Pemkab Maros Usul 25 Formasi CPNS 2026, Utamakan Nakes dan Tenaga Teknis
Minggu, 12 Apr 2026 16:12
Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengusulkan 25 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2026. Usulan tersebut difokuskan pada tenaga kesehatan dan tenaga teknis, sesuai kebutuhan layanan publik di daerah.
Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengatakan kebutuhan terbesar berada pada sektor kesehatan, terutama untuk menunjang operasional RSUD dr. La Palaloi di Kecamatan Camba.
"Kita sudah usulkan tenaga teknis dan tenaga kesehatan, khususnya dokter. Kebanyakan itu untuk memenuhi kebutuhan Rumah Sakit Camba," ujarnya kepada awak media.
Selain tenaga kesehatan, Pemkab Maros juga mengusulkan formasi tenaga teknis di Dinas Pekerjaan Umum (PU), khususnya untuk posisi pengawas perencana.
"Kalau teknis itu di PU, untuk pengawas perencana. Sementara untuk administrasi tidak kita buka, kita fokus ke tenaga kesehatan," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Maros, Muhammad Ishaq, menjelaskan total formasi yang diusulkan mencapai 25 orang. Rinciannya terdiri atas empat tenaga teknis dan 21 tenaga kesehatan.
"Formasi yang diusulkan ke Menpan itu 25 formasi. Terdiri dari empat tenaga teknis dan 21 tenaga kesehatan," jelas Ishaq.
Ia menyebutkan, formasi tenaga kesehatan tidak hanya untuk dokter, tetapi juga mencakup perawat dan bidan, sesuai kebutuhan layanan.
"Bukan cuma dokter saja, tapi ada juga perawat dan bidan. Jadi totalnya 21 tenaga kesehatan," katanya.
Meski demikian, jumlah pasti kebutuhan masing-masing formasi masih menunggu penetapan dari pemerintah pusat.
"Nanti belum final itu. Setelah penetapan dari Menpan, baru ada jumlah totalnya," ungkapnya.
Ishaq menambahkan, saat ini proses masih berada pada tahap pengusulan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Sementara itu, jadwal pelaksanaan seleksi CPNS 2026 belum ditetapkan.
Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengatakan kebutuhan terbesar berada pada sektor kesehatan, terutama untuk menunjang operasional RSUD dr. La Palaloi di Kecamatan Camba.
"Kita sudah usulkan tenaga teknis dan tenaga kesehatan, khususnya dokter. Kebanyakan itu untuk memenuhi kebutuhan Rumah Sakit Camba," ujarnya kepada awak media.
Selain tenaga kesehatan, Pemkab Maros juga mengusulkan formasi tenaga teknis di Dinas Pekerjaan Umum (PU), khususnya untuk posisi pengawas perencana.
"Kalau teknis itu di PU, untuk pengawas perencana. Sementara untuk administrasi tidak kita buka, kita fokus ke tenaga kesehatan," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Maros, Muhammad Ishaq, menjelaskan total formasi yang diusulkan mencapai 25 orang. Rinciannya terdiri atas empat tenaga teknis dan 21 tenaga kesehatan.
"Formasi yang diusulkan ke Menpan itu 25 formasi. Terdiri dari empat tenaga teknis dan 21 tenaga kesehatan," jelas Ishaq.
Ia menyebutkan, formasi tenaga kesehatan tidak hanya untuk dokter, tetapi juga mencakup perawat dan bidan, sesuai kebutuhan layanan.
"Bukan cuma dokter saja, tapi ada juga perawat dan bidan. Jadi totalnya 21 tenaga kesehatan," katanya.
Meski demikian, jumlah pasti kebutuhan masing-masing formasi masih menunggu penetapan dari pemerintah pusat.
"Nanti belum final itu. Setelah penetapan dari Menpan, baru ada jumlah totalnya," ungkapnya.
Ishaq menambahkan, saat ini proses masih berada pada tahap pengusulan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Sementara itu, jadwal pelaksanaan seleksi CPNS 2026 belum ditetapkan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bapenda Maros Perpanjang Kebijakan Penghapusan Denda PBB-P2
Pemerintah Kabupaten Maros melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperpanjang kebijakan penghapusan sanksi administratif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 31 Desember 2026.
Kamis, 03 Sep 2026 12:30
News
2.206 Ha Lahan Pertanian Maros Terancam Kekeringan, Bupati Kerahkan Pompa Air
Kekeringan ekstrem mulai mengancam sektor pertanian di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Rabu, 02 Sep 2026 11:38
Sulsel
Pemkab Maros dan BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Pajak
Pemerintah Kabupaten Maros bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Maros memperkuat sinergi dalam peningkatan pelayanan bidang pertanahan.
Selasa, 01 Sep 2026 17:54
News
Kekeringan Makin Parah, Sejumlah Masjid di Maros Akan Gelar Salat Istisqa
Sejumlah masjid di Kabupaten Maros akan menggelar salat Istisqa atau salat meminta hujan menyusul kondisi kekeringan yang semakin meluas akibat El Nino.
Selasa, 01 Sep 2026 15:34
News
Sekolah Pelosok di Maros Dapat Bantuan Motor Trail
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menyerahkan 20 unit sepeda motor semi trail kepada sejumlah sekolah di wilayah terpencil dan pegunungan.
Senin, 31 Agu 2026 14:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suzuki Dekatkan Diri dengan Konsumen Lewat Penyerahan XL7 Terbaru di Makassar
2
Lembaga Sinergi Desa Indonesia Dorong Audit Anggaran Pembangunan Gedung Mesin PNUP
3
Rakerda Soksi Sulsel Bahas Penguatan Transformasi Ekonomi dan Demokrasi Inklusif
4
Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Pelabuhan Kendari Dukung Hilirisasi Nikel
5
Tujuh Inovasi LG di IFA 2026, dari Kulkas AI hingga Hair Dryer
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suzuki Dekatkan Diri dengan Konsumen Lewat Penyerahan XL7 Terbaru di Makassar
2
Lembaga Sinergi Desa Indonesia Dorong Audit Anggaran Pembangunan Gedung Mesin PNUP
3
Rakerda Soksi Sulsel Bahas Penguatan Transformasi Ekonomi dan Demokrasi Inklusif
4
Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Pelabuhan Kendari Dukung Hilirisasi Nikel
5
Tujuh Inovasi LG di IFA 2026, dari Kulkas AI hingga Hair Dryer