Penempatan ASN Gowa Berbasis Kompetensi Melalui Ekspose Manajemen Talenta
Kamis, 07 Mei 2026 18:04
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengikuti Ekspose Manajemen Talenta di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (7/5). Foto: Istimewa
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat upaya menempatkan aparatur sesuai kompetensi dan kapasitas kerja melalui penerapan manajemen talenta ASN.
Langkah tersebut kembali ditegaskan saat Pemkab Gowa mengikuti Ekspose Manajemen Talenta di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (7/5).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan manajemen talenta menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan potensi yang dimiliki.
“Pemerintah Kabupaten Gowa terus mendorong pengelolaan ASN yang berbasis kompetensi dan kinerja. Manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan penempatan pegawai dilakukan secara tepat sehingga organisasi berjalan lebih efektif,” ujar orang nomor satu di Gowa ini.
Menurutnya, penguatan sistem merit di pemerintahan lebih dari persoalan pengisian jabatan saja. Ini juga menyangkut kualitas pelayanan yang diterima oleh masyarakat.
“Yang kita bangun adalah budaya kerja yang memberi ruang kepada ASN berprestasi untuk berkembang. Ketika orang ditempatkan sesuai kemampuan dan integritasnya, maka pelayanan publik juga akan semakin optimal,” jelas Bupati Talenrang.
Ia menilai manajemen talenta juga akan membantu pemerintah daerah dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan birokrasi yang lebih terukur.
“Kita ingin proses pengembangan karir ASN berjalan lebih objektif dan terencana. Dengan begitu, setiap perangkat daerah memiliki sumber daya manusia yang siap mengisi kebutuhan organisasi di masa yang akan datang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa penguatan manajemen ASN terus dilakukan melalui pembinaan yang terukur dan berbasis standar nasional.
“Pada tahun 2026, BKN menargetkan pembinaan terhadap 643 instansi dengan fokus pada delapan aspek utama, termasuk manajemen talenta, pengembangan kompetensi, dan digitalisasi manajemen ASN,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa BKN terus membuka ruang pengembangan karir ASN, namun tetap mengedepankan kepatuhan terhadap aturan kepegawaian.
“Kepastian karir harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap norma dan standar manajemen ASN. Karena itu pembinaan dan pengawasan akan terus kami lakukan secara konsisten,” tambah Prof. Zudan.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyebut penerapan talent pool akan membantu pemerintah daerah meningkatkan efektivitas organisasi.
“Manajemen talenta membuat proses pengisian jabatan lebih efisien karena tidak membutuhkan proses lelang yang panjang. Ada efisiensi waktu, anggaran, dan politik,” katanya.
Kegiatan ekspose ini diikuti 11 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan menjadi momentum penting karena Sulawesi Selatan tercatat sebagai provinsi pertama yang melaksanakan ekspose manajemen talenta di luar kantor pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Turut hadir mendampingi Bupati Gowa, Kepala BKPSDM Kabupaten Gowa, Indra Said
Langkah tersebut kembali ditegaskan saat Pemkab Gowa mengikuti Ekspose Manajemen Talenta di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (7/5).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan manajemen talenta menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan potensi yang dimiliki.
“Pemerintah Kabupaten Gowa terus mendorong pengelolaan ASN yang berbasis kompetensi dan kinerja. Manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan penempatan pegawai dilakukan secara tepat sehingga organisasi berjalan lebih efektif,” ujar orang nomor satu di Gowa ini.
Menurutnya, penguatan sistem merit di pemerintahan lebih dari persoalan pengisian jabatan saja. Ini juga menyangkut kualitas pelayanan yang diterima oleh masyarakat.
“Yang kita bangun adalah budaya kerja yang memberi ruang kepada ASN berprestasi untuk berkembang. Ketika orang ditempatkan sesuai kemampuan dan integritasnya, maka pelayanan publik juga akan semakin optimal,” jelas Bupati Talenrang.
Ia menilai manajemen talenta juga akan membantu pemerintah daerah dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan birokrasi yang lebih terukur.
“Kita ingin proses pengembangan karir ASN berjalan lebih objektif dan terencana. Dengan begitu, setiap perangkat daerah memiliki sumber daya manusia yang siap mengisi kebutuhan organisasi di masa yang akan datang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa penguatan manajemen ASN terus dilakukan melalui pembinaan yang terukur dan berbasis standar nasional.
“Pada tahun 2026, BKN menargetkan pembinaan terhadap 643 instansi dengan fokus pada delapan aspek utama, termasuk manajemen talenta, pengembangan kompetensi, dan digitalisasi manajemen ASN,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa BKN terus membuka ruang pengembangan karir ASN, namun tetap mengedepankan kepatuhan terhadap aturan kepegawaian.
“Kepastian karir harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap norma dan standar manajemen ASN. Karena itu pembinaan dan pengawasan akan terus kami lakukan secara konsisten,” tambah Prof. Zudan.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyebut penerapan talent pool akan membantu pemerintah daerah meningkatkan efektivitas organisasi.
“Manajemen talenta membuat proses pengisian jabatan lebih efisien karena tidak membutuhkan proses lelang yang panjang. Ada efisiensi waktu, anggaran, dan politik,” katanya.
Kegiatan ekspose ini diikuti 11 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan menjadi momentum penting karena Sulawesi Selatan tercatat sebagai provinsi pertama yang melaksanakan ekspose manajemen talenta di luar kantor pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Turut hadir mendampingi Bupati Gowa, Kepala BKPSDM Kabupaten Gowa, Indra Said
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
Pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Pemerintah Kabupaten Gowa mencatat capaian tertinggi di Sulawesi Selatan sepanjang 2025.
Minggu, 17 Mei 2026 11:31
Sulsel
Wabup Gowa Sebut Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat desa.
Minggu, 17 Mei 2026 08:27
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Sertifikasi 1.224 Bidang Aset Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mempercepat penyelesaian sertifikasi aset tanah milik daerah melalui kolaborasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Selasa, 12 Mei 2026 16:50
Sulsel
DWP Gowa Ajak Orang Tua Bangun Karakter Anak Melalui Dongeng
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa bersama Pokja Bunda PAUD Gowa menggelar kegiatan mendongeng bertema “Dengan Dongeng Aku Pintar, Aku Cerdas” di TK Pertiwi Sungguminasa, Senin (11/5).
Selasa, 12 Mei 2026 10:10
Sulsel
Pemkab Gowa Siap Tindaklanjuti Catatan DPRD atas LKPJ Bupati 2025
Pemerintah Kabupaten Gowa akan menjadikan rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gowa Tahun Anggaran 2025 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah.
Selasa, 12 Mei 2026 10:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rayakan HUT ke-40, MRM Perkuat Posisi di Industri Otomotif Indonesia Timur
2
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
3
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
4
Sulsel Matangkan Persiapan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
5
DJKI Tutup 1.004 Situs Bajakan, Perkuat Pelindungan Hak Cipta di Ruang Digital
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rayakan HUT ke-40, MRM Perkuat Posisi di Industri Otomotif Indonesia Timur
2
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
3
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
4
Sulsel Matangkan Persiapan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
5
DJKI Tutup 1.004 Situs Bajakan, Perkuat Pelindungan Hak Cipta di Ruang Digital