KFC Maros Tunggak Pajak Rp226 Juta, Bapenda Beri Waktu Sepekan
Kamis, 12 Mar 2026 14:54
Kepala Bapenda Maros, M. Ferdiansyah. Foto: Istimewa
MAROS - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros mencatat tunggakan pajak dari gerai waralaba makanan cepat saji KFC di wilayah tersebut mencapai Rp226.621.871. Tunggakan itu terjadi selama tiga bulan berturut-turut hingga Maret 2026.
Kepala Bapenda Maros, M. Ferdiansyah, mengatakan pihaknya telah melayangkan surat teguran kepada perusahaan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada penyelesaian atas kewajiban pajak yang belum dibayarkan.
Menurut Ferdiansyah, tunggakan pertama tercatat sebesar Rp64.637.605 dengan batas pembayaran pada 5 Januari 2026.
Pada periode berikutnya, nilai pajak yang belum dibayarkan mencapai Rp90.165.720 dengan tenggat pembayaran 7 Februari 2026.
“Dan bulan ketiga mereka menunggak, tercatat nilai pajaknya mencapai Rp71.818.546 yang jatuh tempo pada 5 Maret 2026 lalu,” ujar Ferdiansyah.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Bapenda Maros, Ilham Ruslan, mengatakan pihaknya telah dua kali melayangkan surat teguran kepada perusahaan tersebut.
Bapenda masih memberikan waktu kepada pihak perusahaan untuk melunasi kewajiban pajak dalam waktu sepekan ke depan.
“Jika dalam waktu sepekan ini belum ada langkah konkret dari pihak perusahaan, maka dengan terpaksa kami akan memasang baliho yang bertuliskan perusahaan ini menunggak pajak,” tegas Ilham.
Kepala Bapenda Maros, M. Ferdiansyah, mengatakan pihaknya telah melayangkan surat teguran kepada perusahaan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada penyelesaian atas kewajiban pajak yang belum dibayarkan.
Menurut Ferdiansyah, tunggakan pertama tercatat sebesar Rp64.637.605 dengan batas pembayaran pada 5 Januari 2026.
Pada periode berikutnya, nilai pajak yang belum dibayarkan mencapai Rp90.165.720 dengan tenggat pembayaran 7 Februari 2026.
“Dan bulan ketiga mereka menunggak, tercatat nilai pajaknya mencapai Rp71.818.546 yang jatuh tempo pada 5 Maret 2026 lalu,” ujar Ferdiansyah.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Bapenda Maros, Ilham Ruslan, mengatakan pihaknya telah dua kali melayangkan surat teguran kepada perusahaan tersebut.
Bapenda masih memberikan waktu kepada pihak perusahaan untuk melunasi kewajiban pajak dalam waktu sepekan ke depan.
“Jika dalam waktu sepekan ini belum ada langkah konkret dari pihak perusahaan, maka dengan terpaksa kami akan memasang baliho yang bertuliskan perusahaan ini menunggak pajak,” tegas Ilham.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Kepala Bapenda Maros Ferdiansyah Raih Tiga Penghargaan
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, M. Ferdiansyah, meraih tiga penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Maros.
Selasa, 11 Agu 2026 09:20
News
Realisasi Pendapatan APBD Maros Tertinggi di Sulsel, Capai 52,58 Persen
Kabupaten Maros mencatat realisasi pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tertinggi di Sulawesi Selatan hingga akhir Juli 2026.
Minggu, 26 Jul 2026 15:46
Sulsel
Bapenda Maros Bidik Rp41,5 Miliar dari PBB 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menargetkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun 2026 sebesar Rp41,5 miliar.
Senin, 02 Feb 2026 15:58
News
Bapenda Maros Beri Penghargaan ke Wajib Pajak
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar ajang Bapenda Award sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan wajib pajak yang taat aturan, Rabu (28/1/2026).
Rabu, 28 Jan 2026 18:20
Sulsel
Bapenda Maros Luncurkan Identitas Visual Baru Transformasi Pelayanan Publik
Bapenda Kabupaten Maros resmi meluncurkan logo barunya. Ini merupakan upaya Bapenda memperkuat citra dan kinerja kelembagaan, sekaligus langkah mentransformasi pelayanan publik yang lebih modern.
Senin, 30 Jun 2025 14:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Roadshow Hari Kedua, IAS Keliling Tiga Daerah: Konsolidasi Golkar hingga Melayat Mantan Bupati
3
Fadli Padi Kunjungi Urban Farming yang Dikelola Disabilitas
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Roadshow Hari Kedua, IAS Keliling Tiga Daerah: Konsolidasi Golkar hingga Melayat Mantan Bupati
3
Fadli Padi Kunjungi Urban Farming yang Dikelola Disabilitas
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah