Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
Sabtu, 15 Agu 2026 14:16
Ketua DPD Partai Golkar Luwu Timur, Aripin. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Partai Golkar Luwu Timur mulai membuka ruang lebih lebar bagi munculnya kekuatan politik baru.
Ketua DPD Partai Golkar Luwu Timur, Aripin, mengungkapkan bahwa partainya terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung dan membesarkan Golkar.
Pernyataan itu disampaikan Aripin saat ditanya mengenai strategi Golkar menghadapi munculnya figur-figur populer dari luar struktur partai yang memiliki basis massa kuat.“Golkar terbuka terhadap siapapun yang ingin bergabung,” ujar Aripin, Sabtu (15/08).
Aripin bahkan mengungkapkan saat ini sudah terdapat figur yang menyatakan keseriusannya untuk bergabung dengan Partai Golkar. “Selain kader Dinda, ada figur potensial yang sudah menyatakan bergabung ke Golkar,” kata Aripin.
Namun, ketika ditanya lebih jauh mengenai siapa saja figur tersebut, Aripin memilih belum membuka identitasnya ke publik. “Masih terlalu dini untuk dipublikasikan,” ujarnya.
Menariknya, keterbukaan Golkar terhadap figur baru tersebut berjalan beriringan dengan penguatan kader-kader muda yang sudah lebih dulu menunjukkan kemampuan elektoral.
Salah satu nama yang kini berada dalam barisan kader muda Golkar Luwu Timur adalah Bangkit Revormansyah Pratama.
Bangkit bukan sekadar nama baru dalam struktur politik Golkar. Pada Pemilu 2024, ia berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Luwu Timur dari Dapil I Malili-Wasuponda dengan perolehan 2.494 suara. Data penetapan KPU menunjukkan Bangkit menjadi peraih suara tertinggi dari seluruh calon Golkar di dapil tersebut.
Di internal DPRD, posisi Bangkit juga cukup strategis. Ia dipercaya menjadi Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Luwu Timur periode 2024–2029, mendampingi Aripin yang menjabat sebagai ketua fraksi.
Rekam jejak tersebut membuat isu regenerasi di tubuh Golkar Luwu Timur menjadi semakin menarik. Di satu sisi, partai membuka pintu bagi figur eksternal yang memiliki potensi elektoral. Di sisi lain, Golkar juga memiliki kader muda yang mulai menunjukkan kapasitasnya melalui pertarungan elektoral dan peran di parlemen.
Bangkit sendiri dikenal sebagai putra almarhum Thoriq Husler, mantan Bupati Luwu Timur. Sejumlah pemberitaan juga menyebutnya sebagai salah satu legislator muda di DPRD Luwu Timur.
Situasi ini membuka ruang pertanyaan politik baru: apakah strategi Golkar Luwu Timur ke depan akan bertumpu pada kombinasi antara kaderisasi internal dan perekrutan figur eksternal?
Jika pola tersebut diterapkan secara konsisten, Golkar tidak hanya berpotensi mempertahankan kader lama, tetapi juga memperluas daya tarik partai kepada tokoh-tokoh yang sudah memiliki pengaruh di tengah masyarakat.
Bagi Bangkit, perkembangan tersebut juga menjadi tantangan sekaligus peluang. Sebagai kader muda yang sudah memiliki kursi di DPRD dan pengalaman politik elektoral, ia kini berada dalam satu arena dengan figur-figur baru yang kemungkinan akan masuk ke Golkar.
Apalagi, Aripin sendiri menegaskan bahwa sejak awal figur yang bergabung akan diarahkan untuk turun ke masyarakat. “Sejak awal kita turun ke bawah lakukan sosialisasi,” kata Aripin.
Pernyataan tersebut memberi sinyal bahwa Golkar Luwu Timur tampaknya tidak ingin sekadar mengoleksi nama besar.
Figur baru maupun kader lama dituntut memiliki kedekatan dengan masyarakat dan mampu bekerja di lapangan.
Ketua DPD Partai Golkar Luwu Timur, Aripin, mengungkapkan bahwa partainya terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung dan membesarkan Golkar.
Pernyataan itu disampaikan Aripin saat ditanya mengenai strategi Golkar menghadapi munculnya figur-figur populer dari luar struktur partai yang memiliki basis massa kuat.“Golkar terbuka terhadap siapapun yang ingin bergabung,” ujar Aripin, Sabtu (15/08).
Aripin bahkan mengungkapkan saat ini sudah terdapat figur yang menyatakan keseriusannya untuk bergabung dengan Partai Golkar. “Selain kader Dinda, ada figur potensial yang sudah menyatakan bergabung ke Golkar,” kata Aripin.
Namun, ketika ditanya lebih jauh mengenai siapa saja figur tersebut, Aripin memilih belum membuka identitasnya ke publik. “Masih terlalu dini untuk dipublikasikan,” ujarnya.
Menariknya, keterbukaan Golkar terhadap figur baru tersebut berjalan beriringan dengan penguatan kader-kader muda yang sudah lebih dulu menunjukkan kemampuan elektoral.
Salah satu nama yang kini berada dalam barisan kader muda Golkar Luwu Timur adalah Bangkit Revormansyah Pratama.
Bangkit bukan sekadar nama baru dalam struktur politik Golkar. Pada Pemilu 2024, ia berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Luwu Timur dari Dapil I Malili-Wasuponda dengan perolehan 2.494 suara. Data penetapan KPU menunjukkan Bangkit menjadi peraih suara tertinggi dari seluruh calon Golkar di dapil tersebut.
Di internal DPRD, posisi Bangkit juga cukup strategis. Ia dipercaya menjadi Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Luwu Timur periode 2024–2029, mendampingi Aripin yang menjabat sebagai ketua fraksi.
Rekam jejak tersebut membuat isu regenerasi di tubuh Golkar Luwu Timur menjadi semakin menarik. Di satu sisi, partai membuka pintu bagi figur eksternal yang memiliki potensi elektoral. Di sisi lain, Golkar juga memiliki kader muda yang mulai menunjukkan kapasitasnya melalui pertarungan elektoral dan peran di parlemen.
Bangkit sendiri dikenal sebagai putra almarhum Thoriq Husler, mantan Bupati Luwu Timur. Sejumlah pemberitaan juga menyebutnya sebagai salah satu legislator muda di DPRD Luwu Timur.
Situasi ini membuka ruang pertanyaan politik baru: apakah strategi Golkar Luwu Timur ke depan akan bertumpu pada kombinasi antara kaderisasi internal dan perekrutan figur eksternal?
Jika pola tersebut diterapkan secara konsisten, Golkar tidak hanya berpotensi mempertahankan kader lama, tetapi juga memperluas daya tarik partai kepada tokoh-tokoh yang sudah memiliki pengaruh di tengah masyarakat.
Bagi Bangkit, perkembangan tersebut juga menjadi tantangan sekaligus peluang. Sebagai kader muda yang sudah memiliki kursi di DPRD dan pengalaman politik elektoral, ia kini berada dalam satu arena dengan figur-figur baru yang kemungkinan akan masuk ke Golkar.
Apalagi, Aripin sendiri menegaskan bahwa sejak awal figur yang bergabung akan diarahkan untuk turun ke masyarakat. “Sejak awal kita turun ke bawah lakukan sosialisasi,” kata Aripin.
Pernyataan tersebut memberi sinyal bahwa Golkar Luwu Timur tampaknya tidak ingin sekadar mengoleksi nama besar.
Figur baru maupun kader lama dituntut memiliki kedekatan dengan masyarakat dan mampu bekerja di lapangan.
(GUS)
Berita Terkait
News
Idrus Marham Nilai Pidato Presiden Prabowo di Hadapan MPR Realistik dan Berbasis Kinerja
Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Idrus Marham menilai pidato Presiden di depan MPR, hari ini 14 Agustus 2026, sangat mengesankan. Pidato Presiden Prabowo realistik, karena berbasis data dan proyektif berbasis kinerja.
Jum'at, 14 Agu 2026 20:04
News
Keliling 13 Daerah, IAS Temukan Kerinduan & Harapan Kader Golkar Sulsel
Tiga belas daerah telah disambangi Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dalam rangka konsolidasi pasca-Musda.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:38
Sulsel
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel
IAS saat melakukan konsolidasi dengan jajaran DPD Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara, Rabu (12/8) di Kantor Golkar Luwu Utara.
Kamis, 13 Agu 2026 05:17
Sulsel
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
Sejumlah tokoh senior Partai Golkar di Kabupaten Bulukumba mendorong Andi Hamzah Pangki (AHP) kembali memimpin DPD II Partai Golkar Bulukumba.
Rabu, 12 Agu 2026 15:39
News
Roadshow Hari Kedua, IAS Keliling Tiga Daerah: Konsolidasi Golkar hingga Melayat Mantan Bupati
Roadshow konsolidasi Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), memasuki hari kedua dengan agenda padat di tiga daerah, Selasa (11/8).
Rabu, 12 Agu 2026 10:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
2
PKKMB UNM, Prof Hasmyati Harap Jadi Momentum Transformasi Kampus
3
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
4
Pengabdian hingga 30 Tahun, 398 PNS Sulsel Dapat Satyalencana
5
MHM 2026 Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp52,3 Miliar di Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
2
PKKMB UNM, Prof Hasmyati Harap Jadi Momentum Transformasi Kampus
3
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
4
Pengabdian hingga 30 Tahun, 398 PNS Sulsel Dapat Satyalencana
5
MHM 2026 Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp52,3 Miliar di Makassar