PGRI Makassar Usul Pemkot Kembangkan Sekolah Unggulan Berbasis Akademik
Sabtu, 02 Mei 2026 22:33
Ketua PGRI Kota Makassar, Dr. Pantja Wahidin, usai mengikuti Hardiknas di Tribun Lapangan Karebosi, Sabtu (2/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Makassar, Dr. Pantja Wahidin, mengapresiasi tiga program strategis Dinas Pendidikan Kota Makassar, yakni revitalisasi sarana prasarana, peningkatan kesejahteraan guru, serta penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran yang mampu mendorong prestasi akademik siswa.
Hal tersebut disampaikan Pantja saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Tribun Lapangan Karebosi, Sabtu (2/5/2026).
"Proses (pendidikan) Makassar menurut saya ini perlu menjadi perhatian utama, peningkatan kualitas pembelajaran yang output-nya itu bisa menghasilkan anak-anak kita bisa berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik," ujarnya.
Pantja menilai, kebutuhan utama pendidikan di Makassar adalah melahirkan murid dengan kemampuan akademik yang kuat.
"Oleh karena itu kita berharap program Prabowo melahirkan sekolah unggulan lewat Sekolah Garuda, atau di Sulsel menggagas juga sekolah unggulan," harap Pantja.
Ia juga mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk menginisiasi sekolah unggulan melalui peningkatan status sekolah yang sudah ada, tanpa harus membangun sekolah baru.
"Minimal itu di-upgrading, tidak perlu buat sekolah baru, di-upgrade sekolah-sekolah tertentu," imbaunya.
Pantja menyebut beberapa sekolah, seperti SMPN 6 Makassar, sebagai contoh yang dapat dikembangkan menjadi sekolah unggulan dengan sistem seleksi yang lebih ketat.
"Ini bisa di-upgrade, betul-betul seleksi SPMB-nya mungkin berbeda. Dikenal dia pencetak anak-anak yang punya prestasi akademik. Di Makassar kita kenal SMP 6 itu. Tapi saya kira ini harus dimunculkan kembali," jelasnya.
Ia berharap pengembangan sekolah unggulan juga mencakup penyediaan kelas bilingual untuk meningkatkan kemampuan bahasa serta daya saing siswa di masa depan.
"Kita seleksi anak-anak yang punya potensi, punya kemampuan akademik yang di atas rata-ratalah kemampuan anak-anak kita," tukasnya.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran yang mampu mendorong prestasi akademik siswa.
Hal tersebut disampaikan Pantja saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Tribun Lapangan Karebosi, Sabtu (2/5/2026).
"Proses (pendidikan) Makassar menurut saya ini perlu menjadi perhatian utama, peningkatan kualitas pembelajaran yang output-nya itu bisa menghasilkan anak-anak kita bisa berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik," ujarnya.
Pantja menilai, kebutuhan utama pendidikan di Makassar adalah melahirkan murid dengan kemampuan akademik yang kuat.
"Oleh karena itu kita berharap program Prabowo melahirkan sekolah unggulan lewat Sekolah Garuda, atau di Sulsel menggagas juga sekolah unggulan," harap Pantja.
Ia juga mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk menginisiasi sekolah unggulan melalui peningkatan status sekolah yang sudah ada, tanpa harus membangun sekolah baru.
"Minimal itu di-upgrading, tidak perlu buat sekolah baru, di-upgrade sekolah-sekolah tertentu," imbaunya.
Pantja menyebut beberapa sekolah, seperti SMPN 6 Makassar, sebagai contoh yang dapat dikembangkan menjadi sekolah unggulan dengan sistem seleksi yang lebih ketat.
"Ini bisa di-upgrade, betul-betul seleksi SPMB-nya mungkin berbeda. Dikenal dia pencetak anak-anak yang punya prestasi akademik. Di Makassar kita kenal SMP 6 itu. Tapi saya kira ini harus dimunculkan kembali," jelasnya.
Ia berharap pengembangan sekolah unggulan juga mencakup penyediaan kelas bilingual untuk meningkatkan kemampuan bahasa serta daya saing siswa di masa depan.
"Kita seleksi anak-anak yang punya potensi, punya kemampuan akademik yang di atas rata-ratalah kemampuan anak-anak kita," tukasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
15 Tahun Gunakan Fasum-Fasos Berdagang, PKL di Tallo Ditertibkan
Pemerintah Kecamatan Tallo kembali melakukan penertiban terhadap lapak pedagang kaki lima yang menguasai fasilitas umum, fasilitas sosial, serta berdiri di atas saluran drainase, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 20:32
Makassar City
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar terus mematangkan persiapan tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
Senin, 18 Mei 2026 15:58
Makassar City
Wali Kota Minta ASN Makassar Punya Buku Karya Sendiri
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong penguatan budaya literasi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar dengan mengajak aparatur sipil negara (ASN) menghasilkan karya tulis berupa buku.
Senin, 18 Mei 2026 15:43
Makassar City
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membantah sekaligus meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait anggaran Rp10 miliar untuk konsumsi Wali Kota Makassar.
Minggu, 17 Mei 2026 18:53
Makassar City
Pemkot Makassar Luncurkan Versi Website LONTARA+, Layanan Publik Kini Lebih Inklusif
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kini menghadirkan inovasi terbaru melalui Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+) yang resmi dapat diakses dalam versi website.
Jum'at, 15 Mei 2026 00:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC