Hadir di Unismuh, Konjen Bocorkan Rahasia Lolos Beasiswa Australia
Selasa, 21 Apr 2026 05:49
Jajaran pimpinan Unismuh Makassar bersama Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, di Aula Teater Gift Unismuh, Senin (20/4/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar membuka akses lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk melanjutkan studi di Australia melalui sosialisasi Australia Awards Scholarship, Senin (20/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Teater Gift Unismuh ini menghadirkan Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memperluas mobilitas akademik dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia.
Program beasiswa yang diperkenalkan mencakup pembiayaan penuh, mulai dari biaya kuliah, perjalanan, pelatihan bahasa, biaya hidup, hingga dukungan akademik lainnya.
Rektor Unismuh Makassar, Dr Abd. Rakhim Nanda, menyebut kunjungan Todd Dias sebagai kehormatan bagi kampus. Ia menegaskan komitmen Unismuh untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi swasta yang dikelola secara serius.
“Unismuh ini salah satu perguruan tinggi swasta yang dikelola secara serius,” kata Rakhim Nanda.
Ia juga memaparkan capaian institusi, antara lain akreditasi unggul, penerapan ISO 21001:2018 di seluruh lembaga, serta masuk dalam sejumlah pemeringkatan internasional.
"Bagi Unismuh, peluang studi ke luar negeri tidak dipandang semata sebagai capaian individual. Ia dibaca sebagai bagian dari investasi kelembagaan. Karena itu, forum semacam ini penting, terutama untuk menumbuhkan keberanian, informasi, dan kesiapan di kalangan dosen maupun mahasiswa yang ingin melanjutkan studi," paparnya.
Sementara itu, Todd Dias menjelaskan bahwa Australia Awards merupakan program beasiswa Pemerintah Australia yang telah lama hadir di Indonesia.
Ia menegaskan, program ini tidak membatasi usia pendaftar dan memberikan kesempatan untuk mendaftar kembali bagi yang belum lolos.
“Lebih baik menulis esai dari segi apa tujuannya, bukan untuk kuliah di Australia, tapi setelah kuliah di Australia. Apa manfaatnya, bukan untuk kalian semua sendiri, tapi untuk masyarakat,” tutur Dias.
Menurut Dias, proses seleksi kini lebih menekankan pada arah manfaat dan dampak pascastudi, bukan sekadar kelengkapan administratif.
Ia juga menilai pelamar dari Indonesia Timur memiliki potensi kuat, didukung kedekatan geografis dan hubungan historis dengan Australia, termasuk melalui jalur perdagangan tripang antara Makassar dan Australia Utara.
Dalam sesi tanya jawab, peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Pertanyaan mencakup peluang lintas bidang studi, kesempatan bagi perempuan dan kelompok afirmasi, hingga strategi agar aplikasi lebih kompetitif.
Menjawab hal tersebut, Dias menekankan pentingnya kejelasan visi dan dampak yang ingin dihasilkan. Ia juga menyoroti isu disabilitas, kesetaraan gender, dan inklusi sosial sebagai prioritas dalam kebijakan Australia saat ini.
Kegiatan ini menegaskan bahwa beasiswa bukan sekadar peluang, tetapi membutuhkan kesiapan, informasi yang memadai, serta perencanaan masa depan yang jelas.
Bagi Unismuh, akses terhadap beasiswa internasional kini menjadi bagian dari strategi pengembangan institusi, bukan sekadar jalur tambahan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Teater Gift Unismuh ini menghadirkan Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memperluas mobilitas akademik dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia.
Program beasiswa yang diperkenalkan mencakup pembiayaan penuh, mulai dari biaya kuliah, perjalanan, pelatihan bahasa, biaya hidup, hingga dukungan akademik lainnya.
Rektor Unismuh Makassar, Dr Abd. Rakhim Nanda, menyebut kunjungan Todd Dias sebagai kehormatan bagi kampus. Ia menegaskan komitmen Unismuh untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi swasta yang dikelola secara serius.
“Unismuh ini salah satu perguruan tinggi swasta yang dikelola secara serius,” kata Rakhim Nanda.
Ia juga memaparkan capaian institusi, antara lain akreditasi unggul, penerapan ISO 21001:2018 di seluruh lembaga, serta masuk dalam sejumlah pemeringkatan internasional.
"Bagi Unismuh, peluang studi ke luar negeri tidak dipandang semata sebagai capaian individual. Ia dibaca sebagai bagian dari investasi kelembagaan. Karena itu, forum semacam ini penting, terutama untuk menumbuhkan keberanian, informasi, dan kesiapan di kalangan dosen maupun mahasiswa yang ingin melanjutkan studi," paparnya.
Sementara itu, Todd Dias menjelaskan bahwa Australia Awards merupakan program beasiswa Pemerintah Australia yang telah lama hadir di Indonesia.
Ia menegaskan, program ini tidak membatasi usia pendaftar dan memberikan kesempatan untuk mendaftar kembali bagi yang belum lolos.
“Lebih baik menulis esai dari segi apa tujuannya, bukan untuk kuliah di Australia, tapi setelah kuliah di Australia. Apa manfaatnya, bukan untuk kalian semua sendiri, tapi untuk masyarakat,” tutur Dias.
Menurut Dias, proses seleksi kini lebih menekankan pada arah manfaat dan dampak pascastudi, bukan sekadar kelengkapan administratif.
Ia juga menilai pelamar dari Indonesia Timur memiliki potensi kuat, didukung kedekatan geografis dan hubungan historis dengan Australia, termasuk melalui jalur perdagangan tripang antara Makassar dan Australia Utara.
Dalam sesi tanya jawab, peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Pertanyaan mencakup peluang lintas bidang studi, kesempatan bagi perempuan dan kelompok afirmasi, hingga strategi agar aplikasi lebih kompetitif.
Menjawab hal tersebut, Dias menekankan pentingnya kejelasan visi dan dampak yang ingin dihasilkan. Ia juga menyoroti isu disabilitas, kesetaraan gender, dan inklusi sosial sebagai prioritas dalam kebijakan Australia saat ini.
Kegiatan ini menegaskan bahwa beasiswa bukan sekadar peluang, tetapi membutuhkan kesiapan, informasi yang memadai, serta perencanaan masa depan yang jelas.
Bagi Unismuh, akses terhadap beasiswa internasional kini menjadi bagian dari strategi pengembangan institusi, bukan sekadar jalur tambahan.
(MAN)
Berita Terkait
Ekbis
Pelindo - Australia Jajaki Kerja Sama Maritim, Perkuat Konektivitas Indonesia Timur
Pelindo Regional 4 dan Konsulat Jenderal Australia di Makassar menjajaki peluang kerja sama di sektor maritim dan logistik.
Rabu, 02 Sep 2026 10:48
News
PT Vale Kembali Buka Beasiswa S2 untuk Talenta Luwu Timur
PT Vale kembali membuka Program Beasiswa Komunitas Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2025/2026 bagi mahasiswa asal Luwu Timur yang menempuh pendidikan Magister (S2).
Rabu, 26 Agu 2026 18:39
News
Beasiswa Kalla 2026 Jangkau 1.236 Pendaftar, 64 Mahasiswa Lolos Gelombang Pertama
Sebanyak 64 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi dan Jawa lolos hingga tahap akhir Beasiswa Kalla Gelombang 1 2026. Total ada ribuan pendaftar.
Selasa, 25 Agu 2026 19:34
News
Grup Astra Makassar Salurkan Beasiswa untuk 10 Pelajar KBA Burasa
Grup Astra Makassar menyalurkan Beasiswa Lestari Astra kepada 10 pelajar di Kampung Berseri Astra (KBA) Burasa, Rappocini, Makassar, Rabu (19/8/2026).
Kamis, 20 Agu 2026 15:40
News
SMA Islam Athirah Luncurkan Baruga Pathway, Program Kuliah Luar Negeri dengan Target Beasiswa
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar resmi meluncurkan program Athirah Baruga Pathway, sebuah program pendampingan studi luar negeri.
Selasa, 04 Agu 2026 15:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
Polda Sulsel Tangkap 22 Passobis, Kerugian Korban Tembus Rp1,1 Miliar
4
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan
5
Erupsi Anak Krakatau, 14 Penerbangan Menuju Soekarno Hatta Dibatalkan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
Polda Sulsel Tangkap 22 Passobis, Kerugian Korban Tembus Rp1,1 Miliar
4
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan
5
Erupsi Anak Krakatau, 14 Penerbangan Menuju Soekarno Hatta Dibatalkan