Forkeis Gelar Safari Ramadan dan Pengabdian di Pangkep

Kamis, 05 Mar 2026 05:40
Forkeis Gelar Safari Ramadan dan Pengabdian di Pangkep
Forkeis resmi membuka Safari Ramadan di Desa Kassiloe, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, kemarin. Foto: Istimewa
Comment
Share
PANGKEP - Forum Kajian Ekonomi Islam (Forkeis) membuka kegiatan Safari Ramadhan bertajuk “Ramadhan Spirit Perubahan, Menghidupkan Nilai Syari’ah di Tengah Masyarakat”, di Desa Kassiloe, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, kemarin.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Forkeis dalam menghadirkan dakwah yang kontekstual serta pengabdian nyata kepada masyarakat.

Mengusung semangat perubahan, Safari Ramadhan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai syari’ah dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan spiritual masyarakat.

Ketua Panitia Baso Muhammad Fauzan menyampaikan, rasa syukur atas terlaksananya kegiatan Safari Ramadhan tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil, sehingga kegiatan Safari Ramadhan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga setiap amal kebaikan yang telah diberikan dicatat sebagai pahala dan mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah Subhanahu wa Ta’ala," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Forkeis, Ryaas Syahputra, menyampaikan bahwa Ramadhan adalah momentum transformasi diri dan sosial.

“Safari Ramadhan ini adalah ruang pengabdian sekaligus pembelajaran bagi kita semua. Kami berharap kehadiran Forkeis di Desa Kassiloe bukan hanya membawa program, tetapi juga membawa semangat perubahan sebagaimana tema yang kita usung, yaitu menghidupkan nilai-nilai syari’ah di tengah masyarakat," katanya dalam sambutan.

Selain itu, Kepala Desa Kassiloe, Suriadi, S.SH., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Forkeis di tengah masyarakat.

“Saya berharap kepada para kepala dusun, pengurus masjid, dan seluruh masyarakat agar dapat memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi silaturahmi dalam menghidupkan nilai-nilai syari'ah tidak hanya dalam bulan ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

"Adik-adik mahasiswa ini memiliki banyak potensi yang bisa mereka kontribusikan, seperti menjadi imam, mengisi ceramah, kultum subuh, maupun membantu kegiatan keagamaan lainnya di masjid. Silakan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik selama mereka berada di desa kita," lanjutnya.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan akan diisi dengan berbagai agenda edukatif dan sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Melalui kegiatan ini, Forkeis berharap agar kegiatan ini bisa membangun sinergi yang berkelanjutan antara mahasiswa dan masyarakat dalam menjadikan Ramadhan sebagai spirit perubahan yang nyata dan berdampak.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru