3 Pelajar Gowa Raih Beasiswa Sampoerna, Kalahkan Puluhan Kompetitor
Rabu, 15 Apr 2026 18:49
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menerima tiga pelajar penerima beasiswa hasil kerja sama Pemkab Gowa dan Yayasan Putera Sampoerna. Foto: Istimewa
GOWA - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menerima kedatangan tiga pelajar penerima beasiswa hasil kerja sama Pemkab Gowa dan Yayasan Putera Sampoerna di Ruang Kerja Bupati, Rabu (15/4).
Program beasiswa ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk membuka akses pendidikan tinggi berkualitas bagi generasi muda. Bupati Talenrang menegaskan, peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama pembangunan daerah.
"Pemberian beasiswa adalah bentuk keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena kami sadar bahwa masa depan Kabupaten Gowa ada di tangan generasi muda yang cerdas, disiplin, dan berpendidikan," kata orang nomor satu di Gowa ini.
Ia menambahkan, melalui alokasi anggaran daerah serta kolaborasi dengan berbagai pihak, Pemkab Gowa berupaya memastikan tidak ada potensi generasi muda yang terhambat karena keterbatasan biaya pendidikan.
"Pemerintah Kabupaten Gowa ingin memastikan bahwa tidak ada putra dan putri daerah yang cerdas dan memiliki potensi akademik yang tinggi namun harus putus kuliah karena keterbatasan biaya," tegasnya.
Tiga pelajar yang berhasil lolos seleksi ketat Yayasan Putera Sampoerna tahun ini adalah Muhammad Fahri Yasin (SMA Al-Fityan School Gowa), Nurfaadhilah Izzatun Kaishar (SMAN 1 Gowa), dan Nurul Resky Aulia (SMAN 14 Gowa).
"Kalian adalah orang terpilih. Beasiswa ini adalah amanah, maka gunakan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan akademik. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jadilah agen perubahan, berprestasi, dan jadikan ilmu kalian sebagai bekal untuk membangun daerah," pesannya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, menjelaskan bahwa program ini menggunakan skema pembiayaan kolaboratif dengan proses seleksi yang sepenuhnya dilakukan oleh Yayasan Putera Sampoerna.
"Untuk rencana penerimaan kerja sama Pemkab Gowa dengan Sampoerna Foundation itu adalah lima orang. Dua yang kita biayai dari Pemda, dan tiga dibiayai oleh Sampoerna Foundation. Adapun seleksinya itu dilaksanakan sepenuhnya oleh Sampoerna Foundation," jelas Taufiq.
Ia menyebutkan, tingkat persaingan dalam program ini cukup tinggi. Dari sekitar 40 pendaftar, hanya tiga peserta terbaik yang berhasil lolos seleksi.
"Kalau pendaftaran kemarin kurang lebih ada 40 orang, dan setelah diseleksi, kita berhasil mendapatkan tiga orang terbaik," tambahnya.
Taufiq berharap program ini dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, ketiga penerima beasiswa hadir didampingi orang tua masing-masing. Mereka menyadari tanggung jawab besar yang menyertai program ini. Mewakili penerima beasiswa, Nurfaadhilah Izzatun Kaishar menyampaikan komitmennya untuk memberikan kontribusi bagi daerah.
"Saya sangat bangga dan sangat senang karena dapat mengharumkan nama keluarga. Saya juga dapat membawa nama Gowa dengan harapan saya bisa belajar dengan baik di sana, dan kembali untuk membangun Gowa," tutup Nurfaadhilah.
Program beasiswa ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk membuka akses pendidikan tinggi berkualitas bagi generasi muda. Bupati Talenrang menegaskan, peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama pembangunan daerah.
"Pemberian beasiswa adalah bentuk keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena kami sadar bahwa masa depan Kabupaten Gowa ada di tangan generasi muda yang cerdas, disiplin, dan berpendidikan," kata orang nomor satu di Gowa ini.
Ia menambahkan, melalui alokasi anggaran daerah serta kolaborasi dengan berbagai pihak, Pemkab Gowa berupaya memastikan tidak ada potensi generasi muda yang terhambat karena keterbatasan biaya pendidikan.
"Pemerintah Kabupaten Gowa ingin memastikan bahwa tidak ada putra dan putri daerah yang cerdas dan memiliki potensi akademik yang tinggi namun harus putus kuliah karena keterbatasan biaya," tegasnya.
Tiga pelajar yang berhasil lolos seleksi ketat Yayasan Putera Sampoerna tahun ini adalah Muhammad Fahri Yasin (SMA Al-Fityan School Gowa), Nurfaadhilah Izzatun Kaishar (SMAN 1 Gowa), dan Nurul Resky Aulia (SMAN 14 Gowa).
"Kalian adalah orang terpilih. Beasiswa ini adalah amanah, maka gunakan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan akademik. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jadilah agen perubahan, berprestasi, dan jadikan ilmu kalian sebagai bekal untuk membangun daerah," pesannya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, menjelaskan bahwa program ini menggunakan skema pembiayaan kolaboratif dengan proses seleksi yang sepenuhnya dilakukan oleh Yayasan Putera Sampoerna.
"Untuk rencana penerimaan kerja sama Pemkab Gowa dengan Sampoerna Foundation itu adalah lima orang. Dua yang kita biayai dari Pemda, dan tiga dibiayai oleh Sampoerna Foundation. Adapun seleksinya itu dilaksanakan sepenuhnya oleh Sampoerna Foundation," jelas Taufiq.
Ia menyebutkan, tingkat persaingan dalam program ini cukup tinggi. Dari sekitar 40 pendaftar, hanya tiga peserta terbaik yang berhasil lolos seleksi.
"Kalau pendaftaran kemarin kurang lebih ada 40 orang, dan setelah diseleksi, kita berhasil mendapatkan tiga orang terbaik," tambahnya.
Taufiq berharap program ini dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, ketiga penerima beasiswa hadir didampingi orang tua masing-masing. Mereka menyadari tanggung jawab besar yang menyertai program ini. Mewakili penerima beasiswa, Nurfaadhilah Izzatun Kaishar menyampaikan komitmennya untuk memberikan kontribusi bagi daerah.
"Saya sangat bangga dan sangat senang karena dapat mengharumkan nama keluarga. Saya juga dapat membawa nama Gowa dengan harapan saya bisa belajar dengan baik di sana, dan kembali untuk membangun Gowa," tutup Nurfaadhilah.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Canangkan Gerakan Ayo Bersepeda, Bupati Gowa Dorong Hemat Energi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus mendorong pola hidup sehat sekaligus penghematan energi melalui Pencanangan Gerakan “Ayo Bersepeda” yang dilaksanakan dalam program rutin Rabu Sehat yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (15/4).
Rabu, 15 Apr 2026 12:17
Sulsel
Wabup Gowa Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Pelatihan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.
Rabu, 15 Apr 2026 11:59
Sulsel
Pemkab Gowa Dorong Percepatan Bendungan Jenelata, Pastikan Manfaat bagi Warga
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong percepatan pembangunan Bendungan Jenelata melalui kegiatan pemberitahuan rencana pembangunan yang digelar di Kantor Desa Moncongloe.
Selasa, 14 Apr 2026 17:18
Sulsel
Bupati Talenrang Dorong Kafilah Gowa Tampil Maksimal di MTQ Sulsel
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Minggu (12/4).
Senin, 13 Apr 2026 13:39
Sulsel
Hadiri Wisuda 401 Santri, Wabup Gowa Apresiasi Peran BKPRMI
Wakil Bupati Gowa menghadiri wisuda santri dan santriwati DPK BKPRMI Kecamatan Bontonompo Selatan ke-33 yang diikuti 401 santri. Kegiatan tersebut digelar di SMPN 1 Bontonompo Selatan.
Minggu, 12 Apr 2026 17:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Kejari Maros Jadwalkan Pemeriksaan Kades Labuaja soal Dugaan Pungli
3
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
4
Sinergi OJK Dorong Akses Keuangan Petani Kakao di Luwu Timur
5
Problematika Danantara Dikupas Tuntas di Kota Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Kejari Maros Jadwalkan Pemeriksaan Kades Labuaja soal Dugaan Pungli
3
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
4
Sinergi OJK Dorong Akses Keuangan Petani Kakao di Luwu Timur
5
Problematika Danantara Dikupas Tuntas di Kota Makassar