Antrean BBM Bisa Kembali Meledak! KNPI Sulsel Desak Pengawasan SPBU Diperketat
Selasa, 15 Sep 2026 15:24
Koordinator Bidang I KNPI Sulsel, Hasrul Kaharuddin. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan meminta pemerintah terus memperketat pengawasan di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna mengantisipasi kembali terjadinya antrean panjang BBM bersubsidi di berbagai daerah.
Permintaan tersebut disampaikan Koordinator Bidang I KNPI Sulsel, Hasrul Kaharuddin, menyusul kondisi distribusi BBM di Sulawesi Selatan yang mulai berangsur membaik dalam beberapa waktu terakhir.
Hasrul mengatakan, meski situasi saat ini relatif kondusif, pemerintah tidak boleh lengah.
Menurutnya, antrean panjang berpotensi kembali terjadi apabila pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi tidak dilakukan secara konsisten.
"Jangan sampai setelah kondisi membaik, pengawasan justru kendur. Antrean bisa kembali terjadi jika distribusi BBM subsidi tidak diawasi dengan baik," ujar Hasrul.
Ia menilai masih maraknya dugaan praktik penimbunan BBM subsidi menjadi salah satu penyebab masyarakat kesulitan mendapatkan solar maupun Pertalite di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Karena itu, KNPI Sulsel mendorong pemerintah bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk terus melakukan pengawasan serta penindakan terhadap oknum yang menyalahgunakan BBM subsidi.
Di sisi lain, KNPI Sulsel mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dalam menangani persoalan distribusi BBM yang sempat memicu antrean panjang di berbagai SPBU.
"KNPI Sulsel mengapresiasi gerak cepat Bapak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang turun tangan mengurus persoalan ini sehingga kondisi mulai berangsur membaik," katanya.
KNPI Sulsel berharap pengawasan terhadap SPBU dan distribusi BBM subsidi dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak kembali mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar bersubsidi.
"Semoga situasi saat ini sudah membaik, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa." tutupnya.
Permintaan tersebut disampaikan Koordinator Bidang I KNPI Sulsel, Hasrul Kaharuddin, menyusul kondisi distribusi BBM di Sulawesi Selatan yang mulai berangsur membaik dalam beberapa waktu terakhir.
Hasrul mengatakan, meski situasi saat ini relatif kondusif, pemerintah tidak boleh lengah.
Menurutnya, antrean panjang berpotensi kembali terjadi apabila pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi tidak dilakukan secara konsisten.
"Jangan sampai setelah kondisi membaik, pengawasan justru kendur. Antrean bisa kembali terjadi jika distribusi BBM subsidi tidak diawasi dengan baik," ujar Hasrul.
Ia menilai masih maraknya dugaan praktik penimbunan BBM subsidi menjadi salah satu penyebab masyarakat kesulitan mendapatkan solar maupun Pertalite di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Karena itu, KNPI Sulsel mendorong pemerintah bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk terus melakukan pengawasan serta penindakan terhadap oknum yang menyalahgunakan BBM subsidi.
Di sisi lain, KNPI Sulsel mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dalam menangani persoalan distribusi BBM yang sempat memicu antrean panjang di berbagai SPBU.
"KNPI Sulsel mengapresiasi gerak cepat Bapak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang turun tangan mengurus persoalan ini sehingga kondisi mulai berangsur membaik," katanya.
KNPI Sulsel berharap pengawasan terhadap SPBU dan distribusi BBM subsidi dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak kembali mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar bersubsidi.
"Semoga situasi saat ini sudah membaik, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa." tutupnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Bantaeng Dorong Pemuda Jadi Mitra Pembangunan
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, membuka Musyawarah Daerah (Musda) XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bantaeng di Gedung Balai Kartini, Rabu (28/10/2026).
Kamis, 29 Okt 2026 10:09
News
Pemkot Makassar-Pertamina Rumuskan Skema Baru Distribusi BBM Subsidi
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Pertamina dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) merumuskan skema baru penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Rabu, 14 Okt 2026 10:40
News
Pertamina Gandeng Mahasiswa Perkuat Pengawasan Distribusi BBM & LPG Bersubsidi di Sulsel
Sejumlah isu menjadi perhatian dalam audiensi, mulai dari pengawasan SPBU, distribusi BBM bersubsidi, aktivitas transportir, hingga upaya memastikan penyaluran energi berjalan sesuai ketentuan.
Jum'at, 25 Sep 2026 16:45
News
Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM di Seluruh Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan dan penyesuaian distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Sulawesi.
Rabu, 23 Sep 2026 13:59
News
Pertamina Blokir 11.093 QR Code BBM Subsidi di Wilayah Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memblokir 11.093 nomor polisi kendaraan yang teridentifikasi terkait penggunaan QR Code BBM Subsidi yang tidak sesuai ketentuan.
Jum'at, 18 Sep 2026 18:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Puluhan Siswa SMP-SMA SIT Darul Fikri Ikuti Simulasi Sidang PBB di DAFI-MUN
2
Prof Eko Siapkan Sistem Administrasi Terintegrasi di UNM
3
PT KIMA Gandeng Kejati Sulsel Perkuat Kepastian Hukum Investasi
4
Vale Indonesia Bantu UMKM Morowali Kantongi Sertifikat Halal untuk Perluas Pasar
5
MaRIConnected Hadirkan 26 KOL, Rayakan HUT ke-26 dengan Konsep Berbeda
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Puluhan Siswa SMP-SMA SIT Darul Fikri Ikuti Simulasi Sidang PBB di DAFI-MUN
2
Prof Eko Siapkan Sistem Administrasi Terintegrasi di UNM
3
PT KIMA Gandeng Kejati Sulsel Perkuat Kepastian Hukum Investasi
4
Vale Indonesia Bantu UMKM Morowali Kantongi Sertifikat Halal untuk Perluas Pasar
5
MaRIConnected Hadirkan 26 KOL, Rayakan HUT ke-26 dengan Konsep Berbeda