan sengketa di kemudian hari,” ujarnya.
Ia menyampaikan, Pemerintah Kota Makassar akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama, Badan Wakaf, dan Badan Amil Zakat untuk mendorong legalisasi aset wakaf masjid. Upaya tersebut juga ditujukan untuk memastikan pengelolaan dana umat berjalan transparan dan dimanfaatkan kembali bagi kepentingan masyarakat.
Selain legalitas, Munafri yang akrab disapa Appi menekankan kebersihan sebagai indikator utama kualitas pengelolaan masjid. Ia menyebut kondisi toilet masjid sebagai cerminan kepedulian pengurus terhadap kenyamanan jamaah.
“Kalau toiletnya tidak bersih, bagaimana kita bisa berharap jamaah merasa nyaman. Kebersihan masjid ini sifatnya fundamental,” tegasnya.
Appi juga mengingatkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi harus hadir sebagai pusat penyelesaian persoalan sosial, ruang komunikasi warga, dan tempat interaksi masyarakat.
Karena itu, ia menekankan agar pengurus masjid yang baru dilantik benar-benar menjalankan peran dan tanggung jawabnya, bukan sekadar tercantum dalam surat keputusan.
Selain itu, Appi mendorong masjid menjadi ruang pembinaan generasi muda dengan pendekatan yang ramah anak. Ia menilai anak-anak tidak seharusnya dijauhkan dari masjid hanya karena perilaku yang masih wajar.
“Biarkan anak-anak bermain di halaman masjid. Jangan dimarahi terus-menerus, karena merekalah generasi penerus yang kelak akan memakmurkan masjid,” kata Appi.
Menjelang bulan suci Ramadan, Munafri juga mengingatkan agar masjid dipersiapkan sebagai pusat kegiatan keagamaan dengan lingkungan yang bersih dan nyaman. Ia mengajak lurah, RT, dan RW untuk bersinergi menjaga kebersihan serta kelancaran akses menuju masjid.
(MAN)
Berita Terkait
News
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
Nama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin kini ramai dilirik sejumlah partai politik lain. Terbaru ada Demokrat.
Minggu, 27 Sep 2026 17:53
Makassar City
Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 22:13
Makassar City
Revitalisasi Pedestrian Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Makassar Bahas Penanganan Pohon
Keberadaan pohon eksisting menjadi salah satu persoalan yang harus ditangani dalam proyek revitalisasi pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin, Kota Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 00:52
News
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Upaya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam mendorong transformasi digitalisasi layanan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan transaksi keuangan daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 24 Sep 2026 23:02
Sulsel
SiLPA Bertambah Rp219 Miliar, Pemkot Makassar Lakukan Penyesuaian
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Makassar bertambah sekitar Rp219 miliar setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kamis, 24 Sep 2026 06:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan