Direktur PTKI Kemenag Dorong UIN Alauddin Jadi Center of Excellence
Rabu, 21 Jan 2026 09:30
Direktur Diktis Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI mendorong Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menjadi motor pengembangan ilmu pengetahuan di kawasan Indonesia timur. Dorongan tersebut sejalan dengan rencana Kemenag membangun center of excellence di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.
Hal itu disampaikan Direktur Diktis Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA, saat membuka Rapat Kerja UIN Alauddin Makassar di Hotel Sultan Alauddin, Kota Makassar, Selasa 2o Januari 2026. Ia mengapresiasi berbagai capaian dan inovasi yang dilakukan UIN Alauddin sepanjang 2025.
“Saya mengapresiasi berbagai gebrakan yang dilakukan pimpinan UIN Alauddin. Ini menunjukkan kampus ini memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” kata Sahiron.
Menurutnya, Kementerian Agama tengah merancang pengembangan minimal satu center of excellence di setiap wilayah Indonesia, baik di Sumatera, Jawa, maupun Indonesia bagian tengah dan timur. Untuk kawasan timur, UIN Alauddin dinilai sangat layak menjadi pusat unggulan.
“Pengembangan ini tentu dilakukan bertahap. Tidak semua perguruan tinggi bisa dikembangkan sekaligus, sehingga harus dipilih kampus yang paling siap dan potensial,” ujarnya.
Sahiron menilai UIN Alauddin memiliki modal kuat karena memiliki fakultas yang beragam, mulai dari ilmu keislaman, sosial, hingga fakultas kedokteran lengkap dengan rumah sakit pendidikan. Keunggulan tersebut dinilai mampu menjadikan UIN Alauddin sebagai rujukan pengembangan keilmuan di Indonesia timur.
Dalam arahannya, Sahiron juga mengingatkan kembali tiga tugas utama perguruan tinggi, yakni transfer ilmu pengetahuan melalui pendidikan, pengembangan ilmu melalui penelitian, serta pembangunan karakter sivitas akademika.
“Penelitian dosen harus melampaui sekadar kewajiban administratif. Penelitian harus memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan menjawab persoalan masyarakat,” tegasnya.
Ia turut menyinggung pentingnya inovasi keilmuan di PTKIN. Sebagai akademisi tafsir, Sahiron mencontohkan pendekatan Ma’na-Cum-Maghza yang mengintegrasikan ulumul Qur’an klasik dengan hermeneutika modern sebagai bentuk pembaruan akademik.
Selain itu, Diktis Kemenag juga menyiapkan program peningkatan kualitas sumber daya manusia, mulai dari penguatan kemampuan bahasa asing, peningkatan kapasitas akademik, hingga pengiriman dosen dan profesor ke luar negeri melalui program studi lanjut dan visiting professor.
Sahiron juga mendorong UIN Alauddin memperkuat internasionalisasi kampus, termasuk melalui akreditasi internasional dan perluasan kerja sama global.
Untuk 2026, salah satu fokus utama Diktis adalah penguatan integrasi keilmuan. Ia mencontohkan Fakultas Kedokteran UIN Alauddin yang diharapkan memiliki kekhasan dibanding fakultas kedokteran di perguruan tinggi umum.
“Integrasi keilmuan harus menjadi distingsi. Kedokteran di UIN Alauddin harus berpadu dengan nilai-nilai Islam dan tradisi intelektual klasik,” katanya.
Ia berharap integrasi tersebut diterapkan di seluruh disiplin ilmu sehingga melahirkan lulusan yang unggul secara profesional sekaligus kuat secara karakter keislaman.
“Mari kita perkuat kolaborasi dan kapasitas kelembagaan agar UIN Alauddin benar-benar menjadi center of excellence di Indonesia bagian tengah dan timur,” tutup Sahiron.
Hal itu disampaikan Direktur Diktis Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA, saat membuka Rapat Kerja UIN Alauddin Makassar di Hotel Sultan Alauddin, Kota Makassar, Selasa 2o Januari 2026. Ia mengapresiasi berbagai capaian dan inovasi yang dilakukan UIN Alauddin sepanjang 2025.
“Saya mengapresiasi berbagai gebrakan yang dilakukan pimpinan UIN Alauddin. Ini menunjukkan kampus ini memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” kata Sahiron.
Menurutnya, Kementerian Agama tengah merancang pengembangan minimal satu center of excellence di setiap wilayah Indonesia, baik di Sumatera, Jawa, maupun Indonesia bagian tengah dan timur. Untuk kawasan timur, UIN Alauddin dinilai sangat layak menjadi pusat unggulan.
“Pengembangan ini tentu dilakukan bertahap. Tidak semua perguruan tinggi bisa dikembangkan sekaligus, sehingga harus dipilih kampus yang paling siap dan potensial,” ujarnya.
Sahiron menilai UIN Alauddin memiliki modal kuat karena memiliki fakultas yang beragam, mulai dari ilmu keislaman, sosial, hingga fakultas kedokteran lengkap dengan rumah sakit pendidikan. Keunggulan tersebut dinilai mampu menjadikan UIN Alauddin sebagai rujukan pengembangan keilmuan di Indonesia timur.
Dalam arahannya, Sahiron juga mengingatkan kembali tiga tugas utama perguruan tinggi, yakni transfer ilmu pengetahuan melalui pendidikan, pengembangan ilmu melalui penelitian, serta pembangunan karakter sivitas akademika.
“Penelitian dosen harus melampaui sekadar kewajiban administratif. Penelitian harus memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan menjawab persoalan masyarakat,” tegasnya.
Ia turut menyinggung pentingnya inovasi keilmuan di PTKIN. Sebagai akademisi tafsir, Sahiron mencontohkan pendekatan Ma’na-Cum-Maghza yang mengintegrasikan ulumul Qur’an klasik dengan hermeneutika modern sebagai bentuk pembaruan akademik.
Selain itu, Diktis Kemenag juga menyiapkan program peningkatan kualitas sumber daya manusia, mulai dari penguatan kemampuan bahasa asing, peningkatan kapasitas akademik, hingga pengiriman dosen dan profesor ke luar negeri melalui program studi lanjut dan visiting professor.
Sahiron juga mendorong UIN Alauddin memperkuat internasionalisasi kampus, termasuk melalui akreditasi internasional dan perluasan kerja sama global.
Untuk 2026, salah satu fokus utama Diktis adalah penguatan integrasi keilmuan. Ia mencontohkan Fakultas Kedokteran UIN Alauddin yang diharapkan memiliki kekhasan dibanding fakultas kedokteran di perguruan tinggi umum.
“Integrasi keilmuan harus menjadi distingsi. Kedokteran di UIN Alauddin harus berpadu dengan nilai-nilai Islam dan tradisi intelektual klasik,” katanya.
Ia berharap integrasi tersebut diterapkan di seluruh disiplin ilmu sehingga melahirkan lulusan yang unggul secara profesional sekaligus kuat secara karakter keislaman.
“Mari kita perkuat kolaborasi dan kapasitas kelembagaan agar UIN Alauddin benar-benar menjadi center of excellence di Indonesia bagian tengah dan timur,” tutup Sahiron.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
DEMA-U UIN Alauddin Makassar Gelar Festival HAM Bahas Isu Indonesia Timur
Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri (DEMA-U) Alauddin Makassar menggelar Festival Hak Asasi Manusia (HAM), di kampus UIN Makassar, Rabu (7/10/2026).
Rabu, 07 Okt 2026 15:44
News
UiTM Malaysia dan UIN Alauddin Makassar Perkuat Kolaborasi Akademik
Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menerima kunjungan akademik delegasi Fakulti Sains Komputer dan Matematik UiTM Malaysia pada 1–4 September 2026.
Kamis, 10 Sep 2026 09:02
News
Dosen UIN Alauddin Juara 1 Azan MTQ Korpri Nasional 2026
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dosen UIN Alauddin Makassar di panggung nasional. Dr. Baharuddin, S.Pd.I., M.Pd.I., berhasil meraih juara 1 Cabang Adzan pada MTQ Korpri Nasional VIII Tahun 2026.
Senin, 31 Agu 2026 15:34
Sulsel
Rektor UIN Alauddin Terima Kunjungan Kapolresta Gowa untuk Perkuat Sinergi Institusi
Penguatan sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi menjadi perhatian dalam kunjungan silaturahmi Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman ke UIN Alauddin Makassar.
Rabu, 19 Agu 2026 09:34
Makassar City
Rektor UIN Alauddin Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Perairan Samalona
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan dengan cara berbeda oleh UIN Alauddin Makassar. Rektor UIN Alauddin Makassar bersama tim penyelam mengibarkan bendera Merah Putih di bawah laut perairan Pulau Samalona.
Selasa, 18 Agu 2026 23:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
2
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
3
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
4
Pembekalan Tahfizh, Perkuat Karakter Qur’ani dan Budaya Kampus Islami
5
Raker FTI UMI 2026, Rektor Tegaskan Program Kerja Harus Berpihak pada Mahasiswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
2
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
3
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
4
Pembekalan Tahfizh, Perkuat Karakter Qur’ani dan Budaya Kampus Islami
5
Raker FTI UMI 2026, Rektor Tegaskan Program Kerja Harus Berpihak pada Mahasiswa