Pemkab Jeneponto Dorong Tenun Tope Raih Indikasi Geografis
Kamis, 26 Feb 2026 18:00
Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum RI Sulawesi Selatan. Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
JENEPONTO - Pemerintah Kabupaten Jeneponto mendorong perlindungan hukum Tenun Tope sebagai produk unggulan daerah melalui skema Indikasi Geografis (IG). Langkah ini diharapkan memperkuat ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan perajin.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum RI Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Bupati, Kamis (26/2/2026). Pertemuan membahas penguatan perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual (KI) daerah.
Audiensi dipimpin Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kementerian Hukum RI Sulawesi Selatan, Denson Marihot. Hadir Wakil Ketua II DPRD Jeneponto Muh. Basir, Kepala Bappeda H. Alfian Afandy Syam, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Koperasi, serta undangan terkait.
Bupati menegaskan, KI bukan sekadar administrasi, melainkan instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk daerah. Tenun Tope disebut sebagai prioritas karena nilai budaya dan kearifan lokal yang melekat.
“Tenun Tope bukan hanya kain, tetapi identitas daerah. Sudah saatnya kita hadirkan perlindungan hukum melalui pendaftaran Indikasi Geografis agar para pengrajin memperoleh kepastian dan peningkatan kesejahteraan,” tegas Bupati.
Kanwil Kementerian Hukum RI Sulawesi Selatan menyatakan dukungan atas upaya tersebut. Selain IG Tenun Tope, dipaparkan agenda lain, seperti rencana pembentukan peraturan daerah bermuatan KI, pengajuan merek kolektif bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta penguatan perlindungan IG untuk produk unggulan Jeneponto.
Audiensi ini menjadi momentum sinergi pemerintah daerah dan pusat dalam menjadikan KI sebagai penggerak ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan perlindungan yang kuat, produk Jeneponto diharapkan semakin dikenal, diakui, dan bernilai di pasar yang lebih luas.
Pertemuan diakhiri dengan foto bersama.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum RI Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Bupati, Kamis (26/2/2026). Pertemuan membahas penguatan perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual (KI) daerah.
Audiensi dipimpin Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kementerian Hukum RI Sulawesi Selatan, Denson Marihot. Hadir Wakil Ketua II DPRD Jeneponto Muh. Basir, Kepala Bappeda H. Alfian Afandy Syam, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Koperasi, serta undangan terkait.
Bupati menegaskan, KI bukan sekadar administrasi, melainkan instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk daerah. Tenun Tope disebut sebagai prioritas karena nilai budaya dan kearifan lokal yang melekat.
“Tenun Tope bukan hanya kain, tetapi identitas daerah. Sudah saatnya kita hadirkan perlindungan hukum melalui pendaftaran Indikasi Geografis agar para pengrajin memperoleh kepastian dan peningkatan kesejahteraan,” tegas Bupati.
Kanwil Kementerian Hukum RI Sulawesi Selatan menyatakan dukungan atas upaya tersebut. Selain IG Tenun Tope, dipaparkan agenda lain, seperti rencana pembentukan peraturan daerah bermuatan KI, pengajuan merek kolektif bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta penguatan perlindungan IG untuk produk unggulan Jeneponto.
Audiensi ini menjadi momentum sinergi pemerintah daerah dan pusat dalam menjadikan KI sebagai penggerak ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan perlindungan yang kuat, produk Jeneponto diharapkan semakin dikenal, diakui, dan bernilai di pasar yang lebih luas.
Pertemuan diakhiri dengan foto bersama.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pengambilan Sumpah WNI, Kakanwil Tekankan Nasionalisme dan Kepatuhan Hukum
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan kegiatan pengambilan sumpah Warga Negara Indonesia (WNI) berdasarkan Pasal 3A Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2022, Rabu (15/4/2026).
Rabu, 15 Apr 2026 18:19
Sulsel
Penguatan Layanan Hukum dan Regulasi Desa Jadi Fokus di Kabupaten Gowa
Penguatan layanan hukum serta pembinaan regulasi di tingkat desa menjadi fokus utama sinergi antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) dengan Pemerintah Kabupaten Gowa
Selasa, 14 Apr 2026 21:12
Sulsel
Harmonisasikan 4 Rancangan Perbup Wajo, Fokus pada BUMD dan Tata Kelola Risiko
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat fasilitasi harmonisasi terhadap empat Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Kabupaten Wajo
Selasa, 14 Apr 2026 15:07
News
Kemenkum Sulsel Tekankan Kualitas Layanan dan Penajaman Rencana Aksi Tahun 2026
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kemenkum Sulsel) Andi Basmal menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan, khususnya dalam merespon setiap pengaduan.
Senin, 13 Apr 2026 12:14
Sulsel
Kemenkum Sulsel Dorong Kerjasama Optimalkan Ekosistem KI di Jeneponto
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka mengoptimalkan ekosistem Kekayaan Intelektual (KI).
Jum'at, 10 Apr 2026 20:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KPU Bantaeng Gandeng Kejari, Perkuat Dukungan Hukum Jelang Tahapan Pemilu 2027
2
Butuh Biaya Operasi Istri, Akademisi Unhas Keluhkan Dana di Bank BUMN Sulit Dicairkan
3
Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding untuk Siswa SMP di Gowa
4
Kejari Maros Jadwalkan Pemeriksaan Kades Labuaja soal Dugaan Pungli
5
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KPU Bantaeng Gandeng Kejari, Perkuat Dukungan Hukum Jelang Tahapan Pemilu 2027
2
Butuh Biaya Operasi Istri, Akademisi Unhas Keluhkan Dana di Bank BUMN Sulit Dicairkan
3
Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding untuk Siswa SMP di Gowa
4
Kejari Maros Jadwalkan Pemeriksaan Kades Labuaja soal Dugaan Pungli
5
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla