Nakes Parepare Terima Penghargaan Nasional dari Kementerian Kesehatan
Rabu, 23 Agu 2023 16:46

Nakes Parepare berhasil meraih penghargaan Pemilihan Tenaga Kesehatan Bidang Kefarmasian Kemenkes. Foto: SINDO Makassar/Darwiaty Dalle
PAREPARE - Tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Regional dr Hasri Ainun Habibie, Kota Parepare menerima penghargaan tingkat nasional pada ajang Pemilihan Tenaga Kesehatan Bidang Kefarmasian Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI).
Nakes itu adalah Amalia Syamsualam. Amalia menjadi duta Sulsel pada ajang nasional tersebut usai juara 1 pemilihan tenaga kesehatan teladan tingkat provinsi di bidang kefarmasian melalui inovasi 'Lahir Medicall'. Di nasional, ia masuk peringkat 10 besar.
Pelaksan Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Regional dr Hasri Ainun Habibie (HAH) Mahyuddin memberi apresiasi kepada nakesnya yang telah membawa nama Kota Parepare ke tingkat nasional dengan inovasi yang telah dilahirkan.
"Salah satu tenaga kesehatan kami yang dari awal kami semua bahu-membahu bagaimana bisa menciptakan sebuah inovasi, sebuah semua langkah-langkah kecil namun bisa diimplikasi pada layanan kesehatan masyarakat," ungkapnya, Rabu (23/8/2023).
Dokter spesialis bedah ini menambahkan, inovasi yang telah dihadirkan nakesnya itu adalah untuk menyasar kebutuhan masyarakat yang belum tersentuh khususnya di bidang kefarmasian.
"Masyarakat terkadang bingung tentang informasi obat, nah dari inovasi Lahir Medicall inilah kami coba pecahkan melalui inovasi, dan alhamdulillah inovasi ini juara 1 di tingkat Provinsi Sulsel beberapa hari lalu, kemudian kembali mewakili Sulsel ke ingkat nasional untuk bertanding dan bisa menjadi juara lagi tingkat nasional," papar Mahyuddin.
Mahyuddin berharap, penghargaan atas inovasi yang diraih itu dapat dijadikan sebuah batu loncatan untuk terus menghadirkan inovasi baru lainnya dalam meningkatkan layanan kesehatan di RS Hasri Ainun Habibie.
"Tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana inovasi tersebut dapat berimplikasi terhadap peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Parepare maupun disekitar Ajatappareng," ujarnya.
Sementara inovator Lahir Medicall, Amalia Syamsualam mengatakan, penghargaan yang diterimanya, tak lepas dari dorongan manajemen rumah sakit regional dr HAH yang telah memberikan ruang dan mendukung dirinya ikut dalam lomba inovasi tersebut.
Pada saat menerima penghargaan dari Kemnterian Kesehatan RI, ia juga diberi pesan untuk tetap bangga melayani bangsa Indonesia khususnya di Parepare.
"Tentu inovasi Lahir Medicall ini menjadi langkah bagaiamana informasi terkait kefarmasian dapat bisa dijangkau masyarakat lebih mudah karena pelayanan informasi obat yang diberikan oleh apoteker ke pasien tidak pernah berhenti," tandasnya.
Nakes itu adalah Amalia Syamsualam. Amalia menjadi duta Sulsel pada ajang nasional tersebut usai juara 1 pemilihan tenaga kesehatan teladan tingkat provinsi di bidang kefarmasian melalui inovasi 'Lahir Medicall'. Di nasional, ia masuk peringkat 10 besar.
Pelaksan Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Regional dr Hasri Ainun Habibie (HAH) Mahyuddin memberi apresiasi kepada nakesnya yang telah membawa nama Kota Parepare ke tingkat nasional dengan inovasi yang telah dilahirkan.
"Salah satu tenaga kesehatan kami yang dari awal kami semua bahu-membahu bagaimana bisa menciptakan sebuah inovasi, sebuah semua langkah-langkah kecil namun bisa diimplikasi pada layanan kesehatan masyarakat," ungkapnya, Rabu (23/8/2023).
Dokter spesialis bedah ini menambahkan, inovasi yang telah dihadirkan nakesnya itu adalah untuk menyasar kebutuhan masyarakat yang belum tersentuh khususnya di bidang kefarmasian.
"Masyarakat terkadang bingung tentang informasi obat, nah dari inovasi Lahir Medicall inilah kami coba pecahkan melalui inovasi, dan alhamdulillah inovasi ini juara 1 di tingkat Provinsi Sulsel beberapa hari lalu, kemudian kembali mewakili Sulsel ke ingkat nasional untuk bertanding dan bisa menjadi juara lagi tingkat nasional," papar Mahyuddin.
Mahyuddin berharap, penghargaan atas inovasi yang diraih itu dapat dijadikan sebuah batu loncatan untuk terus menghadirkan inovasi baru lainnya dalam meningkatkan layanan kesehatan di RS Hasri Ainun Habibie.
"Tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana inovasi tersebut dapat berimplikasi terhadap peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Parepare maupun disekitar Ajatappareng," ujarnya.
Sementara inovator Lahir Medicall, Amalia Syamsualam mengatakan, penghargaan yang diterimanya, tak lepas dari dorongan manajemen rumah sakit regional dr HAH yang telah memberikan ruang dan mendukung dirinya ikut dalam lomba inovasi tersebut.
Pada saat menerima penghargaan dari Kemnterian Kesehatan RI, ia juga diberi pesan untuk tetap bangga melayani bangsa Indonesia khususnya di Parepare.
"Tentu inovasi Lahir Medicall ini menjadi langkah bagaiamana informasi terkait kefarmasian dapat bisa dijangkau masyarakat lebih mudah karena pelayanan informasi obat yang diberikan oleh apoteker ke pasien tidak pernah berhenti," tandasnya.
(MAN)
Berita Terkait

Makassar City
Wawali Aliyah Dorong Patelki Makassar Hadirkan Inovasi dalam Pelayanan Kesehatan
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Upgrading Pengurus DPC Patelki Makassar periode 2025-2029 yang diselenggarakan di Prodia Panakkukang Lt. 3, Jl Boulevard Makassar, Minggu (23/03/2025).
Minggu, 23 Mar 2025 21:39

Sulsel
Meski Diguyur Hujan, Ribuan Nakes Tetap Gelar Apel Peringati HKN ke 60 Tahun
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60.
Kamis, 05 Des 2024 19:26

Sulsel
345 Tenaga Kesehatan dari Berbagai Provinsi Ikut Ujian Kompetensi di Maros
Sebanyak 345 tenaga kesehatan mengikuti uji kompetensi di Waterboom Grand Mall, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (30/8/2024).
Jum'at, 30 Agu 2024 13:13

Sulsel
Wilayah Pegunungan Kabupaten Maros Minim Tenaga Kesehatan
Sejumlah puskemas di daerah pegunungan Kabupaten Maros masih kekurangan tenaga kesehatan, khususnya dokter. Idealnya, sebuah puskesmas punya 3-4 dokter.
Selasa, 14 Mei 2024 14:14

Sulsel
Buka Musda PPNI, Pj Sekkab Gowa Harap Perawat Terus Asah Ilmu dan Keterampilan
Penjabat (Pj) Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Abd Karim Dania, menyampaikan penanganan situasi gawat darurat dan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Minggu, 18 Feb 2024 15:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat