Golkar Sulsel Siap Gelar Musda, Calon Ketua Wajib Kantongi Restu Bahlil
Minggu, 08 Mar 2026 13:50
Partai Golkar Sulsel menggelar konsolidasi kader sekaligus memperingati Nuzul Quran di kantor DPD I Golkar Sulsel, Sabtu 7 Maret 2026. Foto: Istimewa
MAKASSAR - DPD I Golkar Sulsel akhirnya mantap menggelar musyawarah daerah (Musda) bulan Maret ini. Mereka sepakat melaksanakan agenda penting ini habis lebaran.
Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said mengatakan pihaknya telah meminta waktu kepada DPP. Panitia Musda juga sementara disusun.
"Sulsel sudah siap untuk melaksanakan Musyawarah Daerah. Kami minta secepatnya bulan ini," kata Muhidin usai kegiatan buka bersama di Kantor Golkar Sulsel pada Sabtu (08/03/2026).
Muhidin tak menampik, jadwal Musda bisa digelar pada akhir Maret 2026. Namun, pihaknya masih menunggu jadwal lowong dari Ketum Bahlil Lahadalia.
"Tergantung Ketum (Bahlil) kita, kan dia mau datang nanti. Ketum itu hampir semua Musda datang," ucapnya.
"Karena bagaimana pun juga, beliau kan penyelenggara negara. tapi kalau, saya selalu dampingi beliau juga. Insyaallah, datang begitu dibuka," sambungnya.
Anggota DPR RI ini menyampaikan, Lukman B Kady telah ditunjuk sebagai panitia Musda. Adapun Steering Committeenya adalah Armin Toputiri.
Ia menegaskan, calon ketua wajib mendapatkan restu Ketum Bahlil. Figur yang tidak didukung oleh Menteri ESDM ini, dipastikan sulit maju Musda.
"Ya wajib dong. Kalau tidak dapat restu nanti (gimana). Karena begini, sistem pemilihan umum sekang ini, apakah legislatif, eksekutif, itu semua harus direstui oleh ketua umum. Jadi nanti kalau Ketumnya tidak merestui atau tidak bisa melakukan kerja sama yang baik, bisa repot," paparnya.
"Karena Ketum itu bisa merubah calon, menambah dan mengurangi kandidat, itu kewenangan Ketum. Karena mandataris partai itu adalah ketua Umum, kami semua ini pembantu ketua umum," jelasnya.
Muhidin pun menyampaikan kriteria yang diinginkan Bahlil sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel. Salah satunya bisa menyatukan seluruh kader di Sulawesi Selatan.
"Pokoknya harus kompak, bisa menyatukan seluruh kader-kader yang ada di Sulsel, tanpa membeda-bedakan.
Kan saya sudah bilang. Siapa pun yang terpilih dari semua ini adalah kader-kader terbaik di Sulsel. Pokoknya harus kompak, saling memberi dukungan," tegasnya.
Selama kepimpinannya menjadi Plt, Muhidin bersyukur Sulsel sudah memperlihatkan kekompakann dan soliditas, emulai dari provinsi sampai kabupaten/kota. Ia pun berharap suasana ini berlanjut sampai Musda.
"Semoga Musdanya nanti menghasilkan satu pemimpin yang kompak, yang bersatu dengan yang lain, sehingga Golkar Sulsel ini bisa bangkit seperti sediakala," paparnya.
Muhidin sendiri telah mengunjungi Dapil Sulsel I dan III selama menjadi Plt. Ia mengaku sudah melihat animo dan antusias para kader sangat luar biasa.
"Mereka sudah mau, persatuannya sudah tinggi, dan kekompakannya luar biasa, rasa soliditasnya tadi. Ini menandakan Insyaallah Golkar ke depan akan bangkit kembali seperti sebelumnya," sebutnya.
Anggota Komisi XI DPR RI ini mengingatkan bahwa Golkar ini terkenal sejak zaman dahulu, selalu menjadi pemenang di Sulsel. Rekam Jejak ini yang harus terus diingatkan kepada kader sebagai motivasi.
"Bagaimana kader-kader itu bisa merasa ikut bertanggung jawab, bersama-sama memenangkan, bekerjasama bersama kader tanpa membedakan dari mana asal usulnya," tandasnya.
Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said mengatakan pihaknya telah meminta waktu kepada DPP. Panitia Musda juga sementara disusun.
"Sulsel sudah siap untuk melaksanakan Musyawarah Daerah. Kami minta secepatnya bulan ini," kata Muhidin usai kegiatan buka bersama di Kantor Golkar Sulsel pada Sabtu (08/03/2026).
Muhidin tak menampik, jadwal Musda bisa digelar pada akhir Maret 2026. Namun, pihaknya masih menunggu jadwal lowong dari Ketum Bahlil Lahadalia.
"Tergantung Ketum (Bahlil) kita, kan dia mau datang nanti. Ketum itu hampir semua Musda datang," ucapnya.
"Karena bagaimana pun juga, beliau kan penyelenggara negara. tapi kalau, saya selalu dampingi beliau juga. Insyaallah, datang begitu dibuka," sambungnya.
Anggota DPR RI ini menyampaikan, Lukman B Kady telah ditunjuk sebagai panitia Musda. Adapun Steering Committeenya adalah Armin Toputiri.
Ia menegaskan, calon ketua wajib mendapatkan restu Ketum Bahlil. Figur yang tidak didukung oleh Menteri ESDM ini, dipastikan sulit maju Musda.
"Ya wajib dong. Kalau tidak dapat restu nanti (gimana). Karena begini, sistem pemilihan umum sekang ini, apakah legislatif, eksekutif, itu semua harus direstui oleh ketua umum. Jadi nanti kalau Ketumnya tidak merestui atau tidak bisa melakukan kerja sama yang baik, bisa repot," paparnya.
"Karena Ketum itu bisa merubah calon, menambah dan mengurangi kandidat, itu kewenangan Ketum. Karena mandataris partai itu adalah ketua Umum, kami semua ini pembantu ketua umum," jelasnya.
Muhidin pun menyampaikan kriteria yang diinginkan Bahlil sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel. Salah satunya bisa menyatukan seluruh kader di Sulawesi Selatan.
"Pokoknya harus kompak, bisa menyatukan seluruh kader-kader yang ada di Sulsel, tanpa membeda-bedakan.
Kan saya sudah bilang. Siapa pun yang terpilih dari semua ini adalah kader-kader terbaik di Sulsel. Pokoknya harus kompak, saling memberi dukungan," tegasnya.
Selama kepimpinannya menjadi Plt, Muhidin bersyukur Sulsel sudah memperlihatkan kekompakann dan soliditas, emulai dari provinsi sampai kabupaten/kota. Ia pun berharap suasana ini berlanjut sampai Musda.
"Semoga Musdanya nanti menghasilkan satu pemimpin yang kompak, yang bersatu dengan yang lain, sehingga Golkar Sulsel ini bisa bangkit seperti sediakala," paparnya.
Muhidin sendiri telah mengunjungi Dapil Sulsel I dan III selama menjadi Plt. Ia mengaku sudah melihat animo dan antusias para kader sangat luar biasa.
"Mereka sudah mau, persatuannya sudah tinggi, dan kekompakannya luar biasa, rasa soliditasnya tadi. Ini menandakan Insyaallah Golkar ke depan akan bangkit kembali seperti sebelumnya," sebutnya.
Anggota Komisi XI DPR RI ini mengingatkan bahwa Golkar ini terkenal sejak zaman dahulu, selalu menjadi pemenang di Sulsel. Rekam Jejak ini yang harus terus diingatkan kepada kader sebagai motivasi.
"Bagaimana kader-kader itu bisa merasa ikut bertanggung jawab, bersama-sama memenangkan, bekerjasama bersama kader tanpa membedakan dari mana asal usulnya," tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Idrus Marham: Polemik Film Pesta Babi Harus Jadi Momentum Perkuat Nasionalisme
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham justru melihat polemik itu sebagai momentum penting untuk merefleksikan kembali cara pandang kebangsaan dalam melihat pembangunan di berbagai daerah, termasuk di Merauke, Papua Selatan.
Senin, 08 Jun 2026 21:04
News
Idrus Marham: Film Pesta Babi Justru Percepat Sosialisasi Program Pangan Merauke
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham menilai kemunculan film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale justru menjadi momentum penting untuk mempercepat sosialisasi sekaligus pembuktian kepada publik mengenai tujuan sebenarnya dari program pengembangan pangan nasional di Merauke, Papua Selatan.
Sabtu, 06 Jun 2026 11:24
News
Syarat Ketat Calon Ketua Kadin Sulsel: Wajib Aktif & Kantongi Dukungan 6 Daerah
Setiap bakal calon ketua Kadin Sulsel wajib untuk mengantongi minimal enam surat rekomendasi dari Kadin kabupaten/kota definitif di Sulawesi Selatan.
Rabu, 27 Mei 2026 12:23
News
Muprov VIII Kadin Sulsel Siap Digelar, Pendaftaran Calon Bisa Via Online
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII.
Selasa, 26 Mei 2026 17:23
Sulsel
Suhu Politik Golkar Sulsel Meningkat, Usman Marham Dorong Penyatuan di Musda
Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Golkar Sulsel kembali menghangat setelah mengerucutnya dua nama kandidat ketua, yakni Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Andi Ina Kartika Sari.
Kamis, 14 Mei 2026 16:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
2
Polda Sulsel Ungkap 1.175 Kasus Narkoba, Puluhan Kilogram Sabu Dimusnahkan
3
Ombudsman RI Apresiasi Transformasi Layanan Pelindo di Makassar
4
Pertamina Tambah Penyaluran Biosolar di Makassar, Distribusi Diperkuat di Jalur Sulawesi
5
Legislator Makassar Imbau Pemerintah Antisipasi Dampak Naiknya Harga BBM
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
2
Polda Sulsel Ungkap 1.175 Kasus Narkoba, Puluhan Kilogram Sabu Dimusnahkan
3
Ombudsman RI Apresiasi Transformasi Layanan Pelindo di Makassar
4
Pertamina Tambah Penyaluran Biosolar di Makassar, Distribusi Diperkuat di Jalur Sulawesi
5
Legislator Makassar Imbau Pemerintah Antisipasi Dampak Naiknya Harga BBM