BPBD Parepare Bantu Warga Terdampak Musibah Angin Kencang
Senin, 21 Agu 2023 17:14

Penyerahan bantuan kepada salah satu warga korban angin kencang di Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki. Foto: SINDO Makassar/Darwiaty Dalle
PAREPARE - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare menyalurkan bantuan logistik dan sembako kepada korban musibah angin kencang di Kelurahan Watang Bacukiki (WTB), Kecamatan Bacukiki, Parepare, Senin (21/8/2023).
Lurah Watang Bacukiki Nur Muhlisa mengatakan, bantuan yang disalurkan yaitu beras 3 sak, sembako 2 kantong serta bantuan logistik seperti tikar, selimut, dan ember.
"Kejadian yang menimpa rumah warga rusak berat akibat angin kencang ini terjadi Minggu (20/8/2023) malam, dan begitu pagi hari tadi setelah kami laporkan, bantuan logistik dan sembako pun langsung disalurkan ke warga terdampak," jelasnya.
Melalui penyaluran bantuan itu juga, Lurah Nur Muhlisa melaporkan data-data rumah warga lainnya yang rusak terdampak musibah angin kencang.
"Hingga saat ini, sebanyak 10 rumah warga terdampak rusak berat dan ringan akibat dampak angin kencanh," ungkapnya.
Selain kerusakan rumah warga, kata Nur Muhlisa, ada empat pohon tumbang yang sempat menghalangi jalan. Namun telah ditangani oleh BPBD Parepare bersama perangkat Kelurahan Watang Bacukiki dan warga.
"Semua kejadian di wilayah Watang Bacukiki telah kami laporkan ke BPBD dan Dinas Sosial Parepare, bantuan bagi warga yang masih membutuhkan kiranya segera disalurkan untuk mengurangi beban warga kami yang terdampak ini," harap Lurah Watang Bacukiki Ini.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parepare, Erick mengemukakan, sejak 19 hingga 20 Agustus 2023, kondisi angin kencang masih melanda Parepare.
Berdasarkan laporan masyarakat melalui layanan Call Center Terpadu 112, terdapat 70 titik lokasi terdampak diantaranya pohon tumbang dan kerusakan atap rumah warga terbawa angin.
"Atas musibah ini, kami mengimbau warga agar tetap waspada, hati-hati saat melakukan aktivitas di luar rumah, hindari berkendara di bawah pohon saat angin kencang, begitupun aktivitas di dalam rumah matikan kompor setelah memasak, dan jangan bakar sampah disembarang tempat yang mengakibatkan kebakaran alang-alang," tandasnya.
Lurah Watang Bacukiki Nur Muhlisa mengatakan, bantuan yang disalurkan yaitu beras 3 sak, sembako 2 kantong serta bantuan logistik seperti tikar, selimut, dan ember.
"Kejadian yang menimpa rumah warga rusak berat akibat angin kencang ini terjadi Minggu (20/8/2023) malam, dan begitu pagi hari tadi setelah kami laporkan, bantuan logistik dan sembako pun langsung disalurkan ke warga terdampak," jelasnya.
Melalui penyaluran bantuan itu juga, Lurah Nur Muhlisa melaporkan data-data rumah warga lainnya yang rusak terdampak musibah angin kencang.
"Hingga saat ini, sebanyak 10 rumah warga terdampak rusak berat dan ringan akibat dampak angin kencanh," ungkapnya.
Selain kerusakan rumah warga, kata Nur Muhlisa, ada empat pohon tumbang yang sempat menghalangi jalan. Namun telah ditangani oleh BPBD Parepare bersama perangkat Kelurahan Watang Bacukiki dan warga.
"Semua kejadian di wilayah Watang Bacukiki telah kami laporkan ke BPBD dan Dinas Sosial Parepare, bantuan bagi warga yang masih membutuhkan kiranya segera disalurkan untuk mengurangi beban warga kami yang terdampak ini," harap Lurah Watang Bacukiki Ini.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parepare, Erick mengemukakan, sejak 19 hingga 20 Agustus 2023, kondisi angin kencang masih melanda Parepare.
Berdasarkan laporan masyarakat melalui layanan Call Center Terpadu 112, terdapat 70 titik lokasi terdampak diantaranya pohon tumbang dan kerusakan atap rumah warga terbawa angin.
"Atas musibah ini, kami mengimbau warga agar tetap waspada, hati-hati saat melakukan aktivitas di luar rumah, hindari berkendara di bawah pohon saat angin kencang, begitupun aktivitas di dalam rumah matikan kompor setelah memasak, dan jangan bakar sampah disembarang tempat yang mengakibatkan kebakaran alang-alang," tandasnya.
(MAN)
Berita Terkait

Sulsel
Walkot Parepare Tasming Hamid Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Kobaran api menghanguskan toko di Jalan Andi Makkasau pada 3 Maret 2025. Beruntung, kebakaran ini tak melebar dan berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran 112 (Damkar).
Senin, 03 Mar 2025 13:20

Sulsel
Cuaca Ekstrem, 14 Pohon Tumbang dan Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin di Maros
Hujan disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Maros menyebabkan 14 pohon tumbang di Kabupaten Maros, Minggu (9/2/2025).
Senin, 10 Feb 2025 10:19

Sulsel
Cuaca Ekstrem Landa Sinjai: Rumah Warga Ambruk, Tiang Listrik dan Pohon Tumbang
Kabupaten Sinjai dilanda cuaca ekstrem. Hujan disertai angin kencang mengakibatkan rumah warga rusak, empat tiang listrik dan sejumlah pohon tumbang
Minggu, 15 Des 2024 13:56

Sulsel
Sasar 1034 Umat Nasrani, Pj Wali Kota Parepare Lepas Pasar Murah Jelang Nataru
Pemkot Parepare melalui Dinas Perdagangan (Disdag) melakukan pasar murah jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Gani melepas tim dan armada di halaman Kantor Kecamatan Ujung pada Minggu, 15 Desember 2024.
Minggu, 15 Des 2024 13:26

Sulsel
Pelayanan Publik Pemkot Parepare Dapat Rapor Hijau, Raih Penghargaan Ombudsman
Penyelenggaraan pelayanan publik di Kota Parepare mendapat penilaian positif. Ombudsman memberi rapor hijau. Pj Wali Kota Parepare Abdul Hayat Gani meraih penghargaan Ombudsman.
Kamis, 12 Des 2024 19:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat