Gowa Dinilai Layak jadi Percontohan Percepatan Zero Dose
Selasa, 05 Mei 2026 15:09
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan sambutan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Imunisasi Zero Dose di Baruga Tinggimae, Selasa (5/5). Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Kabupaten Gowa dinilai layak jadi percontohan nasional terkait pelaksanaan percepatan zero dose. Hal ini didasarkan pada kekompakan stakeholder dan capaian hasil yang menggembirakan.
Ketum Umum PKK Tri Tito Karnavian menyampaikan, sejauh ini dari tujuh provinsi yang sudah dikunjunginya, Kabupaten Gowa menjadi yang terbaik. Menurutnya, Gowa berhasil memenuhi lebih dari target dan harapan yang ditetapkan oleh Kemenkes yakni keberhasilan zero dose di atas 80%, yang didukung kekompakan tim mulai dari Gubernur, Bupati, kader-kader PKK dan pihak Puskesmas
"Ini contoh baik untuk seluruh Indonesia. Kabupaten Gowa bisa jadi percontohan nasional. Kerja sama timnya luar biasa. Ini harus dicontoh karena kita tidak bisa melaksanakan kegiatan sebesar ini kalau timnya tidak kuat," ungkapnya dalam Monitoring dan Evaluasi Imunisasi Zero Dose Provinsi Sulsel di Baruga Tinggimae Rumah Bupati Gowa, Selasa (5/5)
Menurut Tri, zero dose menyasar anak yang belum pernah menerima imunisasi. Dengan imunisasi, akan menjadi perlindungan pertama bagi anak, untuk menghasilkan SDM berkualitas, menjadi langkah pertama dalam melindungi balita terhadap resiko penyakit di masa datang.
Sementara itu, Bupati Gowa Husniah Talenrang menyatakan, pada 2026 Kabupaten Gowa memang ditetapkan sebagai lokus prioritas nasional, sehingga menjadi penanganan prioritas zero dose dengan sasaran 5787 anak.
Di mana lanjut Husniah, tahap awal intervensi, Kemenkes menargetkan 2894 anak atau 50 persen. Akan tetapi melalui pendekatan kolaboratoif disegala lintas sektor, pada 18 April lalu Kabupaten Gowa berhasil mencapai 101,8 persen atau 5985 anak.
"Dengan berbagai dukungan, target penurunan zero dose dapat tercapai signifikan, bahkan tercapai eliminasi," paparnya.
Adapun upaya untuk mencapai itu, dengan pnguatan data by name by adress, melakukan mobilisasi kader posyandu hingga tingkat desa dan dasawisma.
Pendekatan jemput bola yang dilakukan PKK, serta penguatan edukasi untuk meluruskan informasi masyarakat terhadap kekeliruan imunisasi
"Setiap anak di Kabupaten Gowa wajib mendapatkan haknya untuk sehat dengan mendapat imunisasi. Satu anak yang tidak diimunisasi, menjadi satu resiko di masa depan," tandasnya.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi Ketua Umum PKK yang menjadikan Kabupaten Gowa sebagai target zero dose. "Dengan program ini akan memberi manfaat bagi kita," ucapnya.
Gubernur juga memberi hadiah umroh kepada kecamatan dengan capaian tertinggi imunisasi yakni Kecamatan Pallangga, disusul motor listrik kepada Kecamatan Pallangga dan hadiah lainnya kepada kecamatan Bontomarannu.
Ketum Umum PKK Tri Tito Karnavian menyampaikan, sejauh ini dari tujuh provinsi yang sudah dikunjunginya, Kabupaten Gowa menjadi yang terbaik. Menurutnya, Gowa berhasil memenuhi lebih dari target dan harapan yang ditetapkan oleh Kemenkes yakni keberhasilan zero dose di atas 80%, yang didukung kekompakan tim mulai dari Gubernur, Bupati, kader-kader PKK dan pihak Puskesmas
"Ini contoh baik untuk seluruh Indonesia. Kabupaten Gowa bisa jadi percontohan nasional. Kerja sama timnya luar biasa. Ini harus dicontoh karena kita tidak bisa melaksanakan kegiatan sebesar ini kalau timnya tidak kuat," ungkapnya dalam Monitoring dan Evaluasi Imunisasi Zero Dose Provinsi Sulsel di Baruga Tinggimae Rumah Bupati Gowa, Selasa (5/5)
Menurut Tri, zero dose menyasar anak yang belum pernah menerima imunisasi. Dengan imunisasi, akan menjadi perlindungan pertama bagi anak, untuk menghasilkan SDM berkualitas, menjadi langkah pertama dalam melindungi balita terhadap resiko penyakit di masa datang.
Sementara itu, Bupati Gowa Husniah Talenrang menyatakan, pada 2026 Kabupaten Gowa memang ditetapkan sebagai lokus prioritas nasional, sehingga menjadi penanganan prioritas zero dose dengan sasaran 5787 anak.
Di mana lanjut Husniah, tahap awal intervensi, Kemenkes menargetkan 2894 anak atau 50 persen. Akan tetapi melalui pendekatan kolaboratoif disegala lintas sektor, pada 18 April lalu Kabupaten Gowa berhasil mencapai 101,8 persen atau 5985 anak.
"Dengan berbagai dukungan, target penurunan zero dose dapat tercapai signifikan, bahkan tercapai eliminasi," paparnya.
Adapun upaya untuk mencapai itu, dengan pnguatan data by name by adress, melakukan mobilisasi kader posyandu hingga tingkat desa dan dasawisma.
Pendekatan jemput bola yang dilakukan PKK, serta penguatan edukasi untuk meluruskan informasi masyarakat terhadap kekeliruan imunisasi
"Setiap anak di Kabupaten Gowa wajib mendapatkan haknya untuk sehat dengan mendapat imunisasi. Satu anak yang tidak diimunisasi, menjadi satu resiko di masa depan," tandasnya.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi Ketua Umum PKK yang menjadikan Kabupaten Gowa sebagai target zero dose. "Dengan program ini akan memberi manfaat bagi kita," ucapnya.
Gubernur juga memberi hadiah umroh kepada kecamatan dengan capaian tertinggi imunisasi yakni Kecamatan Pallangga, disusul motor listrik kepada Kecamatan Pallangga dan hadiah lainnya kepada kecamatan Bontomarannu.
(MAN)
Berita Terkait
News
Wabup Gowa Pastikan Pemulihan RSUD Syekh Yusuf Berjalan Cepat
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, meninjau langsung lokasi kebakaran di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Jumat (29/5).
Jum'at, 29 Mei 2026 20:46
Sulsel
Wabup Gowa Ajak Warga Jadikan Iduladha Momentum Peduli Sesama
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus upaya membantu mengentaskan kemiskinan.
Rabu, 27 Mei 2026 12:50
Sulsel
Salat Iduladha di RTH Syekh Yusuf, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Persatuan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama masyarakat melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Lapangan RTH Syekh Yusuf, Rabu (27/5).
Rabu, 27 Mei 2026 12:28
Sulsel
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
Pakar Hukum Tata Negara dan Konstitusi Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr. Fahri Bachmid merespon usulan anggota DPRD Kabupaten Gowa untuk melakukan hak angket terhadap Bupati Sitti Husniah Talenrang.
Minggu, 24 Mei 2026 18:01
Sulsel
Bupati Talenrang Tinjau 3 Ruas Jalan Tinggimoncong yang Segera Diaspal
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang meninjau langsung rencana pengaspalan tiga ruas jalan di Kecamatan Tinggimoncong, Sabtu (23/5).
Minggu, 24 Mei 2026 17:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Imigrasi Makassar Buka Layanan Eazy Passport di Silatnas IKA FSIKP UMI
2
PTOS-M Jadi Senjata Digital PTP Nonpetikemas Gerakkan Logistik-Tumbuhkan Ekonomi
3
Usia 20 Tahun Selesaikan Master, Anak Makassar Pidato Kelulusan Wakili Alumni Harvard University
4
RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Sejumlah Pasien Dipindahkan ke Lokasi Aman
5
Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Imigrasi Makassar Buka Layanan Eazy Passport di Silatnas IKA FSIKP UMI
2
PTOS-M Jadi Senjata Digital PTP Nonpetikemas Gerakkan Logistik-Tumbuhkan Ekonomi
3
Usia 20 Tahun Selesaikan Master, Anak Makassar Pidato Kelulusan Wakili Alumni Harvard University
4
RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Sejumlah Pasien Dipindahkan ke Lokasi Aman
5
Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000