Kolaborasi Unismuh–LAFI AD Dorong Penguatan Riset Farmasi

Jum'at, 10 Apr 2026 08:22
Kolaborasi Unismuh–LAFI AD Dorong Penguatan Riset Farmasi
Unismuh Makassar bersama LAFI AD di Laboratorium Farmasi Angkatan Darat, Bandung, Kamis (9/4/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
BANDUNG - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjajaki kerja sama strategis dengan Lembaga Farmasi Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat (LAFI AD) guna memperkuat sektor industri farmasi, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset.

Penjajakan tersebut dilakukan melalui kunjungan resmi yang dipimpin Rektor Unismuh Makassar, Dr Abd. Rakhim Nanda, bersama jajaran pimpinan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Kunjungan berlangsung di Laboratorium Farmasi Angkatan Darat, Jalan Gudang Utara, Kota Bandung.

Rombongan Unismuh diterima Wakil Kepala LAFI AD, Agung Kuntjoro Budianto, yang didampingi Kepala Instalasi Pendidikan, Martohap Parotua Lumvan Raja.

Dalam pertemuan tersebut, Rakhim menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan peran perguruan tinggi dengan kebutuhan industri farmasi yang terus berkembang.

“Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung tridharma perguruan tinggi, mulai dari penguatan pendidikan, kolaborasi riset, hingga pengabdian kepada masyarakat. LAFI AD kami pandang sebagai mitra strategis dengan kapasitas unggul dalam pengembangan dan produksi farmasi,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof. Suryani As’ad, menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas akademik sekaligus kompetensi profesional lulusan.

Menurutnya, LAFI AD merupakan institusi dengan standar tinggi dan pengalaman luas di bidang farmasi, sehingga dapat menjadi ruang belajar kontekstual bagi mahasiswa.

“Melalui kerja sama ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga pengalaman langsung dalam praktik industri farmasi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala LAFI AD, Agung Kuntjoro Budianto, menyambut positif inisiatif yang dibangun oleh Unismuh Makassar. Ia menilai kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.

“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari upaya bersama mencetak tenaga farmasi yang adaptif dan profesional,” ujarnya.

Kepala Instalasi Pendidikan LAFI AD, Martohap Parotua Lumvan Raja, menjelaskan bahwa institusinya telah berpengalaman dalam mendukung kegiatan akademik dari berbagai perguruan tinggi.

Ia menyebut, LAFI AD secara rutin menerima mahasiswa praktik dari berbagai jenjang, mulai dari Program Profesi Apoteker (PKPA), S1 Farmasi, hingga D3 Farmasi.

“Pengalaman ini menjadi fondasi yang kuat untuk mengembangkan kerja sama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan ke depan,” sebutnya.

Melalui penjajakan ini, kedua pihak berharap kerja sama yang terbangun tidak berhenti pada tataran formal, tetapi dapat diimplementasikan secara konkret, khususnya dalam penguatan pendidikan, riset kolaboratif, serta peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang farmasi industri.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru