Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026

Senin, 12 Okt 2026 15:57
Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026
Pengurus Demokrat Sulsel saat menggelar Rakerda membahas penguatan institusi di Hotel Claro Makassar pada 2025. Foto: Dok Demokrat
Comment
Share
MAKASSAR - Partai Demokrat Sulsel bakal menggelar musyawarah daerah (Musda) luar biasa bulan ini. Rencananya dijadwalkan pada 23 Oktober 2026.

Ketua Panitia Musda Demokrat Sulsel, Andi Rio Fatrah mengatakan pihaknya telah menggelar rapat panitia perdana. Hasilnya, ada 27 hak suara yang diperebutkan oleh bakal calon ketua.

"Ada 27 hak suara yang diperebutkan di Musda. Sebanyak 24 DPC kabupaten/kota, 1 DPP, 1 DPD dan 1 organisasi sayap partai," kata Andi Rio saat dihubungi pada Senin (12/10/2026).

Melansir dari Peraturan Organsiasi Nomor: PO/02/DPP-PD/V/2021 Tanggal 3 Mei 2021, Pada Pasal 10 tentang Pelaksanaan Musda poin g, salah satu persyaratannya adalah Bakal Calon Ketua harus terlebih dahulu mendapatkan surat dukungan atau rekomendasi sekurang-kurangnya 20% dari jumlah pemegang hak suara sah.

"Jadi 20% dari 27 hak suara itu ialah 6,5. Karena pembulatan ke atas, maka bakal calon minimal didukung oleh 7 suara di Musda," ujar Andi Rio.

Dukungan inilah yang menjadi tiket bagi bakal calon ketua untuk mendaftar di Musda Demokrat Sulsel. Surat rekomendasi dukungan itu diserahkan ke panitia Musda.

Saat ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin disebut-sebut bakal maju di Musda Demokrat Sulsel. Apalagi ia sudah resmi menjadi kader, setelah menerima kartu tanda anggota (KTA) dari DPD.

Meski begitu, Appi sendiri belum mau berkomentar banyak soal rencana maju Musda. Ia juga belum merencanakan untuk membangun komunikasi dengan para DPC Demokrat kabupaten/kota.

"Belum bicara sampai ke sana. Nanti kita lihat kedepannya seperti apa," jelas Appi.

Di sisi lain, Ketua DPD Demokrat Sulsel saat ini, Ni'matullah juga masih berminat maju jika direstui DPP.

"Untuk sementara dukungan minimal 20% masih saya pegang sampai hari ini, Karena sampai hari ini belum ada dukungan yang mereka tanda tangani yang baru," tandas eks Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.
(UMI)
Berita Terkait
Berita Terbaru