Pemkab Gowa Dorong Promosi Wisata Alam di Kecamatan Bungaya

Senin, 04 Mei 2026 11:29
Pemkab Gowa Dorong Promosi Wisata Alam di Kecamatan Bungaya
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat mengunjungi sejumlah objek wisata di wilayah tersebut, Minggu (3/5/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus mendorong promosi potensi pariwisata daerah, khususnya destinasi wisata alam pegunungan di Kecamatan Bungaya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat mengunjungi sejumlah objek wisata di wilayah tersebut, Minggu (3/5/2026).

Dalam kunjungannya, Bupati Talenrang menyambangi Air Terjun Depa yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Gowa. Ia mengajak masyarakat, baik lokal maupun luar daerah, untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai pilihan berlibur.

“Gowa kaya akan destinasi wisata, khususnya di daerah pegunungan. Saya berada di Bungaya untuk mengunjungi Air Terjun Depa, salah satu tempat terindah di Gowa yang bisa kalian datangi ketika ingin berlibur,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengunjungi kawasan Hutan Pinus Bissoloro ‘Valley Selow’ yang menawarkan panorama hutan pinus yang asri dan sejuk, dilengkapi fasilitas glamping dan kafe.

Menurutnya, Kecamatan Bungaya memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta wisata alam, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan.

“Jika ingin menikmati wisata hutan pinus, Kecamatan Bungaya bisa menjadi salah satu pilihan saat berkunjung ke Gowa,” ajaknya.

Bupati berharap promosi wisata tersebut dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Ary Mahdin Asfari, menyatakan pemerintah daerah terus menjaga dan mendorong pengembangan destinasi wisata.

Ia menjelaskan, terdapat dua fokus utama pengembangan pariwisata daerah. Pertama, di Kecamatan Tinggimoncong yang diarahkan sebagai kawasan wisata berkelanjutan.

“Tinggimoncong Fokus ke pengembangan pariwisata berkelanjutan (suistanable of tourism) untuk menjaga kelestarian lingkungan di Kota Malino, karena satu-satunya yang menjadi daya tarik adalah alam (panorama dan udara dingin), yang aksinya pengolahan limbah hotel/akomodasi, sampah, penghijauan.”

Kedua, di Kecamatan Bungaya yang didorong sebagai kawasan pengembangan destinasi wisata baru. Kawasan ini juga masuk dalam prioritas pengembangan pariwisata tingkat provinsi melalui konsep segitiga emas Sulawesi Selatan yang meliputi Jeneponto, Gowa, dan Takalar.

“Kami terus berkomitmen mendorong adanya pembanguanan wisata baru yang nantinya dapat berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gowa ditambah perekonomian masyarakat sekitar juga akan meningkat,” tutupnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gowa didampingi Camat Bungaya, Rizky Abe, serta sejumlah pimpinan SKPD terkait.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru