370 Anak di Kabupaten Gowa Terima Bantuan Susu dari Kementerian PPPA
Kamis, 05 Nov 2026 16:37
Bupati Darmawangsysh Muin menyalurkan bantuan susu dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia. Foto: Istimewa
GOWA - Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, memastikan intervensi penanganan stunting melalui pemenuhan gizi anak terus dilakukan secara berkelanjutan.
Salah satunya melalui penyaluran bantuan susu dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia kepada 370 anak di Kabupaten Gowa yang diserahkan, di Kantor Camat Bontomarannu, Rabu (4/11).
“Terima kasih kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang telah memberikan bantuan kepada Kabupaten Gowa. Tentu kami ingin bantuan ini dapat segera disalurkan dan kemudian kedepan jumlahnya dapat ditambah,” ungkapnya.
Darmawangsyah menyebut, angka stunting di Kabupaten Gowa menunjukkan tren penurunan yang sangat signifikan dan patut disyukuri. Dimana angka stunting yang sebelumnya berada pada kisaran 33 persen, kemudian turun menjadi 21 persen hingga mencapai 17 persen saat ini.
“Ini adalah prestasi kita dan tentu harus kita banggakan, tetapi bukan untuk berpuas diri. Kita harus terus menjaga capaian ini agar angka stunting tidak kembali meningkat,” tegasnya.
Dirinya menyampaikan, kehadirannya secara langsung dalam penyerahan bantuan susu ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk memastikan intervensi pemenuhan gizi bagi anak-anak berjalan secara optimal.
Menurutnya penanganan stunting tidak boleh berhenti pada capaian penurunan angka, tetapi harus terus diperkuat melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan anak.
“Hari ini kita serahkan untuk memastikan bahwa intervensi pemberian susu kepada anak-anak terus kita lakukan. Kita berharap angka stunting yang sudah semakin menurun dapat terus kita jaga agar tidak kembali meningkat,” jelasnya.
Darmawangsyah juga meminta SKPD terkait untuk terus memaksimalkan program-program penanganan stunting, termasuk memastikan bantuan susu diberikan sesuai kebutuhan dan tata cara konsumsi yang tepat dan bantuan telur kepada anak yang terindikasi stunting terus berjalan.
Lebih lanjut, Darmawangsyah mengatakan program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui berbagai program, termasuk Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program Presiden Prabowo Subianto.
“Jika hari ini beliau memberikan Makan Bergizi Gratis kepada masyarakat, tentu hal tersebut merupakan bagian dari keinginan beliau untuk memastikan anak-anak Indonesia terbebas dari kekurangan gizi dan dapat tumbuh dengan baik. Mari kita sama-sama mendukung program Bapak Presiden untuk mewujudkan Generasi Emas 2045,” ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham mengatakan penyaluran bantuan susu dari Kementerian PPPA RI merupakan langkah nyata pemerintah pusat dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Menurutnya, program ini diselaraskan dengan program nasional penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak, khususnya dalam aspek kesehatan dan tumbuh kembang yang optimal.
“Program ini merupakan bentuk kolaborasi dalam mendukung pemenuhan gizi anak. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak penerima dan mendukung upaya penanganan stunting di Kabupaten Gowa,” jelasnya.
Dirimya menambahkan, pelaksanaan program ini juga melibatkan pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Gowa sebagai mitra dalam mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Adapun bantuan yang diterima dari Kementerian PPPA berupa 103 boks susu (isi 36) Nestle Dancow dengan total 3.700 kemasan. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada 370 anak, dengan masing-masing anak menerima 10 pcs.
“Penyaluran bantuan menyasar anak-anak balita berusia 5-8 tahun yang pernah terindikasi stunting dan tersebar di tiga kecamatan, yakni Bontomarannu, Somba Opu, dan Pattallassang,” pungkasnya.
Salah satunya melalui penyaluran bantuan susu dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia kepada 370 anak di Kabupaten Gowa yang diserahkan, di Kantor Camat Bontomarannu, Rabu (4/11).
“Terima kasih kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang telah memberikan bantuan kepada Kabupaten Gowa. Tentu kami ingin bantuan ini dapat segera disalurkan dan kemudian kedepan jumlahnya dapat ditambah,” ungkapnya.
Darmawangsyah menyebut, angka stunting di Kabupaten Gowa menunjukkan tren penurunan yang sangat signifikan dan patut disyukuri. Dimana angka stunting yang sebelumnya berada pada kisaran 33 persen, kemudian turun menjadi 21 persen hingga mencapai 17 persen saat ini.
“Ini adalah prestasi kita dan tentu harus kita banggakan, tetapi bukan untuk berpuas diri. Kita harus terus menjaga capaian ini agar angka stunting tidak kembali meningkat,” tegasnya.
Dirinya menyampaikan, kehadirannya secara langsung dalam penyerahan bantuan susu ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk memastikan intervensi pemenuhan gizi bagi anak-anak berjalan secara optimal.
Menurutnya penanganan stunting tidak boleh berhenti pada capaian penurunan angka, tetapi harus terus diperkuat melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan anak.
“Hari ini kita serahkan untuk memastikan bahwa intervensi pemberian susu kepada anak-anak terus kita lakukan. Kita berharap angka stunting yang sudah semakin menurun dapat terus kita jaga agar tidak kembali meningkat,” jelasnya.
Darmawangsyah juga meminta SKPD terkait untuk terus memaksimalkan program-program penanganan stunting, termasuk memastikan bantuan susu diberikan sesuai kebutuhan dan tata cara konsumsi yang tepat dan bantuan telur kepada anak yang terindikasi stunting terus berjalan.
Lebih lanjut, Darmawangsyah mengatakan program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui berbagai program, termasuk Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program Presiden Prabowo Subianto.
“Jika hari ini beliau memberikan Makan Bergizi Gratis kepada masyarakat, tentu hal tersebut merupakan bagian dari keinginan beliau untuk memastikan anak-anak Indonesia terbebas dari kekurangan gizi dan dapat tumbuh dengan baik. Mari kita sama-sama mendukung program Bapak Presiden untuk mewujudkan Generasi Emas 2045,” ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham mengatakan penyaluran bantuan susu dari Kementerian PPPA RI merupakan langkah nyata pemerintah pusat dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Menurutnya, program ini diselaraskan dengan program nasional penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak, khususnya dalam aspek kesehatan dan tumbuh kembang yang optimal.
“Program ini merupakan bentuk kolaborasi dalam mendukung pemenuhan gizi anak. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak penerima dan mendukung upaya penanganan stunting di Kabupaten Gowa,” jelasnya.
Dirimya menambahkan, pelaksanaan program ini juga melibatkan pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Gowa sebagai mitra dalam mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Adapun bantuan yang diterima dari Kementerian PPPA berupa 103 boks susu (isi 36) Nestle Dancow dengan total 3.700 kemasan. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada 370 anak, dengan masing-masing anak menerima 10 pcs.
“Penyaluran bantuan menyasar anak-anak balita berusia 5-8 tahun yang pernah terindikasi stunting dan tersebar di tiga kecamatan, yakni Bontomarannu, Somba Opu, dan Pattallassang,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sports
Darmawangsyah Optimistis Tim Sepak Bola Gowa Bersaing di Porprov Sulsel
Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin melepas tim sepak bola Kabupaten untuk mengikuti Porprov Sulsel Ke XVIII Tahun 2026 Bone-Wajo di RTH Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Rabu (4/11).
Rabu, 04 Nov 2026 13:03
Sulsel
Gowa Jalani Verifikasi Lapangan PUG, Bidik APE 2026
Pemerintah Kabupaten Gowa mulai menjalani verifikasi lapangan Pengarusutamaan Gender (PUG) oleh Tim Verifikator Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Senin (2/11/2026).
Selasa, 03 Nov 2026 14:57
Sulsel
Cegah Stunting, Pemkab Maros Libatkan 11 Perusahaan jadi Orang Tua Asuh
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Senin, 02 Nov 2026 14:27
Sulsel
Andi Tenri Dorong Posyandu Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah, mendorong kader Posyandu memperkuat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Minggu, 01 Nov 2026 16:46
Sports
Sekda Gowa Ajak Masyarakat Pattallassang Hidup Sehat dengan Aktif Bergerak
Sekda Kabupaten Gowa sekaligus Ketua Karang Taruna Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, melepas peserta Jalan Sehat Anti Mager Karang Taruna Desa Timbuseng di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang.
Minggu, 01 Nov 2026 16:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SMARTFREN Bundling nubia A77 5G, Internet Unlimited Dua Tahun Mulai Rp3,5 Juta
2
Polri di Persimpangan: Menguji Warisan Listyo Sigit, Memulihkan Marwah Bhayangkara
3
Umrah Pimpinan UMI, Perkuat Ukhuwah dan Refleksi Kepemimpinan Islami
4
Perkuat Pasokan Listrik, PLN Matangkan Perjanjian Lahan PLTMG Baubau 2
5
Kejati Sulsel Periksa 10 Kepala Sekolah SMA di Jeneponto
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SMARTFREN Bundling nubia A77 5G, Internet Unlimited Dua Tahun Mulai Rp3,5 Juta
2
Polri di Persimpangan: Menguji Warisan Listyo Sigit, Memulihkan Marwah Bhayangkara
3
Umrah Pimpinan UMI, Perkuat Ukhuwah dan Refleksi Kepemimpinan Islami
4
Perkuat Pasokan Listrik, PLN Matangkan Perjanjian Lahan PLTMG Baubau 2
5
Kejati Sulsel Periksa 10 Kepala Sekolah SMA di Jeneponto