Pegiat Lingkungan Asal Gowa Raih Penghargaan Kalpataru 2026 Kategori Perintis
Jum'at, 12 Jun 2026 18:50
Pegiat lingkungan asal Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao, Jamaluddin. Foto: Istimewa
GOWA - Kabupaten Gowa kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pegiat lingkungan asal Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao, Jamaluddin, meraih Penghargaan Kalpataru 2026 kategori Perintis.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan INVIROTECH 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (11/6).
Penghargaan Kalpataru diberikan atas dedikasi dan konsistensi Jamaluddin dalam pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program berbasis edukasi dan aksi nyata yang dijalankannya selama bertahun-tahun.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diraih Jamaluddin menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gowa.
"Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Gowa. Prestasi yang diraih Bapak Jamaluddin menunjukkan bahwa konsistensi pelestarian lingkungan dapat memberikan dampak besar dan mendapat pengakuan di tingkat nasional," ujar Bupati Talenrang saat dihubungi.
Ia menilai penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen panjang Jamaluddin dalam menggerakkan masyarakat menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
"Dedikasi beliau selama bertahun-tahun dalam menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat menjadi contoh yang patut diteladani. Ini membuktikan bahwa perubahan dapat dimulai dari desa dan tumbuh menjadi gerakan yang memberi manfaat luas," lanjutnya.
Bupati Talenrang berharap keberhasilan yang diraih Desa Kanreapia dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Gowa.
"Kami ingin keberhasilan Desa Kanreapia menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Gowa. Pemkab Gowa akan terus mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif masyarakat yang berpihak pada kelestarian lingkungan," tegasnya.
Sementara itu, Jamaluddin mengaku tidak pernah membayangkan aktivitas Rumah Koran yang dirintisnya sejak 2014 akan mengantarkannya meraih Penghargaan Kalpataru kategori Perintis Tahun 2026.
"Yang kami lakukan berawal dari kebutuhan menjaga desa dan sumber kehidupan masyarakat. Kami menjaga mata air, melakukan penghijauan, membangun embung pertanian, mengembangkan pertanian organik, hingga berbagi hasil panen kepada panti asuhan. Semua itu berjalan karena dukungan masyarakat," katanya.
Menurut Jamaluddin, pelestarian lingkungan, tata kelola air, dan pertanian merupakan satu kesatuan yang saling mendukung. Pengelolaan sumber air yang dilakukan secara berkelanjutan membuat sektor pertanian di Kanreapia tetap produktif sepanjang musim, baik saat musim hujan maupun kemarau.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa, Azhari Azis, mengatakan pihaknya akan terus memperkuat program pembinaan dan edukasi lingkungan guna menjaga keberlanjutan gerakan yang telah tumbuh di tengah masyarakat.
"DLH Gowa akan terus memperkuat pendampingan dan edukasi lingkungan kepada masyarakat. Harapan kami, semakin banyak pelopor lingkungan yang tumbuh dan menggerakkan perubahan positif di daerahnya masing-masing," ungkap Azhari.
Ia menambahkan, keberhasilan Jamaluddin menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan yang dilakukan secara konsisten mampu menjadi contoh bagi generasi muda untuk terus berperan dalam menjaga kelestarian alam.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan INVIROTECH 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (11/6).
Penghargaan Kalpataru diberikan atas dedikasi dan konsistensi Jamaluddin dalam pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program berbasis edukasi dan aksi nyata yang dijalankannya selama bertahun-tahun.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diraih Jamaluddin menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gowa.
"Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Gowa. Prestasi yang diraih Bapak Jamaluddin menunjukkan bahwa konsistensi pelestarian lingkungan dapat memberikan dampak besar dan mendapat pengakuan di tingkat nasional," ujar Bupati Talenrang saat dihubungi.
Ia menilai penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen panjang Jamaluddin dalam menggerakkan masyarakat menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
"Dedikasi beliau selama bertahun-tahun dalam menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat menjadi contoh yang patut diteladani. Ini membuktikan bahwa perubahan dapat dimulai dari desa dan tumbuh menjadi gerakan yang memberi manfaat luas," lanjutnya.
Bupati Talenrang berharap keberhasilan yang diraih Desa Kanreapia dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Gowa.
"Kami ingin keberhasilan Desa Kanreapia menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Gowa. Pemkab Gowa akan terus mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif masyarakat yang berpihak pada kelestarian lingkungan," tegasnya.
Sementara itu, Jamaluddin mengaku tidak pernah membayangkan aktivitas Rumah Koran yang dirintisnya sejak 2014 akan mengantarkannya meraih Penghargaan Kalpataru kategori Perintis Tahun 2026.
"Yang kami lakukan berawal dari kebutuhan menjaga desa dan sumber kehidupan masyarakat. Kami menjaga mata air, melakukan penghijauan, membangun embung pertanian, mengembangkan pertanian organik, hingga berbagi hasil panen kepada panti asuhan. Semua itu berjalan karena dukungan masyarakat," katanya.
Menurut Jamaluddin, pelestarian lingkungan, tata kelola air, dan pertanian merupakan satu kesatuan yang saling mendukung. Pengelolaan sumber air yang dilakukan secara berkelanjutan membuat sektor pertanian di Kanreapia tetap produktif sepanjang musim, baik saat musim hujan maupun kemarau.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa, Azhari Azis, mengatakan pihaknya akan terus memperkuat program pembinaan dan edukasi lingkungan guna menjaga keberlanjutan gerakan yang telah tumbuh di tengah masyarakat.
"DLH Gowa akan terus memperkuat pendampingan dan edukasi lingkungan kepada masyarakat. Harapan kami, semakin banyak pelopor lingkungan yang tumbuh dan menggerakkan perubahan positif di daerahnya masing-masing," ungkap Azhari.
Ia menambahkan, keberhasilan Jamaluddin menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan yang dilakukan secara konsisten mampu menjadi contoh bagi generasi muda untuk terus berperan dalam menjaga kelestarian alam.
(MAN)
Berita Terkait
Sports
Nobar Piala Dunia jadi Ajang Pererat Kebersamaan Warga, Pemerintah dan TNI
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menghadiri kegiatan Nonton Bareng (Nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina melawan Inggris yang digelar di Halaman Makodim 1409/Gowa, Kamis (16/7/2026) dini hari.
Kamis, 16 Jul 2026 15:21
Sulsel
90 Putra-Putri Asal Gowa Siap Belajar di Sekolah Rakyat Terpadu
Sebanyak 90 putra dan putri asal Kabupaten Gowa akan mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 usai dilepas secara simbolik, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (14/7).
Rabu, 15 Jul 2026 07:29
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Kualitas Data Statistik Sektoral Lewat Evaluasi EPSS
Pemerintah Kabupaten Gowa melalui DiskominfoSP melengkapi bukti dukung dalam EPSS 2025 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data dan mengoptimalkan nilai IPS.
Selasa, 14 Jul 2026 19:23
News
TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian di Claro Hotel Makassar, Sabtu (11/7).
Senin, 13 Jul 2026 20:07
Sulsel
Mendagri Kenakan Wastra Sutra Gowa Saat Tutup Rangkaian HUT Dekranas
Stand Pameran Dekranasda Gowa menjadi salah satu yang paling banyak diminati oleh pengunjung pada Pameran Kriya dan Wastra Nusantara yang berlangsung berlangsung 8-12 Juli 2026 di Mal Trans Studio Makassar.
Senin, 13 Jul 2026 15:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
4
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
5
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
4
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
5
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan