Angkatan Pertama, 33 Mahasiswa Ikuti Orientasi Profesi Apoteker Unismuh Makassar

Rabu, 01 Apr 2026 18:50
Angkatan Pertama, 33 Mahasiswa Ikuti Orientasi Profesi Apoteker Unismuh Makassar
FKIK Unismuh Makassar menggelar orientasi mahasiswa baru Prodi Pendidikan Profesi Apoteker di Balai Sidang Unismuh Makassar, Rabu (1/4/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar orientasi mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Tahun Akademik 2025/2026 di Balai Sidang Unismuh Makassar, RKU Lantai 2.

Kegiatan ini menjadi momentum penting karena menandai penerimaan angkatan pertama mahasiswa pada program tersebut. Jumlah mahasiswa baru angkatan perdana ini sebanyak 33 orang.

Rangkaian orientasi diawali dengan pra-orientasi pada Selasa, 31 Maret 2026. Kegiatan ini meliputi persiapan dan registrasi, pemaparan kurikulum Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA), serta pengisian KRS secara daring.

Tahap awal ini dirancang untuk memberikan pengenalan mengenai sistem akademik, budaya kampus, serta gambaran umum proses pendidikan profesi yang akan dijalani mahasiswa.

Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof. dr. Suryani As’ad, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada mahasiswa angkatan pertama.

Ia menegaskan, kehadiran angkatan perdana ini menjadi tonggak sejarah dalam pengembangan pendidikan kefarmasian di FKIK Unismuh Makassar.

“Kami menyambut dengan penuh kebanggaan mahasiswa baru Program Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Muhammadiyah Makassar. Kehadiran mahasiswa menjadi awal dari perjalanan akademik yang akan ditempuh bersama, dengan harapan dapat tumbuh menjadi apoteker yang profesional dan berintegritas,” ujar Prof Suryani, Rabu (1/4/2026).

Orientasi ini dibuka langsung oleh Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, yang juga menjadi pemateri pada sesi Kebijakan Umum Unismuh Makassar.

Dalam paparannya, ia memperkenalkan Unismuh Makassar sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang dan berkomitmen mencetak lulusan profesional yang berdaya saing.

"Visi Unismuh Makassar sebagai universitas yang Islami, terkemuka, unggul, terpercaya, dan mandiri, dengan misi penguatan Al-Islam Kemuhammadiyahan, pendidikan berkualitas, penelitian inovatif, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan jiwa kewirausahaan sivitas akademika," ucapnya.

Rektor juga memaparkan arah pengembangan universitas melalui roadmap Unismuh Makassar 2020–2044, mulai dari fase excellent and national reputable university menuju research and international reputable university, hingga edupreneurship university.

Menurutnya, strategi tersebut diperkuat melalui tata kelola berbasis good university governance, digitalisasi proses pendidikan dan administrasi, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, serta perluasan kerja sama internasional.

Dalam presentasinya, turut ditampilkan berbagai capaian kelembagaan, seperti akreditasi unggul, sertifikasi ISO 21001:2018, serta penguatan reputasi melalui pemeringkatan dan internasionalisasi kampus.

Dr. Abd. Rakhim Nanda menjelaskan, Unismuh Makassar menyediakan lingkungan akademik yang kondusif dengan dukungan dosen, fasilitas pendidikan, rumah sakit dan klinik penunjang, serta jejaring institusi yang luas untuk menunjang keberhasilan mahasiswa, termasuk pada program pendidikan profesi.

Usai paparan rektor, kegiatan dilanjutkan dengan sesi panel yang menghadirkan Wakil Rektor I, II, III, dan IV.

Panel tersebut membahas berbagai bidang, meliputi akademik, kerja sama, keuangan dan sistem informasi, Al-Islam Kemuhammadiyahan dan kemahasiswaan, penjaminan mutu, serta perencanaan dan daya saing.

Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Syamsuri, menekankan aspek akademik dan pengembangan institusi, termasuk mutu pendidikan, digitalisasi pembelajaran, tata kelola, serta internasionalisasi universitas.

Wakil Rektor II, Dr. Ihyani Malik, memaparkan bidang administrasi umum dan keuangan, termasuk pengelolaan sumber daya keuangan serta pengembangan tenaga kependidikan.

Sementara itu, Wakil Rektor III, Dr. Mawardi Pewangi, menyampaikan materi terkait Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Dalam dokumen AIK yang digunakan pada orientasi, ditegaskan bahwa Al-Islam dan Kemuhammadiyahan merupakan jiwa, nilai utama, serta rujukan perilaku dan inovasi di perguruan tinggi Muhammadiyah, sekaligus menjadi arus utama dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Adapun Wakil Rektor IV, Dr. Burhanuddin, memaparkan aspek penjaminan mutu, perencanaan, dan daya saing kelembagaan.

Melalui kegiatan ini, FKIK Unismuh Makassar berharap mahasiswa angkatan pertama Program Pendidikan Profesi Apoteker mampu menjadi pelopor lahirnya apoteker yang profesional, berintegritas, dan berkemajuan.

Orientasi ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan kampus, tetapi juga langkah awal dalam menanamkan pemahaman bahwa pendidikan profesi di Unismuh Makassar dibangun di atas mutu akademik, tata kelola modern, nilai keislaman, serta komitmen pengabdian kepada pelayanan kesehatan dan masyarakat.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru